Jayapura, Jubi-Para siswa dari sembilan institusi Katolik berkumpul untuk sesi kedua dari rangkaian Seminar Pendidikan Media 2026 di Papua Nugini, yang diadakan belum lama ini, dan telah diberdayakan untuk menggunakan media secara bertanggung jawab dan positif.
Pastor Ambrose Pereira, SDB, dan para fasilitator sukarelawan telah menyelenggarakan dan memfasilitasi seminar tersebut, yang mengusung tema “Suara dan Wajah di Era AI,” yang memberikan pendidikan dan pelatihan praktik dalam keterampilan penting seperti penulisan artikel dan desain tata letak papan berita. Demikian dikutip jubi.id dari tvwan.com.pg, Rabu (29/4/2026).
Sesi seminar dimulai dengan doa dan permainan interaktif, diikuti oleh presentasi dari Sheryll Isoaimo, yang memimpin diskusi tentang media cetak dan proses penulisan artikel berita. Lokakarya ini berfokus pada dua tujuan utama: menguasai keterampilan penulisan artikel dan mendesain tata letak papan berita yang efektif.
Dalam lokakarya penulisan artikel, siswa dikelompokkan berdasarkan sekolah masing-masing, memungkinkan mereka untuk menyesuaikan pengalaman mereka, mengumpulkan ide, dan berbagi informasi. Selama sesi tersebut, siswa mempelajari teknik-teknik penting untuk membuat narasi yang menarik. Mereka diperkenalkan dengan konsep gaya “piramida terbalik” dan “5 W dan 1 H,” yang menekankan pentingnya menyajikan informasi paling penting terlebih dahulu.
Para siswa juga mengekspresikan kreativitas mereka melalui kegiatan tata letak papan berita yang dipimpin oleh Lucy Napitalai. Dalam sesi ini, mereka menerapkan apa yang telah mereka pelajari untuk membuat tata letak papan berita berdasarkan peristiwa terkini. Latihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mereka tetapi juga menumbuhkan kerja tim dan kreativitas, karena para siswa memamerkan elemen desain dan penempatan artikel mereka.
Seminar diakhiri dengan diskusi yang membuka wawasan oleh Romo Ambrose tentang integrasi AI dalam aplikasi dan pengaruhnya terhadap pikiran siswa. Beliau menekankan pentingnya menjaga keaslian dan standar etika di era di mana konten yang dihasilkan AI semakin marak, serta dampak AI pada generasi mendatang. Pesan ini beresonansi dengan para siswa, memicu percakapan yang bermakna tentang bagaimana teknologi yang muncul membentuk dunia manusia.
Seperti yang dibagikan oleh salah satu institusi: “Artikel yang akan saya tulis dalam beberapa minggu mendatang adalah tentang peristiwa dan acara mendatang untuk sekolah kami.” – Institut Teknik Don Bosco.
Seminar Pendidikan Media – 2026 berhasil menciptakan lingkungan yang kaya bagi siswa untuk mengeksplorasi keterkaitan antara keterampilan media dan teknologi, mendorong mereka untuk menjadi warga digital yang proaktif dan bertanggung jawab.(*)
























Discussion about this post