• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Mimbar bebas: Mahasiswa Mimika desak usut penembakan di Tembagapura

May 19, 2026
in Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Arjuna Pademme
Mahasiswa Mimika

Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura saat menyampaikan pernyataan sikap ketika menggelar mimbar bebas di asrama mahasiswa Timika Perumnas I Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Selasa (19/5/2026).-Jubi/Silpester Kasipka

0
SHARES
274
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika di Kota Jayapura, Papua mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Mimika, Papua Tengah segera mengusut tuntas penembakan yang menewaskan lima warga di sekitar Kali Kabur, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika pada 7-8 Mei 2026.

Desakan itu disampaikan mahasiswa Mimika saat menggelar mimbar bebas di asrama mahasiswa Timika Perumnas I Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Selasa (19/5/2026).

Wakil Koordinator lapangan aksi mimbar bebas, Geofani Pogolamun mengatakan hingga kini belum ada langkah jelas dari pemerintah daerah, maupun aparat keamanan untuk mengusut kasus tersebut secara transparan.

“Kami melakukan aksi mimbar bebas terkait insiden yang terjadi di wilayah lingkar tambang Gunung Nemangkawi pada tanggal 7-8 Mei 2026. Kami melihat belum ada titik terang dari negara, dalam hal ini pemerintah dan DPRK Mimika,” kata Geofani Pogolamun kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Pogolamun mengatakan, pihaknya mendesak pemerintah daerah segera membentuk tim investigasi dan mengusut pelaku penembakan yang terjadi di Distrik Tembagapura.

Apabila kasus yang diduga merupakan pelanggaran HAM berat itu tidak ditindaklanjuti secara serius, mahasiswa dan pelajar asal Mimika di Papua maupun se-Jawa dan Bali akan menggelar aksi lanjutan dalam skala lebih besar pada Juni 2026.

Katanya, meski telah ada tim investigasi independen, namun pemerintah daerah belum turun langsung ke lokasi kejadian maupun melakukan investigasi lapangan.

BERITATERKAIT

Amnesty Internasional Indonesia: Penembakan terhadap pilot AS harus diselidiki

Uskup Jayapura: Penembakan terhadap pilot lukai pelayanan misi gereja

Akui tembak pilot asing, TPNPB sebut pilot itu langgar larangan terbang di zona operasi TPNPB

Mahasiswa Bakti BCA dampingi UMKM penjahit di Kota Jayapura

Menurutnya, berdasarkan keterangan warga di lokasi, aparat gabungan melakukan penyisiran di sejumlah kamp pendulangan emas di sekitar Tembagapura pada pada 7 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 Waktu Papua (WP).

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Penyisiran dilakukan tanpa pemberitahuan kepada warga yang berada di lokasi dan kamp pendulangan. Karena tidak ada informasi kepada warga, masyarakat tetap berada di kamp-kamp pendulangan tersebut. Saat penyisiran dilakukan, aparat melakukan kepungan terhadap warga di beberapa kamp,” ujarnya.

Katanya, penyisiran dilakukan di Kampung Wiyagim dan Kampung Narangkia yang berada di sekitar area pendulangan. Dalam peristiwa itu kata Geofani Pogolamun, aparat diduga melepaskan tembakan yang mengenai sejumlah warga sipil.

Mahasiswa menyatakan, salah satu korban yang meninggal dunia adalah Nelince Wamang (17 tahun) yang baru lulus Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Lima korban luka, terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki. [Korban Nelince Wamang] mau lanjut kuliah, tetapi karena terkendala biaya akhirnya ikut keluarganya mencari uang di kamp pendulangan,” ucap Geofani Pogolamun.

Sementara itu, penanggung jawab aksi, Maximus Wamenareyau mengatakan lambannya respons pemerintah daerah dan aparat keamanan terhadap kasus penembakan di Tembagapura memicu keresahan di kalangan mahasiswa.

Menurutnya, hingga kini penanganan korban dan pengungsi di kamp-kamp sekitar lokasi penyisiran juga belum mendapat perhatian serius.

“Tindaklanjut terlalu lama, korban tidak transparan, dan pengungsi juga belum diperhatikan. Gerakan pemerintah yang lambat membuat mahasiswa resah,” kata Maximus Wamenareyau.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan saat aksi, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika Kota Studi Jayapura menyatakan peristiwa penembakan warga sipil di Tembagapura merupakan dugaan pelanggaran HAM serius terhadap hak hidup dan rasa aman masyarakat.

Mereka mengutip sejumlah pasal dalam UUD 1945, di antaranya Pasal 28A, Pasal 28G ayat (1), dan Pasal 28I ayat (4), yang menegaskan bahwa perlindungan dan penegakan HAM merupakan tanggung jawab negara.

Mahasiswa mendesak Presiden RI, Pemerintah Kabupaten Mimika, dan DPRK Mimika segera melakukan investigasi dan penegakan hukum secara transparan terhadap dugaan pelanggaran HAM tersebut.

Mahasiswa juga menyatakan sikap menolak keberadaan PT Freeport yang dinilai menjadi sumber konflik dan pelanggaran HAM di Papua. (*)

Continue Reading
Tags: mahasiswaMimbar BebasMimikaPenembakanTembagapura
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Maskapai AMA

Amnesty Internasional Indonesia: Penembakan terhadap pilot AS harus diselidiki

July 4, 2026
Jenazah pilot

Uskup Jayapura: Penembakan terhadap pilot lukai pelayanan misi gereja

July 3, 2026
Pesawat milik maskapai AMA yang dibakar TPNPB - TPNPB for Jubi

Akui tembak pilot asing, TPNPB sebut pilot itu langgar larangan terbang di zona operasi TPNPB

July 3, 2026

Mahasiswa Bakti BCA dampingi UMKM penjahit di Kota Jayapura

June 21, 2026

Pemprov Papua luncurkan Kartu Pace Mace, siapkan 1.000 beasiswa mahasiswa dan bantuan studi pelajar

June 12, 2026

Pemprov Papua Selatan lepas 145 mahasiswa penerima basiswa afirmasi

June 9, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara