• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Bomberai

Keberadaan Satgas PKH tak mampu melindungi hak masyarakat adat

June 26, 2026
in Bomberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Arjuna Pademme
Satgas PKH

Benidiktus Ateta kepala Marga pemilik tanah yang diduga dicaplok pemerintah untuk perkebunan kelapa sawit- Jubi/tangkapan layar video

0
SHARES
175
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Manokwari, Jubi – Keberadaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat dinilai tak berfungsi karena tidak mampu melindungi hak masyarakat adat di sana.

Pernyataan itu disampaikan Direktur perkumpulan Panah Papua Sulianto Alias, berkaitan dengan dugaan perampasan tanah adat marga Ateta Kampung Aroba, Distrik Aroba, Kabupaten Teluk Bintuni oleh perusahan perkebunan kelapa sawit, PT Borneo Subur Prima atau PT BSP.

Sulianto Alias mengatakan, adanya aktifitas lain di tanah adat itu setelah Satgas PKH menghentikan areal izin perkebunan kelapa sawit PT Varita Majutama, terkesan menginjak wibawa Presiden RI Prabowo Subianto yang membentuk Satgas PKH.

“Lahan yang telah disita pada tanggal 7 Maret 2026 sebenarnya telah dipasang papan pemberitahuan (plang) yang berisi informasi tentang pencabutan izin pelepasan kawasan hutan PT Varita Majutama seluas 32.278 hektar,” kata Sulianto Alias, Kamis (25/6/2026)

Menurutnya, dalam plang tersebut tertulis larangan memasuki lahan tanpa izin, merusak, menjarah, mencuri, menggelapkan, memungut hasil tanaman tumbuhan, memperjualbelikan dan menguasai tanpa izin pihak berwenang.

“Apa yang dilarang dalam penertiban kawasan hutan terkesan diabaikan. Paska pencabutan izin oleh Satgas PKH, aktifitas perusahaan PT Borneo Subur Prima (PT BSP) tetap berjalan,” ucapnya.

“Bahkan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten tetap menerbitkan izin. Pengukuran [lahan tetap dilakukan] oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Teluk Bintuni.”

BERITATERKAIT

Kemarau panjang: Warga Distrik Tomu menggunakan air kali keruh

Gempar Papua dan Germapa serukan perlindungan hak masyarakat adat

Masyarakat adat Teluk Bintuni laporkan penerbitan 2.474 sertifikat HGU ke polisi

Polres Teluk Bintuni limpahkan tersangka persetubuhan terhadap anak ke JPU

Sulianto mengatakan, Kantor Pertanahan Teluk Bintuni telah melakukan pengukuran kadastral hak guna usaha (HGU) untuk PT BSP, di Kampung Aroba, Distrik Aroba, Kabupaten Teluk Bintuni.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Pengukuran HGU ini adalah survei dan pemetaan untuk memastikan letak tanah, batas bidang, luas, bentuk bidang dan posisi koordinat tanah HGU.

“Sebelumnya dalam keanggotaan Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN masuk sebagai anggota salah satu Satgas tersebut. Sangat disayangkan aktifitas pengukuran tanah di lokasi pencabutan izin PT Varita Majutama dilanggar oleh anggota Satgas sendiri melalui kepala Kantor Pertanahan (kantah) Kabupaten Teluk Bintuni,” Sulianto Alias

Katanya, selain Kepala Kantor Pertanahan Teluk Bintuni, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat juga terindikasi menerbitkan izin tebang (PKKNK) untuk PT BSP. PKKNK, yang dikeluarkan dengan nomor izin 500.4.4.33/77/DISHUT-PB/2026 atas nama PT Borneo Subur Prima 1.

“Karena telah dilakukan pengukuran di lapangan, maka hampir dipastikan bahwa rekomendasi lingkungan dan izin usaha perkebunan dari Bupati Teluk Bintuni  juga telah diterbitkan,” ucapnya.

Menurutnya, di lapangan juga telah terjadi pembukaan hutan untuk pembangunan dan pembibitan PT BSP serta tampak telah dibuka jalan logging untuk penebangan kayu.

Pihaknya pun meminta Satgas PKH sebagai perpanjangan tangan Presiden RI, untuk menindaklanjuti ini. Sebab, masyarakat akan terus memantau kasus tersebut.

“Kita akan lihat sejauh mana kekuatan Satgas PKH. Apakah betul-betul menertibkan kawasan hutan ataukah pro oligarki yang telah mencuri kekayaan Indonesia,” kata Sulianto Alias.

Sebelumny, pihak badan pertanahan Provinsi Papua Barat melalui Kabid melalui Kabid V, Rizky ketika dikonfirmasi mengakui sejak awal marga Ateta memang menolak kehadiran perkebunan sawit yang akan dikelola oleh PT. Borneo Subur Prima.

