Jayapura, Jubi – Untuk menstabilkan harga menjelang Idulfitri, Bank Indonesia atau BI bersama Pemerintah Provinsi Papua dan 18 bank, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kegiatan pangan murah ini berlangsung di halaman PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (22/3/2025).
Pelaksana harian Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, David Sipahutar mengatakan, inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pj. Gubernur Papua, dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada 27 Februari 2025. Arahan tersebut menekankan perlunya langkah cepat (quick wins) dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idul Fitri.
“GPM (Gerakan Pangan Murah) akan menghadirkan puluhan penyedia barang, termasuk distributor, kelompok tani (poktan), serta UKM mitra yang menawarkan bahan pokok penting (bapokting) dengan harga lebih terjangkau,” ujar Sipahutar, dikutip dari siaran pers yang diterima Jubi di Jayapura, Papua, Kamis (20/3/2025).

Dia mengatakan, komoditas yang dijual dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah mencakup beras, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, telur ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih.
“Harga jual di GPM (Gerakan Pangan Murah) lebih rendah dibandingkan harga pasar, karena rantai distribusi yang lebih pendek, dengan pasokan langsung dari produsen dan distributor seperti Bulog dan Rajawali Nusindo,” ujarnya.
Selain menyediakan akses pangan murah, GPM juga akan dirangkaikan dengan layanan kas terpadu penukaran uang rupiah oleh Bank Indonesia, yang bekerja sama dengan lima bank, yaitu, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Muamalat, dan Bank Papua, dalam program SERAMBI 2025.
Layanan ini bertujuan memfasilitasi masyarakat dalam memperoleh uang pecahan kecil, yang banyak dibutuhkan saat Idulfitri. Masyarakat perlu mendaftar melalui aplikasi PINTAR BI di alamat Pintar.bi.go.id untuk menukar uang pecahan tersebut.
“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan sektor perbankan, guna mendukung stabilitas harga serta ketahanan pangan di Papua,” katanya.
Dia mengharapkan agar Gerakan Pangan Murah itu, dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut hari raya Idulfitri dengan ketersediaan pangan yang cukup dan harga yang terjangkau. (*)


























Discussion about this post