Jayapura, Jubi – Pemerintah Fiji, Kepulauan Solomon dan Vanuatu telah mengeluarkan nasihat bagi warga negara mereka di Timur Tengah untuk tetap tenang dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan karena serangan udara AS-Israel terhadap Iran.
Kedutaan Besar Fiji di Abu Dhabi mengatakan warga negara Fiji yang bukan penduduk Uni Emirat Arab harus mendaftar ke kedutaan sesegera mungkin di tengah penutupan wilayah udara di wilayah Dewan Kerjasama Teluk. Demikian dikutip jubi.id dari laman internet RNZ Pasifik, Senin (2/3/2026).
Kedutaan negara negara Pasifik itu mengatakan pendaftaran akan memungkinkan mereka untuk menawarkan dukungan konsuler yang diperlukan dan menjaga kesadaran situasional warga negara Fiji di dalam negeri.
Kementerian Luar Negeri Kepulauan Solomon telah menyarankan semua warga negaranya untuk tidak melakukan perjalanan ke wilayah tersebut sampai pemberitahuan lebih lanjut.
“Penduduk pulau Solomon yang tinggal di Wilayah Teluk dan Israel didesak untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan, tetap tenang, mengikuti otoritas negara tuan rumah, dan memantau pembaruan yang dapat diandalkan,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Sementara pemerintah Vanuatu menasihati warga negara dan pemegang paspor bahwa situasinya “sangat tidak stabil dan tidak dapat diprediksi” dan mereka yang terjebak di daerah yang terkena dampak harus “mengambil pengaturan segera untuk berangkat jika memungkinkan”.
“Tetap terinformasi tentang kondisi lokal dan mendaftar dengan Kementerian Luar Negeri Vanuatu jika Anda berencana untuk melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang terkena dampak,” kata Kementerian Luar Negeri Vanuatu.(*)























Discussion about this post