• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
in Mamta
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Lingkungan Perumahan

Salah satu kawasan perumahan di Kabupaten Jayapura, yang tergenang air saat hujan - Dok. BPBD Kabupaten Jayapura

0
SHARES
41
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Jayapura, Papua, Salmon Telenggen mengatakan Bupati Jayapura, Yunus Wonda dalam waktu dekat akan memanggil 420 developer atau pengembang perumahan di wilayah itu.

Katanya, pemanggilan ratusan pengembang itu, berkaitan dengan pembangunan perumahan yang dinilai tak ramah lingkungan, sehingga beberapa kawasan perumahan menjadi langganan banjir saat hujan.

Menurutnya, karena itu bupati Jayapura akan memberikan arahan khusus kepada 420 pengembang dalam membangunan perumahan ke depan, agar ramah lingkungan dan memperhatikan berbagai aspek.

“Sebenarnya, setiap perumahan harus memiliki 40 persen ruang terbuka hijau. Akan tetapi selama ini, developer-developer kita di Kabupaten Jayapura mereka tidak pernah memperhatikan itu,” kata Salmon Telenggen di Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (24/4/2026).

Ia mengatakan, dari hasil pengecekan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jayapura di lapangan, ditemukan ada pengembang yang tidak bertanggung jawab dalam pelaksanaan pembangunan perumahan.

“Ada dokumen-dokumen UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan-Upaya Pemantauan Lingkungan) yang sudah ditandatangani oleh pengembangan perumahan di Kabupaten Jayapura. Akan tetapi mereka tidak melakukan sesuai dengan dokumen yang sudah disepakati,” ujarnya.

Salmon Telenggen mengatakan, banyak perumahan di Kabupaten Jayapura yang tidak memiliki saluran air yang baik, dan pengembangan tidak menyiapkan tempat pembuangan sampah di kawasan perumahan, sehingga warga membuang sampah sembarang. Akibatnya, sejumlah kawasan perumahan tergenang air saat hujan.

“Saluran-saluran air [di beberapa kawasan perumahan] itu kecil, sehingga tersumbat. Ini yang ke depan bapak bupati dan bapak wakil bupati, akan tertibkan. Pembangunan [perumahan yang], tidak ramah lingkungan,” ucapnya.

Katanya, pemerintah Kabupaten Jayapura memiliki program untuk lingkungan berkelanjutan. Karena itu, berbagai kegiatan dilakukan oleh pemerintah daerah selama ini. Misalnya pengelolaan sampah, penanaman pohan serta menjaga hutan dan lain-lain.

BERITATERKAIT

Gereja mesti tegas terhadap krisis tanah dan lingkungan di Tanah Papua

Gubernur Fakhiri targetkan 2.100 rumah kumuh di Papua bakal direnovasi di 2026

Negara dan PT. Freeport Indonesia, dituding khianati Orang Asli Papua

Deklarasi jurnalisme di Minahasa Utara untuk bumi

Sebelumnya, Bupati Jayapura, Yunus Wonda menyoroti pembangunan perumahan di wilayahnya, yang tidak memiliki saluran pembuangan air layak.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia mengingatkan para pengembang tidak hanya mengejar keuntungan, tanpa memikirkan keamanan ruang hidup warga.

“Developer jangan hanya cari untung, masyarakat jadi korban. Banyak perumahan tidak punya saluran akhir. Air lari ke mana? Begitu hujan deras, kembali ke rumah warga. Ini harus kita tertibkan,” kata Wonda ketika itu. (*)

Continue Reading
Tags: DLH Kabupaten JayapuralingkunganPerumahan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Sampah Sisa makanan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

April 16, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara