• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
in Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Sampah

Suasana pelatihan perencanaan konten kampanye gaya hidup berkelanjutan terkait sampah makanan, kolaborasi antara DLH Kabupaten Jayapura, WWF Indonesia Program Papua, dan Komunitas Earth Hour Jayapura, di aula WWF Indonesia Program Papua di Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (24/04/2026) - Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
15
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Jayapura, Papua, Salmon Telenggen menyatakan rata-rata sampah yang dihasilkan di Kabupaten Jayapura setiap harinya adalah 90 ton, dan 60 persen merupakan sampah sisa makanan.

Menurutnya, dominasi sampah sisa makanan ini berdasarkan hasil studi World Wide Fund for Nature atau WWF Indonesia Program Papua dan DLH Kabupaten Jayapura pada 2025.

Ini dikatakan Salmon Telenggen, saat pelatihan perencanaan konten kampanye gaya hidup berkelanjutan terkait sampah makanan, di aula WWF Indonesia Program Papua di Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (24/4/2026).

Palatihan ini merupakan kolaborasi antara DLH Kabupaten Jayapura, WWF Indonesia Program Papua, dan Komunitas Earth Hour Jayapura.

“Oleh karena itu, kerjasama DLH dan WWF hari ini, kita bisa melaksanakan pertemuan dengan adik-adik komunitas juga mahasiswa, dan masyarakat untuk mengedukasi warga agar bijak dalam mengelola sisa susut pangan (sampah sisa makanan),” kata Salmon Telenggen.

Katanya, 60 persen sampah itu sisa susut pangan itu berasal dari rumah makan, kafe, restoran, hotel yang ada di Kabupaten Jayapura, dan dari masyarakat.

Pemerintah kabupaten pun telah bekerjasama dengan pengelola kafe, restoran, warung dan hotel untuk memisahkan sampah sisa susut pangan mulai dari sumbernya.

BERITATERKAIT

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

BMKG prediksi cuaca di Kabupaten Jayapura cerah-berawan saat Idulfitri

Disnakertrans Kabupaten Jayapura layani AK-1 dan akun SIAPkerja online

“Namun kalau memang itu dapat diolah untuk makanan ternak, bisa hubungi mama-mama yang punya ternak. Kita olahnya dalam bentuk maggot. Kalau maggot ini ketika kita produksi, kita bisa memanfaatkan untuk pakan ternak dan pakan ikan. Maggot ini kandungan lemaknya sangat bagus,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

DLH Kabupaten Jayapura meminta, rumah tangga di wilayah itu harus mulai memisahkan sampahnya sebelum dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Misalnya memisahkan sampah plastik, botol, dan sisa makanan. Tujuannya agar sisa makanan mungkin dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, misalnya pakan ternak.

Salmon Telenggen mengatakan, Bupati Jayapura berencana mendorong pengolahan sampah yang efektif, dengan membangun mesin pengolahan sampah.

Rencana ini diharapkan terealisasi, nantinya dapat bekerjasama dengan WWF, DLH dan komunitas Earth Hour Jayapura. Adanya mesin pengolahan sampah, dianggap bisa meminimalisir dampak buangan sampah di Kabupaten Jayapura.

Selain itu, Salmon Telenggen berharap lewat pelatihan itu komunitas dapat mengedukasi warga bagaimana menjaga lingkungan, melalui lewat konten-konten atau podcast di media sosial.

“Jadi kegiatan hari ini sangat baik sekali karena rata-rata kita anak-anak generasi Z hari ini semua sebagian besar menggunakan media sosial, sehingga dapat memberikan sosialisasi kepada seluruh warga. Kira-kira aplikasi apa yang akan digunakan untuk menyebar konten-konten itu, kemudian caranya seperti apa. Teman-teman WWF sudah siapkan materi,” kata Salmon Telenggen.

Sementara itu, staf kampanye lingkungan WWF Indonesia Program Papua, Adelia Tania mengatakan pihaknya ingin menjadikan momentum Hari Bumi pada 22 April 2026, untuk menyadarkan pemuda dan pemudi lintas agama, menggandeng komunitas peduli lingkungan dan mahasiswa, guna bersama melakukan hal-hal sederhana setiap hari.

“Kita mulai dari kelola sampah di rumah. Pisahkan plastik, botol, sisah makanan dan lain-lain. Karena sampah ini tidak dihasilkan dari acara atau kegiatan besar saja. Tapi setiap hari kita produksi sampah baik secara individu, keluarga maupun komunitas,” kata Adelia Tania.

Menurut Adelia Tania, pihaknya punya tujuan sama, yaitu keberlanjutan lingkungan, sama-sama harus menghambat laju perubahan iklim, dengan cara mengelola sampah sisa makanan.

“Pelatihan konten kampanye ini dapat diproduksikan melalui konten media sosial yang dapat disebarkan sebagai bentuk edukasi kepada orang. Dengan konten pengolahan sampah, tentu dapat menjangkau masyarakat luas, tidak hanya di Kabupaten Jayapura saja,” ucapnya. (*)

Continue Reading
Tags: Kabupaten JayapurasampahSisa Makanan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Komunitas IBAYAUW

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

April 16, 2026

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

April 15, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara