Jayapura, Jubi – Penduduk kampung di Distrik Dataran Tinggi Selatan Papua Nugini yang terkena dampak hujan lebat dan banjir terus-menerus telah disarankan untuk menilai kerusakan dan melaporkannya ke kantor penanggulangan bencana provinsi di negara setempat.
Post-Courier melaporkan bahwa lebih dari 700 orang dari Kampung Det di Distrik Nipa-Kutubu telah kehilangan kebun pangan mereka akibat banjir. Demikian dikutip Jubi.id dari RNZ Pasifik, Rabu (11/12/2024).
Kantor berita tersebut melaporkan bahwa Menteri Pertahanan PNG, Dr. Billy Joseph, yang juga merupakan anggota distrik tersebut, melakukan pemantauan udara di atas daerah terdampak dan mengambil gambar kehancuran.
Seorang penduduk kampung, Kenneth Richard, mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa hujan deras yang terus-menerus menyebabkan Sungai Naru meluap. Banjir tersebut menghanyutkan kebun pangan, ternak, dan rumah-rumah, sehingga penduduk setempat mengalami “kelaparan dalam beberapa hari terakhir”.
Menurut surat kabar yang terbit di Port Moresby itu, hujan lebat di daerah tersebut juga menyebabkan tanah longsor yang memutus sebagian Jalan Raya Dataran Tinggi di Kampung Kopa. Tanah longsor tersebut memaksa lalu lintas antara Nipa dan Hela terhenti pada Senin (9/12/2024).
“Penduduk setempat telah membersihkan jalan dan lalu lintas kembali lancar,” tambah Post-Courier. (*)


























Discussion about this post