• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Kontrak PT Freeport diperpanjang: Siapa yang diuntungkan?

March 5, 2026
in Polhukam
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
PT Freeport

Ilustrasi aktivitas di kawasan tambang PT Freeport-Dok. Jubi

0
SHARES
1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sejumlah aktivis di Papua mempertanyakan siapa yang diuntungkan dari rencana perpanjangan kontrak PT Freeport oleh pemerintah hingga 2061. Pertanyaan ini muncul dalam diskusi yang digelar Lao-Lao Papua secara daring, Rabu (04/03/2026).

Para narasumber dalam diskusi itu mempertanyakan bagaimana masa depan rakyat di Tanah Papua, di tengah dominasi industri ekstraktif yang telah berlangsung lebih dari setengah abad.

Yohanes Giyai dari Green Papua mengatakan kehadiran industri tambang melahirkan dampak lingkungan, perubahan sosial secara signifikan, memusatkan tenaga kerja dalam jumlah besar dan mendatangkan pekerja dari luar Papua.

Menurutnya wilayah seperti Timika, Kabupaten Mimika di Provinsi Papua Tengah, berkembang menjadi kota multikultural. Namun ketimpangan masih terlihat dalam struktur ketenagakerjaan. Masyarakat asli Papua banyak yang menempati posisi bawah dalam pekerjaan.

“Program transmigrasi sejak akhir 1960-an turut mempercepat perubahan demografis. Struktur sosial masyarakat adat yang sebelumnya berbasis marga dan komunal, bergeser menjadi masyarakat pasar yang kompetitif. Tidak semua orang Papua mampu beradaptasi dengan cepat terhadap sistem ekonomi kapitalistik tersebut,” kata Yohanes Giyai.

Yohanes Giyai mengatakan, dalam konteks pembangunan, Tanah Papua lebih sering diposisikan sebagai wilayah ekstraksi bahan mentah. Hasil tambang diekspor keluar tanpa proses hilirisasi yang signifikan di Tanah Papua.

“Infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masih dianggap tidak penting daripada penunjang industri, dibanding penguatan kemandirian ekonomi lokal,” ucapnya.

Katanya, situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar, di tengah kekayaan alam yang melimpah, mengapa angka kemiskinan dan pengangguran di Papua masih tinggi. Mengapa konflik sosial terus terjadi.

BERITATERKAIT

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

Peringati kontrak perdana PT Freeport, FIM WP turun aksi

Dana Abadi Papua: Mengubah kekayaan alam menjadi warisan abadi bagi generasi mendatang

LEMASA kritik Freeport dan Pemerintah soal hak adat dan pasca tambang

Perpanjangan kontrak PT Freeport hingga 2061 lanjut Giyai, seharusnya tidak semata-mata dipahami sebagai urusan investasi dan penerimaan negara.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Lebih dari itu, perlu ada evaluasi menyeluruh terkait keadilan historis, perlindungan hak masyarakat adat, keberlanjutan lingkungan, serta jaminan masa depan generasi Papua.

“Freeport bukan sekadar soal tambang, melainkan juga tentang arah pembangunan dan posisi Papua dalam struktur ekonomi-politik nasional dan global,” ucapnya.

Aktivis Papua lainnya, Abby Douw mengatakan posisi Freeport di satu sisi menghubungkan Tanah Papua dengan sistem produksi dan ekonomi global. Kehadiran perusahaan tambang raksasa itu menjadikan Tanah Papua bagian dari rantai pasok mineral dunia.

Namun disisi lain, masuknya Freeport tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang kapitalisme dan dinamika politik global di Tanah Papua pada masa lalu.

Menurutnya, secara historis kehadiran modal besar di Tanah Papua bukanlah hal baru. Pada masa Nederlands Nieuw Guinea, perusahaan-perusahaan minyak asing seperti Standard Oil telah lebih dulu menanamkan investasi, terutama di wilayah Sorong, Papua Barat Daya.

“Gelombang investasi itu menjadi pintu awal integrasi Tanah Papua ke dalam sistem ekonomi kapitalis global,” kata Abby Douw.

Ia mengatakan, memasuki era 1960-an, dunia berada dalam fase pembangunan pasca-Perang Dunia II, sementara negara-negara kolonial mulai melepaskan wilayah jajahannya. Di Tanah Papua sendiri nasionalisme dan gagasan menentukan nasib sendiri berkembang.

Namun situasi politik antara Indonesia dan Belanda yang memanas membuka ruang intervensi kepentingan global.

Peristiwa 15 Agustus 1962, melalui Perjanjian New York menjadi titik balik penting, ketika Indonesia memperoleh mandat untuk mengambil alih Tanah Papua.

“Dalam konteks perang dingin, Amerika Serikat berkepentingan menjaga stabilitas politik kawasan agar Indonesia tidak jatuh ke blok komunis,” ujarnya.

Katanya, tak lama setelah perubahan politik 1965 dan lahirnya Undang-Undang Penanaman Modal Asing, Freeport menjadi perusahaan pertama yang menandatangani kontrak karya di Indonesia.

“Eksplorasi dimulai pada akhir 1960-an dan eksploitasi besar-besaran berlangsung sejak awal 1970-an. Sejak awal muncul terjadi perampasan tanah adat, pemindahan paksa masyarakat, kerusakan lingkungan, hingga pelanggaran hak asasi manusia,” ucapnya.

Pemerintah akan memperpanjang kontrak PT Freeport hingga 2061, setelah kontrak perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu berakhir pada 2041, dengan kompensasi penambahan saham sebesar 10 persen.