“Kemarin Tim Kanwil Bidang Pengukuran sudah menyelesaikan pengukuran batas dalam rangka HGU an. PT BSP dan Koperasi Produsen yang tanahnya diperoleh dari Marga Yawena, Kasina dan Susure Alias bukan Marga Ateta,” kata Rizky.

Sementara itu, kepala marga Ateta, Benidiktus Ateta menegaskan bahwa tidaka akan pernah memberikan sejengkal tanah pun kepada pihak pemerintah dan perusahaan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit.

“Saya secara resmi dengan ritual adat mencabut patok dari PT BSP. Pemerintah dengan perusahaan datang gusur saya punya rumah kasih habis, bunuh saya dan saya punya keluarga baru bongkar saya punya hutan yang ada,” kata Benidiktus Ateta ketika mencabut patok yang dipasang perusahaan. (*)

Tags: hak masyarakat adatKabupaten Teluk BintuniSatgas PKHSatuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Distrik Tomu

Kemarau panjang: Warga Distrik Tomu menggunakan air kali keruh

August 19, 2026
masyarakat adat

Gempar Papua dan Germapa serukan perlindungan hak masyarakat adat

August 10, 2026

Masyarakat adat Teluk Bintuni laporkan penerbitan 2.474 sertifikat HGU ke polisi

July 14, 2026

Polres Teluk Bintuni limpahkan tersangka persetubuhan terhadap anak ke JPU

June 24, 2026

Pembangunan Bandar Antariksa di Biak diduga langgar hak masyarakat adat

June 19, 2026

Masyarakat adat Bougainville protes pembukaan kembali Tambang Panguna

April 20, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting
15 September 2026
Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting

Sorong, Jubi – The Papua Special Committee of the Regional Representative Council (DPD RI) says it will use its institutional [...]

Moi Indigenous Youth Block Several Government Offices in Protest
15 September 2026
Moi Indigenous Youth Block Several Government Offices in Protest

Sorong, Jubi – Moi Indigenous youth blocked several government offices in Sorong Regency, Southwest Papua Province, on Monday (14/9/2026), as [...]

109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026
14 September 2026
109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026

Jayapura, Jubi – Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) says 109 people have been killed or injured in [...]

Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting
14 September 2026
Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police have identified two suspected perpetrators in the shooting that killed three civil servants in Jayawijaya, with [...]

Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting
12 September 2026
Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police investigating the shooting that killed three civil servants from the Jayawijaya Agriculture Department say they have [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pasifik

Satu suara Pasifik menuju target 1,5°C agar tetap bertahan hidup

September 15, 2026
Provinsi Madang

Kepolisian Madang bersiap untuk perayaan 51 tahun kemerdekaan PNG

September 15, 2026
AS

Lembaga kajian AS mengusulkan pemindahan militer ke Guam, CNMI, dan Pasifik

September 15, 2026
HONAI

HONAI hadir untuk perdamaian dan kemanusiaan di Tanah Papua

September 15, 2026
Pansus Papua

Pansus Papua gunakan kewenangan politik usut pelaku penembakan di Maybrat

September 15, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi palang sejumlah kantor sebagai bentuk protes

September 15, 2026
Gubernur Nawipa kunjungan kerja ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunjungan kerja ke Intan Jaya

September 14, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

September 14, 2026
Karhutla

Karhutla terjadi di kawasan cagar alam Pegunungan Wondiboy Wondama

September 14, 2026
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

September 14, 2026
PNG

Pengembangan Chinatown investasi asing terbesar di PNG

September 14, 2026
Kebakaran

Terjadi 23 kebakaran di sekitar area perkebunan sawit di Nabire

September 14, 2026
Gubernur Nawipa

Gubernur Nawipa berdialog dengan pimpinan lembaga gereja se-Tanah Papua

September 14, 2026
Pasifik

Satu suara Pasifik menuju target 1,5°C agar tetap bertahan hidup

0
Provinsi Madang

Kepolisian Madang bersiap untuk perayaan 51 tahun kemerdekaan PNG

0
AS

Lembaga kajian AS mengusulkan pemindahan militer ke Guam, CNMI, dan Pasifik

0
HONAI

HONAI hadir untuk perdamaian dan kemanusiaan di Tanah Papua

0
Pansus Papua

Pansus Papua gunakan kewenangan politik usut pelaku penembakan di Maybrat

0
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi palang sejumlah kantor sebagai bentuk protes

0
Gubernur Nawipa kunjungan kerja ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunjungan kerja ke Intan Jaya

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara