• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Mengapa jaringan internet di Tanah Papua kerap putus?

May 11, 2026
in Nasional & Internasional
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Jaringan Internet

Ilustrasi-Jubi/Fitri Ramadhani

0
SHARES
229
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day/WPFD) 2026, baru saja diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua, pada 4-5 Mei 2026, diakhiri dengan “Deklarasi Jayapura.”

Hari Kebebasan Pers Sedunia yang selama ini dilakukan di Jakarta, kali ini memilih Jayapura sebagai peringatan dengan tema pers berkualitas, independensi jurnalis, dan kedamaian, menjadikannya momentum bersejarah ini pertama kali diadakan di Tanah Papua.

Namun dibalik perayaan itu, Tanah Papua terkadang masih alami gangguan jaringan internet. Penguasaan teknologi model apapun, apabila jaringan internet terganggu alias lelet semuanya tak berarti sama sekali.

Victor Mambor, CEO Jubi.id dalam seminar Nasional di Jayapura, mengangkat topik ‘Media Sustainability’ juga menyinggung mengenai jaringan internet yang seringkali terganggu.

Sambil bercanda Mambor mengatakan, mungkin ikan-ikan yang makan kabel optik sehingga putus.

Apa yang dikatakan Mambor soal jaringan internet memang penting, sebelum berbicara tentang keberlanjutan media di Tanah Papua.

Menjaga ekosistem media di Tanah Papua tak semudah membalikan telapak tangan. Sebab banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, antara lain sumber daya manusia (SDM) dan suppor finansial, demi menjaga keberlanjutan media serta jaminan agar jangan sampai jaringan internet terganggu.

BERITATERKAIT

Lumpur, rawa, dan bakau, pelindung warga Papua saat Perang Dunia Kedua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

Dialog dan pemahaman sejarah penting untuk perdamaian di Tanah Papua

Perbedaan dan keragaman, keniscayaan yang tidak bisa dihindari di Tanah Papua

Berapa kali internet terganggu?

Solusi untuk menjaga putusnya jaringan internet di Tanah Papua mungkin bisa dijawab sementara dengan menggunakan starlink milik perusahaan dari Amerika Serikat.

Beberapa kali jubi.id menjalankan liputan di lapangan saat liputan lingkungan penerapan sasi atau konservasi tradisional di Kabupaten Teluk Wondama harus membawa starlink maupun generator mini di lapangan.

Walau demikian, penyedia jaringan internet di tanah Papua perusahaan Telkom Indonesia yang kini membangun jaringan kabel bawah laut ke Papua Nugini, harus selalu memberikan jaminan kepada para pelanggan dalam memanfaatkan jaringan milik negara Indonesia ini.

JIka menghitung hitung gangguan jaringan internet di Tanah Papua, mungkin sudah lebih dari satu kali, bahkan mungkin berkali-kali.

Alasan klise yang selalu dijawab, kabel optik bawah laut terputus akibat gelombang atau apapun model jawaban yang selalu diberikan penyedia jasa jaringan internet di Indonesia.

Jaringan internet di Papua kerap mati, hal ini pernah terjadi setelah kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Barat pada 2019 lalu, jaringan internet diblokir.

Begitupula pada 2021, jaringan internet kembali mati. “Kenapa bisa terjadi?” tanya berbagai pihak terutama pengguna jaringan internet, seraya meniru jawaban klise pihak penyedia jasa internet, “katanya kabel serap optik putus.”

Gangguan internet lima jam di Kota Jayapura

Ternyata gangguan jaringan internet, kerap kali terjadi di Tanah Papua, khususnya di Kota Jayapura pada April lalu.

Pihak TelkomGroup menyampaikan penyebab terjadinya gangguan jaringan internet dan telepon, selama kurang lebih lima jam di wilayah Jayapura.

General Manager Telkom Witel Papua, Antonius Joko Sritomo menjelaskan gangguan disebabkan oleh kendala pada perangkat penguat sinyal (amplifier) di fasilitas Cable Landing Station atau CLS Amai, yang merupakan titik terminasi jaringan kabel laut SKKL PATARA di Papua. Penjelasan ini disampaikan Antonius Joko Sritomo melalui keterangan tertulis yang diterima Jubi, Kamis, (9/4/2026).

Menurutnya, kendala tersebut mengakibatkan penurunan kapasitas jaringan yang berdampak pada sebagian layanan internet, IPTV, layanan data korporat, serta penyesuaian kapasitas layanan mobile di wilayah terdampak.

Katanya, TelkomGroup telah melakukan investigasi teknis dan penanganan menyeluruh. Selama proses penanganan, TelkomGroup mengaktifkan jalur cadangan melalui sistem kabel laut alternatif.

Meski jaringan internet kerap masih terjadi di tanah Papua, pihak Telkom kembali membangun jaringan kabel bawah laut dengan negara tetangga PNG yang dilabeli dengan nama Puk-Puk 1.

Lalu apa itu arti kata Puk-Puk? Bagi orang Papua Nugini dalam  bahasa Tok Pisin (bahasa Pidgin Papua Nugini), pukpuk artinya adalah buaya.

Kata ini pernah pula digunakan dalam perjanjian kerja sama pertahanan antara Australia dan PNG, Pukpuk Treaty yang ditandatangani pada Oktober 2025.

Namun  ada pula arti kata puk-puk dalam bahasa gaul di Papua Nugini, “puk-puk” yang artinya menepuk nepuk bahu seseorang, yang berarti menenangkan atau menyemangati seseorang dalam berjuang ataupun berusaha.

Ayo semangat, puk-puk agar jaringan internet di tanah Papua, bahkan sampai ke Papua Nugini sudah tak pernah lelet lagi alias putus di tengah kerinduan menjawab partner nun jauh di sana. (*)

Tags: Gangguan Internet di PapuaHari Kebebasan Pers Seduniajaringan internetTanah PapuaWPFD
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Perang Dunia Kedua

Lumpur, rawa, dan bakau, pelindung warga Papua saat Perang Dunia Kedua

September 23, 2026
Tanah Papua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

September 22, 2026

Dialog dan pemahaman sejarah penting untuk perdamaian di Tanah Papua

September 17, 2026

Perbedaan dan keragaman, keniscayaan yang tidak bisa dihindari di Tanah Papua

September 17, 2026

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

September 17, 2026

HONAI menyerukan pembukaan akses kemanusiaan ke Tanah Papua

September 15, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM
7 October 2026
Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM

Jayapura, Jubi – The Student Executive Council of the University of Science and Technology Jayapura (BEM USTJ) says the three [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
Air di PNG

Air menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan Sepik Timur PNG

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
GAMKI program masyarakat

Pemprov Papua Tengah berharap GAMKI menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat

October 9, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Hujan es

Hujan es dan salju turun di seluruh Provinsi Enga PNG

October 9, 2026
Lapas Merauke

Kerusuhan di Lapas Merauke: Bangunan dibakar, sejumlah Napi kabur

October 9, 2026
BEM USTJ

BEM: Pengibar Bintang Kejora adalah mahasiswa USTJ

October 6, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

0
Air di PNG

Air menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan Sepik Timur PNG

0
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

0
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

0
GAMKI program masyarakat

Pemprov Papua Tengah berharap GAMKI menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat

0
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara