• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Pemilih ‘pribumi’ diizinkan ikut pemilihan provinsi di Kaledonia Baru

May 22, 2026
in Pasifik
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Kaledonia Baru

Anggota Parlemen Kaledonia Baru di Majelis Nasional Prancis, Emmanuel Tjibaou, setelah Majelis Nasional Prancis menyetujui perubahan dalam daftar pemilih Kaledonia Baru untuk pemilihan provinsi pada 20 Mei 2026.- Jubi/RNZ Psifik/Disediakan Majelis Nasional

0
SHARES
67
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Majelis Nasional Prancis pada Rabu (20/5/2026), menyatakan mengizinkan pemilih “pribumi” ikut dalam pemilihan provinsi lokal yang dijadwalkan bulan depan.

Namun, Majelis Rendah Parlemen Prancis juga menolak untuk menyertakan “pasangan” mereka, sama seperti yang dilakukan Senat dua hari sebelumnya, seperti dikutip jubi.id dari laman internet, RNZ Pasifik, Jumat (22/5/2026)

Di tengah perdebatan di Paris pada Rabu (20/5/20256) malam atau (Kamis(21/5/2026) (waktu Selandia Baru), pemungutan suara untuk memasukkan orang-orang yang lahir di Kaledonia Baru sejak 1998 menghasilkan mayoritas absolut 386 suara mendukung dan 127 suara menentang.

Namun, pemungutan suara atas “rancangan undang-undang organik” ini, hanya beberapa minggu sebelum pemilihan penting yang akan diadakan di wilayah Pasifik Prancis, masih bergantung pada keputusan Dewan Konstitusi Prancis.

Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu, yang ikut serta dalam debat yang sengit tersebut, mengatakan bahwa tujuan utama dari “pencairan” sebagian pembatasan pemilu di Kaledonia Baru adalah untuk memperbaiki “distorsi yang semakin meningkat” dalam daftar pemilih Kaledonia Baru.

Dia mengatakan pembatasan tersebut diberlakukan sebagai bagian dari implementasi Kesepakatan Otonomi Nouméa yang ditandatangani pada tahun 1998 (yang kemudian disebut sebagai daftar pemilih “beku”).

Namun sejak  1998, karena perubahan demografis, proporsi penduduk “pribumi” (dari semua kelompok etnis) telah meningkat dari tujuh persen menjadi 17 persen – diperkirakan sekitar 10.500 orang.

BERITATERKAIT

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

Uni Eropa siap menandatangani kesepakatan dengan Kaledonia Baru mengenai nikel

Prancis berkomitmen memberikan lebih banyak bantuan keuangan kepada Kaledonia Baru

Presiden Kaledonia Baru menguraikan peta jalan pemulihan selama enam bulan

Lecornu menanggapi pemungutan suara untuk memasukkan “penduduk asli”, dengan mengatakan bahwa meskipun hal itu dapat dianggap sebagai “langkah kecil”, itu adalah “langkah maju yang besar” dan “kemenangan bagi akal sehat”.

Namun, pemungutan suara di Majelis Rendah Prancis gagal mengesahkan amandemen lain mengenai “pasangan” dari pemilih yang memenuhi syarat dan apakah mereka juga dapat dimasukkan dalam “daftar pemilih khusus” (yang dirancang khusus untuk pemilihan provinsi).

Pemungutan suara untuk topik khusus ini kekurangan satu suara (164 menentang dan 163 mendukung).

Kategori “pasangan suami istri” mencakup sekitar 1700 orang yang menikah dengan pemilih yang memenuhi syarat – baik melalui pernikahan sah atau melalui pakta persatuan sipil [yang dalam catatan sipil Prancis disebut PACS] untuk jangka waktu minimal lima tahun.

Anggota parlemen Kanak Socialist National Liberation Front (FLNKS) yang pro-kemerdekaan, Emmanuel Tjibaou, selama debat, mengulangi bahwa daftar pemilih Kaledonia Baru tidak dapat diubah “tanpa persetujuan dari masyarakat yang dijajah” (penduduk asli Kanak) dan bahwa “konsensus tentang perjanjian komprehensif” sebelumnya diperlukan.

Pembicaraan untuk mencapai kesepakatan komprehensif tersebut diusulkan oleh Lecornu, setelah pemilihan penting yang akan diadakan pada 28 Juni 2026.

Perdana Menteri Prancis juga berjanji bahwa kesepakatan komprehensif tentang masa depan politik Kaledonia Baru akan diselesaikan “pada akhir tahun ini”.

Selama debat, Tjibaou memastikan bahwa kubu pro-kemerdekaan tetap terlibat dalam diskusi pasca-pemilu yang diumumkan, yang akan diadakan sekitar bulan Juli.

Namun di pihak pro-Prancis (partai-partai yang menginginkan Kaledonia Baru tetap menjadi bagian dari Prancis), dimasukkannya penduduk asli tetapi tidak termasuk “pasangan” mereka sebagian besar dianggap “mengecewakan” dan “tidak memadai”.

Nicolas Metzdorf (Les Loyalistes), anggota parlemen pro-Prancis dari Kaledonia Baru yang emosional, selama debat pada hari Rabu, mengatakan meskipun dia “sangat senang untuk penduduk asli Kaledonia Baru”, “bagi kami, ini masih jauh dari cukup”.

“Kalian adalah aib Republik, kalian adalah aib Kaledonia Baru,” serunya kepada anggota parlemen Prancis.

Dia memperingatkan bahwa karena “pasangan suami istri” masih ditolak haknya untuk memilih dalam pemilihan lokal tersebut, partainya tidak akan ikut serta dalam pembicaraan yang diumumkan setelah pemilu (dengan pemerintah Prancis) dan bahwa mereka akan menunggu hingga pemilihan Presiden Prancis berikutnya (pada tahun 2027).

“Kita tidak punya harapan lagi dari pemerintah ini,” katanya kepada parlemen.

Reaksi lokal Senator Georges Naturel (Les Républicains, sayap kanan) dari Kaledonia Baru, yang merupakan pengusul mosi di parlemen Prancis, memuji pemungutan suara para anggota parlemen (baik di Senat maupun Majelis Nasional), dengan mengatakan bahwa dimasukkannya “penduduk asli” adalah “sebuah isyarat keadilan dan konsistensi demokratis”.

Namun demikian, ia tetap berhati-hati terhadap putusan yang akan datang dari Dewan Konstitusi Prancis, dengan mengatakan bahwa kerangka hukumnya “sempit”.

Salah satu pemimpin kelompok pro-kemerdekaan moderat “UNI” (Union Nationale pour l’Indépendance, yang berpisah dari FLNKS pada tahun 2024), Victor Tutugoro, mengatakan bahwa ini adalah “keputusan bijak” dari anggota parlemen Prancis, karena sesuai dengan semangat Kesepakatan Nouméa  1998.

Berbicara atas nama partai Éveil Océanien yang moderat yang berbasis di Wallis, Milakulo Tukumuli mengatakan bahwa ia cukup puas dengan hasil pemungutan suara tersebut, karena “hasilnya sepenuhnya sesuai dengan posisi kami”.

Isu perubahan persyaratan pemilih di Kaledonia Baru dianggap sebagai salah satu faktor pemicu utama yang menyebabkan kerusuhan pemberontakan pada Mei 2024, yang mengakibatkan 14 kematian dan kerugian materiil lebih dari €2 miliar, penurunan sekitar 13,5 persen dalam PDB lokal, serta ribuan orang kehilangan pekerjaan akibat hancurnya ratusan bisnis.

Akibat kerusuhan, pemilihan provinsi Kaledonia Baru ditunda tiga kali sejak 2024.

Pemilihan tersebut sangat penting karena akan memilih anggota baru untuk tiga majelis provinsi Kaledonia Baru (Utara, Selatan, dan pulau-pulau terluar Loyalty) dan kemudian, secara proporsional, akan menentukan susunan Kongres teritorial dan pemerintahan “kolegial”-nya, serta Presidennya.(*)

Tags: Kaledonia baruPemilihan provinsi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Uni Eropa

Uni Eropa siap menandatangani kesepakatan dengan Kaledonia Baru mengenai nikel

October 20, 2026

Prancis berkomitmen memberikan lebih banyak bantuan keuangan kepada Kaledonia Baru

September 5, 2026

Presiden Kaledonia Baru menguraikan peta jalan pemulihan selama enam bulan

August 26, 2026

Milakulo Tukumuli: Wallisi pertama jadi Presiden Pemerintahan Kaledonia Baru

August 1, 2026

Tawar menawar politik dimulai saat presiden provinsi Kaledonia Baru terpilih

July 4, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights
27 October 2026
Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights

Teminabuan, Jubi – Southwest Papua Governor Elisa Kambu says a proposed investment to use the Sembra River as a source [...]

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

October 28, 2026
Penerbangan di Bandara Sentani

Cuaca buruk: 225 penerbangan dari Bandara Sentani dibatalkan

October 28, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Ada kompetisi barista di Festival Kopi Papua Tengah

October 28, 2026
AMSI

AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

October 28, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Persiapan pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah sudah 90 persen

October 28, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

October 28, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

October 28, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

October 28, 2026
Mahasiswa dan pelajar Nduga

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

October 28, 2026
Perampok bersenjata di PNG

Gubernur West New Britain PNG angkat bicara mengenai perampok bersenjata

October 28, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

0
Penerbangan di Bandara Sentani

Cuaca buruk: 225 penerbangan dari Bandara Sentani dibatalkan

0
Festival Kopi Papua Tengah

Ada kompetisi barista di Festival Kopi Papua Tengah

0
Festival Kopi Papua Tengah

Persiapan pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah sudah 90 persen

0
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

0
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

0
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara