• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Demonstrasi “Papua Darurat Militer” ricuh karena tembakan gas air mata

April 27, 2026
in Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Demonstrasi

Aparat kepolisian saat mengamankan situasi di kawasan Waena, Kota Jayapura setelah ricuh - Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
42
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Massa aksi menyebut demonstrasi “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan” di Kota Jayapura sempat diwarnai kericuhan antara peserta aksi dan pihak kepolisian, karena tembakan gas air mata ke arah massa aksi.

Insiden itu terjadi di depan Detasemen Zeni Tempur 10/Ksatria Yudha Dharma atau Denzipur 10/KYD di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Senin (27/4/2026) pagi.

Negosiator massa aksi, Yohanis Walilo mengatakan ketika itu personel polisi dan Brimob memblokade massa dari beberapa titik kumpul di sekitar Waena yang hendak menuju ke kawasan Lingkaran di Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura.

Pihaknya berupaya bernegosiasi dengan kepolisian. Namun negosiasi itu tidak menemui titik temu. Siatusi pun memanas dan polisi menembakkan gas air mata. Padahal ketika itu, pihaknya berupaya mengkoordinir massa aksi untuk mundur perlahan.

“Situasi berubah ketika aparat disebut memberikan perintah berbeda di lapangan. Perintah dari Polres berbeda lagi. Kami mau sambil negosiasi, pelan-pelan mundurkan massa, tetapi mereka langsung [menembakkan gas air mata] dan dibalas lemparan batu oleh massa aksi,” kata Yohanes Walilo usai kericuhan.

Menurutnya, situasi pun memasan dan massa akhirnya berlarian menghindari tembakan gas air mata.

“Setelah aparat melepaskan gas air mata ke arah massa, kondisi kemudian memanas dan memicu kepanikan di lokasi aksi,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Demonstrasi “Papua Darurat Militer” ricuh saat massa aksi diadang polisi

Ribuan warga Puncak berdemonstrasi tuntut militer hentikan kekerasan

Polisi bubarkan demonstrasi Solidaritas Peduli Uncen

KNPB apresiasi demonstrasi Solidaritas Mahasiswa Papua yang berlangsung damai

Katanya, sebelumnya massa yang berasal dari kawasan Expo meminta difasilitasi untuk diantar atau dibubarkan secara tertib. Namun, situasi di lapangan berubah setelah adanya instruksi dari pihak keamanan.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Setelah itu baru pihak kepolisian, mungkin ada perintah dari atas, berubah lagi. Mereka suruh kami mundur pelan-pelan, lalu ditembak gas air mata,” ucapnya.

Ia juga menyebut sejumlah negosiator mendapat pukulan tongkat saat situasi ricuh. Massa aksi kemudian terpencar dan membubarkan diri dari lokasi kejadian.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Jayapura Kota, Kombes Pol Frederickus W.A. Maclarimboen, menolak memberikan keterangan lebih lanjut saat dikonfirmasi.  “Masih aksi ini,” katanya singkat.

Berdasarkan pantauan Jubi hingga pukul 10.15 WIT, massa aksi kembali berkumpul dan berorasi di Perumnas II, Waena, dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Setelah itu, massa kembali melakukan long march menuju Abepura melalui jalan potong Perumnas IV. (*)

Tags: DemonstrasiGas Air MataPapua Darurat Militerricuh
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Demonstrasi

Demonstrasi “Papua Darurat Militer” ricuh saat massa aksi diadang polisi

April 27, 2026
Lingkungan Perumahan

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah jelaskan terkait pendidikan gratis

April 27, 2026
Papua Tengah

Program RPL bagian dari komitmen Pemprov Papua Tengah membangun pendidikan

April 27, 2026
Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Program RPL untuk penguatan SDM Papua Tengah

April 27, 2026
Tanah Papua

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

April 27, 2026
Bougainville

Theonila Roka Matbob: Membawa Bougainville ke perhatian dunia

April 27, 2026
Listrik

Meningkatkan daya listrik di area proyek kapur dan semen Papua Nugini

April 27, 2026
Sampah

PM Fiji dukung pemerintah untuk proyek pengolahan sampah menjadi energi

April 27, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
MRP menjaring aspirasi

MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

April 18, 2026
Korban Luka Tembak Kabupaten Puncak

Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

April 18, 2026
Pasar Lama Sentani

Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

April 18, 2026
Lingkungan Perumahan

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Keluarga ap

Wawancara : Carolina “Corry” Ap-Bukorpioper, perempuan tangguh di balik sosok Arnold Ap

January 27, 2026
Papua Tengah

Gubernur Papua Tengah jelaskan terkait pendidikan gratis

0
Papua Tengah

Program RPL bagian dari komitmen Pemprov Papua Tengah membangun pendidikan

0
Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Program RPL untuk penguatan SDM Papua Tengah

0
Tanah Papua

Kadepa: Di Tanah Papua bukan hanya emas, ada manusia yang mesti dijaga

0
Bougainville

Theonila Roka Matbob: Membawa Bougainville ke perhatian dunia

0
Listrik

Meningkatkan daya listrik di area proyek kapur dan semen Papua Nugini

0
Sampah

PM Fiji dukung pemerintah untuk proyek pengolahan sampah menjadi energi

0

English Stories

One of the housing areas in Jayapura Regency inundated during rainfall — Photo courtesy of the Jayapura Regency Disaster Management Agency (BPBD)
Pacnews

Jayapura Regent to summon hundreds of developers over environmentally unsound housing

April 27, 2026
WWF Indonesia campaign staff Adelia Tania delivers training materials at the WWF hall in Sentani, Jayapura Regency, Papua, Friday (April 24, 2026) — Jubi/Larius Kogoya
Pacnews

Food waste a major driver of Global Warming, WWF says

April 27, 2026
Forest
Pacnews

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

April 25, 2026
Atmosphere of the seminar “The New Criminal Code: Does It Fulfill the Rights of Women Victims of Violence?” organized by Rifka Annisa in Sentani, Jayapura Regency, Papua, Friday (April 24, 2026). — Jubi/Silpester Kasipka
Pacnews

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

April 25, 2026
Group photo following the public discussion “Rising Against National Strategic Projects (PSN) and Militarism,” organized by Suara Perempuan Papua Bersatu in Perumnas 3 Waena, Jayapura City, Papua — Jubi/Aida Ulim
Pacnews

Shifting views on women highlight cultural change in Papua

April 25, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara