• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Deborah Salle, ahli bahasa yang promosikan lebih dari 800 bahasa asli suku di Papua Nugini

December 9, 2024
in Pasifik
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Aryo Wisanggeni G
Papua Nugini

Deborah Salle dan beberapa koleganya yang belajar bahasa bahasa lokal di Papua Nugini. - Thenational.com

0
SHARES
8
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Salah satu pakar bahasa dan linguistik dari Provinsi Sepik Timur di Papua Nugini, Deborah Salle tekun mempromosikan 800 lebih bahasa yang digunakan berbagai suku bangsa di Papua Nugini. Ia membantu banyak orang, terutama orang asing, untuk mau mempelajari berbagai bahasa asli suku di Papua Nugini.

“Bahasa yang tidak digunakan pada akhirnya akan punah. Tugas kita sebagai orang Papua Nugini adalah menghargai bahasa yang diberikan Tuhan, dan melestarikannya melalui penciptaan kursus bahasa,” kata perempuan kelahiran 18 Maret 1987 itu dalam artikel “Deborah promotes 800-plus languages” yang dipublikasi The National pada 4 Desember 2024.

Papua Nugini terkenal dengan keanekaragaman hayati dan budayanya. Masyarakat adat di Papua Nugini memiliki beragam bahasa, dan para ahli menyebutkan terdapat sekitar 800 bahasa asli suku bangsa di Papua Nugini yang memiliki penduduk sekitar 10 juta jiwa.

Deborah Salle, anak pertama dari lima bersaudara yang tumbuh besar di Suago itu, belajar berbagai bahasa asli suku di Papua Nugini dari lingkungannya di Sekolah Dasar St Mary dan Sekolah Menengah Bishop Leo, Sepik Timur. Usai menamatkan pendidikan menengah atas di Kota Wewak, pada 2006 ia berkuliah di Universitas Nasional di Port Moresby.

Salle Ia lulus dengan gelar Sarjana Seni Jurusan Linguistik. Keilmuannya itu yang mengantarkan Salle menekuni dan mempelajari bahasa bahasa lokal dari setiap suku di Papua Nugini.

Setelah itu, ia kembali ke kampung halaman di Provinsi Sepik Timur. Pada 2020, ia tergerak untuk membentuk badan usaha bernama PNG Language Service. Badan usaha itu berbisnis jasa membantu orang-orang, khususnya orang asing, yang ingin belajar bahasa asli di Papua Nugini.

Layanan profesional

BERITATERKAIT

PM Papua New Guinea menyambut para investor

Bougainville balas ‘serangan’ anggota parlemen PNG saat debat kemerdekaan

Dr. Marat presentasikan laporan bipartisan urusan Bougainville

Papua Nugini didesak bersiap menghadapi El Niño dan potensi krisis ketahanan pangan

Deborah Salle yang kini berusia 36 tahun adalah penerjemah, juru bahasa, tutor, dan Manajer Bisnis Utama di lembaga, PNG Language Service. Ia sangat serius mengembangkan praktik penerjemahan, bimbingan bahasa, dan interpretasi bahasa lokal secara profesional.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Menurutnya, linguistik adalah studi ilmiah tentang bahasa. Linguistik berfokus untuk melakukan penyelidikan sistematis terhadap sifat sifat bahasa tertentu, serta karakteristik dalam bahasa secara umum.

“Bisnis ini menawarkan layanan bahasa, termasuk interpretasi, dan penerjemahan yang merupakan dua keahlian yang berbeda. Saya menawarkan pelatihan untuk memberdayakan penutur bilingual dan trilingual di komunitas kami untuk memberikan jasa sebagai juru bahasa atau penerjemah jika diperlukan,” katanya.

Salle bercerita, orang yang mengobarkan semangat dan minatnya terhadap pelajaran bahasa adalah mendiang ibunya yang berusaha keras mengajarinya bahasa Latmul, bahasa suku asal Salle. Bahasa Latmul adalah bahasa yang biasa digunakan di Provinsi Sepik Timur.

“Dorongan besar ibu [saya] sangat tinggi, tapi saya gagal mempelajari [bahasa Latmul]. Itulah yang membuat saya tersadar untuk mempelajarinya kembali,” ujarnya.

Salle menuturkan dulu ia sering merasa terpisah dari saudara-saudaranya di Kampung Suago, Sepik Timur, karena saudara-saudaranya itu selalu berbicara dalam bahasa lokal suku mereka sendiri. “Saya selalu ingin mempelajarinya, tetapi itu tidak mudah karena vokalnya sangat pendek, sehingga saya tidak bisa membedakannya dari vokal Tok Pisin dan bahasa Inggris,” katanya.

Menurut Salle, ibunya sudah mencoba mengajari Salle bahasa Latmul, namun ibunya tidak memiliki keterampilan mengajar bahasa. “Kami sering kali merasa frustrasi. Kenangan bersama ibu saya menginspirasi saya untuk mengembangkan kursus bahasa di Latmul, dan mengajarkan sendiri bahasa yang luar biasa itu,” katanya.

Di PNG Language Service, Salle mengajak warga dari 22 provinsi di Papua Nugini untuk mengajar bahasa lokal masing-masing. Ia meminta mereka untuk menuliskan bahasa lokal masing-masing, dan telah menjadi tutor untuk mengajarkan bahasa lokal tersebut.

Salle berharap Pemerintah Papua Nugini akan menyediakan dana untuk layanan bahasa bagi semua menteri dalam kabinet Perdana Menteri James Marape. “Setiap komunikasi utama pemerintah harus tersedia bagi masyarakat [yang bertutur] dalam bahasa daerah setempat,” katanya.

Menurutnya, hal itu akan melestarikan berbagai bahasa asli di Papua Nugini, sekaligus membuka lowongan kerja bagi para penutur bahasa itu. “Banyak orang akan mendapat pekerjaan jika pemerintah menyediakan sarana bagi mereka untuk menggunakan keterampilan bahasa mereka dan bekerja sebagai penerjemah, juru bahasa, atau guru privat bahasa,” ujar Salle.

Salle mencontohkan layanan bahasa di Australia, yang menjadi sektor paling utama di sana. “Jika seseorang menghargai bahasanya, mereka harus mempelajari tata bahasanya dan berinvestasi dalam pelatihan keterampilan menjadi tutor atau juru bahasa,” katanya.

Salle berharap bisnisnya bisa memberikan inspirasi bagi warga Papua Nugini agar selalu bangga dengan warisan bahasa mereka. “Saya bangga dengan kehidupan saat ini, melakukan apa yang saya sukai dengan gelar Linguistik saya untuk mengabdi kepada negara. Memiliki bisnis memungkinkan saya untuk mewujudkan ide saya sendiri untuk pelestarian dan pengembangan bahasa,” katanya.

Menulis fiksi ilmiah

Bahasa adalah pintu gerbang menuju kebijaksanaan (Roger Bacon). Deborah Salle adalah salah satu orang yang dapat membuktikannya.

Selain mengembangkan berbagai bahasa asli, Deborah Salle juga telah menulis dua fiksi ilmiah. “The Sago Pill” merupakan cerita pendek karya Salle yang menjadi bagian buku berjudul “World Beyond”, sebuah antologi 10 fiksi Papua Nugini yang diterbitkan oleh Hibiscus Publication, penerbit dari Australia.

Antropolog dari Islandia, Christopher Marcatili mengatakan di Papua Nugini ia jarang melihat ada pengarang dan akademisi pribumi yang menyampaikan interpretasi mereka sendiri tentang dunia kehidupan mereka dalam ranah fiksi. Ia menyebut antologi “World Beyond” merupakan kontribusi signifikan bagi sastra Pasifik.

“The Sago Pill” yang menyuguhkan bahasa Motu berisi kisah penuh dengan harapan, cinta, kehilangan, ketahanan, dan kemenangan. Cerita pendek itu dibingkai oleh perjalanan waktu yang berlatar di dunia futuristik, masyarakat rahasia, atau kota-kota tersembunyi yang fantastis. Karya fiksi ilmiah kedua Salle berjudul “Salat Games” yang menggunakan bahasa Tok Pisin. (*)

Tags: BahasaLinguistikPapua NuginiPelestarian Bahasa Daerah
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

PNG

Misi gabungan bersihkan sisa bom perang dunia II di PNG

June 6, 2026
bahan bakar

Harga bahan bakar di kawasan Pasifik terus melonjak

June 6, 2026

Pengadilan cabut dakwaan terhadap pemimpin Kanak pro-kemerdekaan

June 6, 2026

PM Papua New Guinea menyambut para investor

June 5, 2026

Pemimpin Pasifik nyatakan pengelolaan laut adalah masalah kelangsungan hidup

June 5, 2026

Seorang bayi kembar siam asal PNG selamat setelah operasi pemisahan

June 5, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peneliti Konflik Papua

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

June 7, 2026
Peneliti Konflik Papua

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

June 7, 2026
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

June 6, 2026
Mama Yasinta

Solidaritas Organisasi Papua Selatan minta Presiden pulangkan Mama Yasinta Moywend 

June 6, 2026
Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

June 6, 2026
Konflik bersenjata di Papua

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

June 6, 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan laju deforestasi di Tanah Papua

June 6, 2026
Petisi

Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

June 6, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Bom

Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

March 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Peneliti Konflik Papua

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

0
Peneliti Konflik Papua

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

0
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

0
Mama Yasinta

Solidaritas Organisasi Papua Selatan minta Presiden pulangkan Mama Yasinta Moywend 

0
Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

0
Konflik bersenjata di Papua

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

0
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan laju deforestasi di Tanah Papua

0

English Stories

Papua Governor
Pacnews

Papua Governor Calls for Sports Revival Ahead of 2028 National Games

June 6, 2026
Regional Office
Pacnews

The Regional Office of the Directorate General of State Assets (DJKN) Promotes Auction and Regional Asset Valuation Services in South Papua

June 6, 2026
KONI Papua
Pacnews

The National Sports Committee of Indonesia (KONI) Chief Urges Papua to Reclaim Its Status as Indonesia’s Sporting Talent Hub

June 5, 2026
South Papua Senior
Pacnews

South Papua Senior Leadership Positions (JPT) Candidates Undergo Essay and Interview Assessment

June 5, 2026
Members of the Tuarek Natkime Foundation and the Tua Rek Nakima
Pacnews

Indigenous Community Blocks Access Road to PT Freeport Indonesia Operations

June 5, 2026

Trending

  • Petisi

    Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara