Jayapura, Jubi – Kasus HIV di Kepulauan Solomon terus meningkat. Tercatat ada 25 kasus HIV baru hingga akhir Mei 2026. Menurut Kementerian Kesehatan dan Layanan Medis (MHMS) total kumulatif kasus di negara tersebut 104 kasus.
Angka terbaru ini menunjukkan peningkatan dari 79 kasus HIV yang diumumkan oleh MHMS pada 1 Desember 2025, selama peringatan Hari AIDS Sedunia di negara tersebut, seperti dikutip jubi.id dari laman, www.solomonstarnews.com Jumat (26/6/2026).
Otoritas kesehatan kini mendesak masyarakat untuk menanggapi HIV dengan serius, menekankan bahwa virus ini dapat menyerang siapa saja dan mengetahui status HIV seseorang merupakan langkah penting dalam melindungi kesehatan pribadi dan kesejahteraan orang lain.
Kementerian terus mendorong masyarakat di seluruh negeri untuk melakukan tes, mengetahui status kesehatan mereka, dan mencari pengobatan sedini mungkin jika diperlukan.
“Mengetahui status HIV Anda adalah langkah penting dalam melindungi kesehatan Anda dan kesehatan orang-orang yang Anda sayangi,” kata MHMS dalam pembaruan publik terbarunya.
Para pejabat kesehatan mengatakan bahwa pengujian dini memungkinkan pengobatan dini dan akses yang lebih baik ke layanan perawatan dan dukungan, membantu orang yang hidup dengan HIV menjalani kehidupan yang panjang, sehat, dan memuaskan.
Kementerian juga menyerukan kepada masyarakat untuk membantu mengurangi stigma seputar HIV dan AIDS, dengan mencatat bahwa rasa takut, malu, dan informasi yang salah dapat menghalangi orang untuk mencari tes dan pengobatan.
Dengan jumlah kasus terkonfirmasi yang kini meningkat menjadi 104, MHMS menyatakan bahwa memperkuat kesadaran, memperluas akses ke tes HIV.
Memastikan pengobatan dan dukungan tetap tersedia akan sangat penting dalam respons berkelanjutan negara terhadap penyakit ini. (*)






















Discussion about this post