Dalam konferensi pers belum lama ini di Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus atau IUPK Freeport, merupakan upaya menjaga keberlanjutan produksi, peningkatan pendapatan negara, dan eksplorasi cadangan baru.

Katanya, produksi Freeport diperkirakan mencapai titik tertinggi pada 2035, sehingga diperlukan langkah antisipatif guna memastikan keberlanjutan operasional setelah periode tersebut.

Menurutnya, Freeport 3,2 juta ton biji konsentrat tembaga selama setahun. Jumlah ini menghasilkan kurang lebih sekitar 900.000 lebih tembaga dan kurang lebih sekitar 50 sampai 60 ton emas.

“Tahun 2035 adalah puncaknya (produksi), maka kita berpandangan bahwa penting untuk kita mencari solusi dalam rangka eksistensi dan keberlanjutan usaha di Timika, di Papua,” kata Bahlil Lahadalia ketika itu.

Pemerintah Indonesia bersama holding pertambangan MIND ID dan Freeport telah melakukan komunikasi intensif terkait mekanisme perpanjangan izin tersebut.

Bahlil mengatakan, kini kepemilikan saham Indonesia di Freeport Indonesia adalah 51 persen. Melalui skema perpanjangan izin, pemerintah berpeluang memperoleh tambahan divestasi sebesar 12 persen tanpa biaya akuisisi.

Dengan tambahan tersebut, kepemilikan Indonesia ditargetkan meningkat menjadi 63 persen pada 2041. Sebagian saham tambahan itu juga direncanakan dialokasikan kepada pemerintah daerah di Tanah Papua sebagai wilayah penghasil.

Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya menjaga kesinambungan operasional tambang, juga membuka lapangan pekerjaan baru di Tanah Papua serta meningkatkan pendapatan daerah dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Katanya, dalam perpanjangan 2041 nantinya diharapkan pendapatan negara jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan negara yang ada sekarang ini, termasuk royalti dan pajak lain, khususnya emas.

PT Freeport Indonesia adalah perusahaan tambang afiliasi yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah dengan saham mayoritas, yakini 51,2 persen dan kini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia melalui MIND ID.

Sementara itu, Freeport-McMoRan (FCX) sebagai perusahaan induk/induk usaha pertambangan internasional yang berbasis di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat memegang 48,8 persen saham.

Meski mayoritas saham dipegang Indonesia, namun PT Freeport Indonesia tetap dikelola dan dioperasikan secara teknis oleh Freeport-McMoRan. (*)

Tags: Lao-Lao PapuaPT Freeport Indonesia
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Perempuan Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

April 30, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

April 30, 2026

Aspirasi “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan” diserahkan mahasiswa ke DPR Papua

April 27, 2026

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

April 27, 2026

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Nelayan Jayapura

Nelayan Jayapura terdampak rencana migas Northern Papua

May 8, 2026
Tewas ditembak

Lima warga Tembagapura dilaporkan tewas ditembak

May 8, 2026
Freeport

Freeport setor tambahan keuntungan Rp2,88 triliun ke Pemprov Papua Tengah

May 8, 2026
UGM

UGM sebut Papua sebagai daerah favorit mahasiswa untuk KKN

May 8, 2026
Pemprov Papua

Pemprov Papua gandeng UGM bangun SDM unggul

May 8, 2026
TPAKD

TPAKD berperan strategis percepat inklusi keuangan di Papua Tengah

May 8, 2026
RSUD Oksibil

RSUD Oksibil kini miliki ruang radiologi

May 8, 2026
Nobar Persipura

Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

May 8, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
IMG 20260506 WA0106

Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

May 7, 2026
Persipura

Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

May 7, 2026
Manokwari

Demonstran tolak PSN dan militerisme di Manokwari ditembaki gas air mata

May 8, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Pengungsi

Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

May 7, 2026
Nelayan Jayapura

Nelayan Jayapura terdampak rencana migas Northern Papua

0
Tewas ditembak

Lima warga Tembagapura dilaporkan tewas ditembak

0
UGM

UGM sebut Papua sebagai daerah favorit mahasiswa untuk KKN

0
Pemprov Papua

Pemprov Papua gandeng UGM bangun SDM unggul

0
TPAKD

TPAKD berperan strategis percepat inklusi keuangan di Papua Tengah

0
Freeport

Freeport setor tambahan keuntungan Rp2,88 triliun ke Pemprov Papua Tengah

0
RSUD Oksibil

RSUD Oksibil kini miliki ruang radiologi

0

English Stories

A number of students from SMA Negeri 1 Kobakma in Mamberamo Tengah who were struck by gunfire while receiving medical treatment at a local hospital – IST
Pacnews

Seven High School students seportedly shot in Mamberamo Tengah

May 8, 2026
A group photo following the declaration of eight indigenous youth communities in Sorong Selatan on Tuesday (May 6, 2026). – Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Eight Indigenous Youth Communities established in South Sorong

May 8, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) delivers a keynote address at a focus group discussion themed “Upstream-Downstream Integration Strategy for Gold Reserve Management Towards Sovereign Monetary Resilience” at a hotel in Jakarta, Tuesday (May 5, 2026) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Indigenous Communities in Central Papua set to manage Natural Resources under People’s Mining Permit (IPR) scheme

May 7, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Central Papua Governor launches Enforcement Drive against Illegal Mining

May 7, 2026
Banfot
Pacnews

Banfot Villagers remain Internally Displaced

May 6, 2026

Trending

  • Nobar Persipura

    Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demonstran tolak PSN dan militerisme di Manokwari ditembaki gas air mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara