• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

53 tahun ekspor konsentrat tambang dan risiko pasca tambang Freeport 2061

March 3, 2026
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Angela Flassy
freeport Papua

Areal sekitar Grasberg tambang PT Freeport, tambang terbuka yang telah ditutup 2019 lalu - Jubi/https://ptfi.co.id

0
SHARES
130
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Hari ini, Selasa 3 Maret 2026, tepat 53 tahun PT Freeport Indonesia melakukan ekspor, sejak ekspor perdana pada 3 Maret 1973 oleh Presiden Soeharto. Saat itu gunung Ertsberg mulai dieksplorasi untuk di ekspor ke luar negeri sesuai dengan Undang-undang Penanaman Modal Asing pada 13 April 1967. Kini Ertsberg telah berlubang menjadi danau. Eksploitasi berlanjut ke gunung Grasberg dan akhirnya tambang terbuka ditutup, berganti menjadi tambang bawah tanah sampai 2061.

Perusahaan tambang asal Amerika Serikat meneken kontrak karya pertama selama 30 tahun dengan pemerintah Republik Indonesia, sebelum warga Irian Barat melaksanakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969.

Tak heran, gejolak di Bumi Amungsa terus berlanjut hingga pecah konflik dan terjadi dialog antara masyarakat Amungme dan PT Freeport dalam perjanjian January Agreement 1974.

Ketua Umum Lemasa hasil musyawarah Adat Amungme se Kabupaten Mimika John Magal mengakui dialog antara PT Freeport, Pemerintah dan Masyarakat Amungme yang diwakili tokoh tokoh adat termasuk mendiang Thom Beanal yang waktu itu menjadi anggota DPRD Kabupaten Fakfak.

“PT Freeport. Suku Amungme dan pemerintah RI harus duduk bersama seperti pertemuan triparty pada Januari Agreement 1974,” katanya kepada jubi.id belum lama ini. Dia menyinggung pertemuan dan kesepakatan pemerintah RI dan Freeport dalam memperpanjang izin pertambangan di Bumi Amungsa sampai 2061.

Menurutnya dalam memperpanjang kontrak itu harus ada dialog dengan masyarakat setempat termasuk memberikan informasi awal dan rencana pemerintah Indonesia bersama PT Freeport membuat rencana pasca tambang termasuk risiko terburuk yang akan terjadi bagi warga yang tinggal di Kabupaten Mimika dan sekitarnya.

 

BERITATERKAIT

Himapa Sumbar gelar aksi tolak Freeport di Padang

Shooting in the Freeport mining area and Korowai runway, Papua, three people killed

Keturunan Tuarek Natkime ungkap akta bukti kepemilikan area tambang PTFI

Tim penyelamat PT Freeport Indonesia telah temukan seluruh jenazah pekerja

Belajar dari kasus Republik Nauru

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Sementara itu pengacara kelahiran Kokonao, Mimika Aloysius Renwarin justru mengingatkan bahwa pasca tambang di Freeport jangan sampai terjadi seperti negara kaya tambang fosfat di Kepulauan Pasifik, Republik Nauru.

“Mereka membeli hotel hotel mewah di Australia dan juga melakukan berbagai macam investasi tanpa memperhitungkan masa depan. Begitu tambang fosfat habis dan mereka bukan menjadi orang kaya tetapi miskin serta lingkungan hidup  mereka rusak parah,” kata Renwarin mengingatkan pengalaman negara kecil di Pasifik itu.

Sebagai gambaran, setelah tambang fosfat habis sekitar tahun 2000, Nauru mengalami keruntuhan ekonomi total, berubah dari salah satu negara terkaya per kapita menjadi salah satu yang termiskin

Lebih dari 80% wilayahnya rusak parah, tandus, dan tidak bisa ditanami. Saat ini, Nauru bergantung pada bantuan Australia (sebagai tempat penampungan pengungsi) dan berusaha mengembangkan tambang laut dalam.

Post Mining atau Pasca Tambang PT Freeport

Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia (PTFI) menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan rencana pasca tambang (post-mining) untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi di Papua. Rencana ini mencakup pengelolaan wilayah, reklamasi, dan tanggung jawab sosial setelah operasional tambang berakhir.

Open Pit atau tambang terbuka di Grasberg PT Freeport Indonesia ditutup pada 2019 lalu. Grasberg atau dalam bahasa Amungme sendiri disebut Tenogome atau gunung berumput, ditemukan cadangannya pada 1988 dan mulai ditambang 1991. Praktis open mining berakhir dan tambang bawah (underground mining) mulai berlangsung pada 2020.

“Sejak 2019 open pit Grasberg ditutup dimulailah dengan melakukan reklamasi dari areal Grasberg sampai juga ke dataran rendah,” kata Claus Wamafma, Director dan Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia dalam jumpa pers di sela sela Konvensi Nasional Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia atau AIHII XV Jayapura, Rabu (9/10/2024).

Dia menambahkan pihak PT Freeport Indonesia akan melakukan reklamasi hingga 10.000 hektare bukan saja di Mimika, bahkan sampai pula ke Jayapura.

Berikut adalah poin-poin penting berdasarkan informasi dari Jubi.id:

  • Komitmen Pasca Tambang: PTFI berkomitmen terhadap pengelolaan pasca tambang, termasuk penutupan tambang yang aman dan berwawasan lingkungan.
  • Pengembangan Berkelanjutan: Claus Wamafma menekankan pentingnya praktik pertambangan berkelanjutan dan pengembangan komunitas (community development) sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Ancaman Longsor di Pertambangan

Ancaman dan risiko masih saja terjadi terutama terjadinya longsor dalam tambang bawah tanah. Pada 2025 lalu ada insiden longsor di tambang Grasberg Block Cave (GBC) milik PT Freeport Indonesia (PTFI) pada Senin (8/9/2025) membawa korban manusia.

Diperkirakan bakal menekan kinerja produksi serta pembagian keuntungan kepada MIND ID, holding BUMN sektor pertambangan. Tujuh orang meninggal dalam longsor pada September 2025 lalu.

Dalam laporannya, Freeport-McMoRan Inc (FCX) mengungkapkan operasi penuh GBC baru akan pulih total pada 2027.

Sebelumnya terjadi pula reruntuhan batuan (roofing collapsed) yang menimbun Ruang Kelas di Big Gossan, Level 3020, Tambang Bawah Tanah- PT Freeport Indonesia. Hingga Perusahaan tambang itu menyatakan terhitung 21 Mei 2013 pukul 21.00 dinyatakan selesai. Tercatat hingga selesai proses evakuasi, 28 korban meninggal, 5 orang korban luka ringan dan 5 orang luka berat serta 2 orang selamat.

Mengutip laporan dari Sapariah Saturi di Mongabay-Indonesia, longsor tambang Freeport bukanlah kali pertama, dan bukan kali pertama pula kasusnya menghilang tanpa kejelasan begitu saja. Pada 23 Maret 2006 tiga pekerja perusahaan PT. Pontil, subkontraktor PT. Freeport, tewas akibat longsor di areal pertambangan.

Seperti halnya kejadian longsor Big Gossan, PT. FI menyatakan bekerja sama dengan kementerian ESDM untuk mencari penyebab longsor, namun hasilnya tak pernah diketahui publik. Pada 9 Oktober 2003, menurut laporan Down To Earth, longsor besar di Grasberg mengakibatkan 8 orang tewas dan 5 luka-luka.

Dinding selatan galian tambang runtuh dan 2,3 juta ton batuan dan lumpur menggelosor menerjang para pekerja tambang. Ironis, karena menurut Sydney Morning Herald, Freeport sebetulnya telah mengetahui peringatan bencana namun membiarkan para pekerja memasuki wilayah bahaya, padahal para pekerja pun telah memberi peringatan pada pimpinan operasi tentang potensi bahaya tersebut. Kementerian Energi dan Pertambangan membentuk tim penyelidik, namun tidak jelas siapa yang dimintai pertanggungjawaban.(*)

Tags: Freeport IndoneiaPerpanjangan kontrak PTFIPTFI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Perempuan Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

April 30, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

April 30, 2026

Aspirasi “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan” diserahkan mahasiswa ke DPR Papua

April 27, 2026

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

April 27, 2026

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Nelayan Jayapura

Nelayan Jayapura terdampak rencana migas Northern Papua

May 8, 2026
Tewas ditembak

Lima warga Tembagapura dilaporkan tewas ditembak

May 8, 2026
Freeport

Freeport setor tambahan keuntungan Rp2,88 triliun ke Pemprov Papua Tengah

May 8, 2026
UGM

UGM sebut Papua sebagai daerah favorit mahasiswa untuk KKN

May 8, 2026
Pemprov Papua

Pemprov Papua gandeng UGM bangun SDM unggul

May 8, 2026
TPAKD

TPAKD berperan strategis percepat inklusi keuangan di Papua Tengah

May 8, 2026
RSUD Oksibil

RSUD Oksibil kini miliki ruang radiologi

May 8, 2026
Nobar Persipura

Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

May 8, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
IMG 20260506 WA0106

Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

May 7, 2026
Persipura

Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

May 7, 2026
Manokwari

Demonstran tolak PSN dan militerisme di Manokwari ditembaki gas air mata

May 8, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Pengungsi

Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

May 7, 2026
Nelayan Jayapura

Nelayan Jayapura terdampak rencana migas Northern Papua

0
Tewas ditembak

Lima warga Tembagapura dilaporkan tewas ditembak

0
UGM

UGM sebut Papua sebagai daerah favorit mahasiswa untuk KKN

0
Pemprov Papua

Pemprov Papua gandeng UGM bangun SDM unggul

0
TPAKD

TPAKD berperan strategis percepat inklusi keuangan di Papua Tengah

0
Freeport

Freeport setor tambahan keuntungan Rp2,88 triliun ke Pemprov Papua Tengah

0
RSUD Oksibil

RSUD Oksibil kini miliki ruang radiologi

0

English Stories

A number of students from SMA Negeri 1 Kobakma in Mamberamo Tengah who were struck by gunfire while receiving medical treatment at a local hospital – IST
Pacnews

Seven High School students seportedly shot in Mamberamo Tengah

May 8, 2026
A group photo following the declaration of eight indigenous youth communities in Sorong Selatan on Tuesday (May 6, 2026). – Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Eight Indigenous Youth Communities established in South Sorong

May 8, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) delivers a keynote address at a focus group discussion themed “Upstream-Downstream Integration Strategy for Gold Reserve Management Towards Sovereign Monetary Resilience” at a hotel in Jakarta, Tuesday (May 5, 2026) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Indigenous Communities in Central Papua set to manage Natural Resources under People’s Mining Permit (IPR) scheme

May 7, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Central Papua Governor launches Enforcement Drive against Illegal Mining

May 7, 2026
Banfot
Pacnews

Banfot Villagers remain Internally Displaced

May 6, 2026

Trending

  • Nobar Persipura

    Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demonstran tolak PSN dan militerisme di Manokwari ditembaki gas air mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara