Jayapura, Jubi – Sekretaris Jenderal Forum Kepulauan Pasifik [PIF] Baron Divavesi Waqa bertemu dengan Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Yang Terhormat Matthew Wale, di Kantor Perdana Menteri di Honiara, Kamis (21/5/2026).
Sekretaris Jenderal Waqa mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Wale atas pengangkatannya belum lama ini dan mengakui transisi kepemimpinan damai Kepulauan Solomon sebagai cerminan kuat dari komitmennya terhadap pemerintahan demokratis seperti dikutip jubi.id dari laman internet, RNZ Pasifik Jumat (22/5/2026).
Sekretaris Jenderal juga mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Wale atas peran pentingnya di kawasan ini sebagai Ketua Forum Kepulauan Pasifik, seraya mencatat bahwa Pasifik Biru membutuhkan kepemimpinan yang berani dan mantap pada saat kritis ini karena kawasan tersebut menghadapi krisis yang sedang berlangsung.
Pertemuan tersebut memberikan kesempatan bagi Sekretaris Jenderal untuk memberi pengarahan kepada Perdana Menteri Wales tentang prioritas regional utama, termasuk krisis bahan bakar saat ini dan upaya berkelanjutan untuk mendukung respons regional yang terkoordinasi.
Diskusi juga berfokus pada kepemimpinan Kepulauan Solomon sebagai Ketua Forum dalam memandu dialog regional, kerja sama, dan tindakan kolektif.
Sekretaris Jenderal Waqa menegaskan kembali dukungan penuh Sekretariat Forum kepada Perdana Menteri Wale, baik sebagai pemimpin nasional Kepulauan Solomon maupun Ketua Forum Negara negara Kepulauan Pasifik.
Menurut dia selama ini Kepulauan Solomon merupakan anggota aktif Forum Kepulauan Pasifik (PIF), organisasi kebijakan politik dan ekonomi utama di kawasan ini.
Negara tersebut telah mengambil peran kepemimpinan yang menonjol di dalam blok yang beranggotakan 18 negara tersebut, secara signifikan membentuk kerja sama regional, pertumbuhan ekonomi, dan kebijakan keamanan.Titik-titik kontak utama antara Kepulauan Solomon dan PIF.
Negara Kepulauan Solomon sebagai pemimpin regional sangat aktif sebagai Ketua Forum, dalam memimpin dialog regional dan aksi kolektif di antara anggota “Benua Pasifik Biru”.
Honiara, ibu kota Kepulauan Solomon, sebelumnya menjadi tuan rumah Pertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik ke-54. Negara ini juga secara strategis menunda pertemuan mitra dialog terkait untuk lebih menyelaraskan prioritas regional tertentu.
Kepulauan Solomon sejalan dengan misi PIF yang lebih luas dalam mengatasi tantangan umum yang mendesak seperti perubahan iklim, keberlanjutan ekonomi, dan keamanan maritim. (*)























Discussion about this post