Sentani, Jubi – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Papua berkolaborasi dengan Bank Mandiri untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pelayanan publik melalui pelatihan pelayanan prima bagi pegawai pelayanan terpadu.
Pelatihan itu berlangsung di kantor DPMPTSP Kabupaten Jayapura, di kawasan kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah, Distrik Sentani, Rabu (13/5/2026).
Kepala Dinas Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama pihaknya.
“Kalau selama ini mungkin standar mereka biasa-biasa dan rata-rata autodidak. Karena itu saya merasa peningkatan SDM ini penting,” kata Gustaf Griapon.
Gustaf mengatakan kolaborasi dilakukan setelah pihaknya berkonsultasi dengan Kementerian Investasi/BKPM terkait penguatan kapasitas pelayanan publik. Bank Mandiri menjadi salah satu lembaga yang direkomendasikan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya terbatas pada pelatihan pelayanan publik. Namun akan dikembangkan untuk mendukung pemberdayaan UMKM di kampung-kampung melalui akses pembiayaan perbankan.
“Kami juga akan gandeng Bank Mandiri turun ke kampung untuk UMKM, termasuk akses kredit usaha rakyat atau KUR bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu kata Griapon, pihaknya mulai melakukan berbagai pembenahan pelayanan publik, di antaranya penyediaan survei kepuasan masyarakat, pengembangan layanan pengaduan, hingga rencana pembentukan call center pelayanan.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat mendorong lahirnya inovasi baru dalam pelayanan publik di PTSP Kabupaten Jayapura serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Bank Mandiri Kemiri Sentani, Kabupaten Jayapura, Amelin Desy Conny Lumopo mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari kerjasama peningkatan kualitas layanan publik yang telah direncanakan sejak awal tahun.
“Jadi kami menyampaikan terkait servis ataupun pelayanan yang ada pada Bank Mandiri yang biasa kami lakukan di bank,” kata Amelin Desy Conny Lumopo.
Ia berharap, ke depan pegawai bagian loket pelayanan terpadu dapat mengaplikasikan apa yang sudah disampaikan pihaknya terkait pelayanan, dan memberikan layanan terbaik untuk masyarakat di Kabupaten Jayapura.
Menurut Amelin, materi yang diberikan dalam pelatihan lebih menitikberatkan pada perubahan pola pikir pelayanan, pengalaman pelanggan atau customer experience, hingga etika melayani masyarakat sejak pertama datang ke kantor pelayanan.
Ia menjelaskan pelayanan yang baik tidak hanya soal proses administrasi, juga mencakup gestur tubuh, cara berbicara, serta kenyamanan fasilitas pelayanan agar masyarakat merasa dihargai dan nyaman saat mengurus perizinan maupun layanan lainnya.
“Seperti di bank, kami juga memberikan pelayanan yang baik dan nyaman untuk nasabah. Itu yang kami coba bagikan kepada teman-teman pelayanan publik di PTSP,” ujarnya. (*)




Discussion about this post