Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa S.H menegaskan, setiap rupiah dari dana Otonomi Khusus atau Otsus, manfaatnya harus dirasakan masyarakat, khususnya orang asli Papua pada enam provinsi di Tanah Papua.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur Meki Nawipa, SH yang merupakan Ketua Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam sambutannya saat pembukaan Forum Koordinasi Stategis Percepatan Pembangunan Papua, Senin (11/5/2026).
Agenda dengan tema “Penguatan Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus Papua Dalam Rangka Mewujudkan Papua yang Lebih Sejahtera” itu diselenggarakan di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada 11-12 Mei 2026.
Forum ini dihadiri para gubernur, bupati, wali kota, Majelis Rakyat Papua, Dewan Perwakilan Rakyat provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten se-Tanah Papua, perwakilan beberapa kementerian, dan anggota DPR RI.
“Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah [dana Otsus] yang dialokasikan [ke Tanah Papua] benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur Meki Nawipa.
Menurutnya, penggunaan dana Otsus harus tepat sasaran, transparan dan dampaknya dirasakan langsung oleh orang asli Papua, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup yang menjadi kebutuhan dasar.
Sebab kata Gubernur Nawipa, Otsus adalah kebijakan strategis negara untuk menghadirkan keadilan, keberpihakan dan mempercepat kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua.
“Saya mengapresiasi pemerintah pusat atas perhatian dan komitmennya dalam meningkatkan alokasi Dana Otsus pada 2026. Kebijakan ini harus kita jawab dengan peningkatan kualitas tata kelola, akuntabilitas dan efektifitas program pembangunan,” ujarnya.
Namun lanjut Gubernur Nawipa, mesti diakui bahwa implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan dan tidak mudah.
“Kita di gunung itu tidak mudah. Saya pernah jadi bupati di gunung. Tidak mudah banyak hal yang kita hadapi,” ucapnya.
Karena itu, forum ini disebut menjadi sangat penting. Para pihak pengambil kebijakan di daerah tidak boleh hanya berhenti pada regulasi yang baik di atas kertas.
Akan tetapi, harus memastikan bahwa dana Otsus benar-benar hadir dalam bentuk pelayanan pendidikan yang lebih baik.
“Ini kesempatan kita bicara hal itu. Bagaimana kita menggunakan regulasi-regulasi ke depan, supaya sentuhan Otsus langsung ke man to man, person ke person sehingga masyarakat bisa merasakan Otsus itu.”
Karenanya, forum ini dipandang dapat meningkatkan pemahaman kebijakan dana Otsus di level eksekutif, memperkuat kapasitas teknis perangkat daerah, membangun koordinasi pusat dan daerah serta memperkuat peran pengawasan DPR provinis dan Majelis Rakyat Papua.
“Jangan sampai Tanah Papua kaya sumber daya alam tetapi rakyatnya tetap tertinggal. Jangan sampai dana besar hadir, tetapi tidak menghadirkan perubahan nyata. Mari kita bekerjasama membangun [Tanah] Papua yang lebih maju, lebih damai, lebih sehat, lebih cerdas dan lebih sejahtera,” kata Gubernur Meki Nawipa. (*)























Discussion about this post