• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Naomi Selan, mama asuh anak jalanan Kota Jayapura

Konflik sosial makin meluas di Tanah Papua. Banyak anak menjadi korban sehingga mereka mengamankan diri ke Jayapura.

July 16, 2024
in Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Aries Munandar
Anak

Seorang relawan menyiapkan makanan buat anak-anak jalanan di Kota Jayapura, Jumat (12/7/2024). - Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
403
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi- Hampir 15 tahun lamanya, Naomi Selan menjalani hidup bersama anak-anak jalanan di Kota Jayapura. Dia membimbing dan mengajar anak jalanan supaya memiliki masa depan yang lebih baik dari saat ini.

“Saya percaya mereka [anak jalanan] punya mimpi dan harapan tentang masa depan yang baik. Suatu hari nanti, mereka menjadi tuan di tanah sendiri,” ujar Naomi, Jumat pekan lalu.

Naomi saat ini mengampu sekitar 80 anak jalanan. Mama Naomi, begitu mereka biasa menyapa perempuan berusia 56 tahun tersebut.

Sebagian besar anak asuh Mama Naomi ialah Orang Asli Papua. Selain Jayapura, mereka berasal dari Serui, Nabire, Sorong, Sarmi, dan Biak. Kondisi sosial dan latar permasalahan mereka pun beragam.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Semua anak ini mengalami persoalan di keluarga. Ada yang mengalami pelecehan, broken home, dan orang tua bercerai. Ada juga yang sejak kecil telah ditinggal mati orang tua,” kata Mama Naomi.

Perempuan kelahiran Soe, Nusa Tenggara Timur itu menyiapkan sebuah rumah singgah yang merangkap dapur umum. Lokasinya di belakang Pasar Ampera, Kota Jayapura. Mereka mendirikan sebuah gubug di lahan milik Pemerintah Kota [Pemkot] Jayapura tersebut.

“Anak-anak yang bermasalah itu sembunyinya [berlindung] di sini. Jadi, ini seperti rumah, honai besar untuk semua [anak jalanan],” ujar Mama Naomi.

BERITATERKAIT

Komisi V DPR Papua Tengah dorong pembangunan rumah singgah di Nabire dan Timika

Orang tua asuh jadi opsi terakhir menuju PON XXI

Difabel galang dana untuk renovasi rumah singgah di Manokwari

Pandemi Covid-19, gelandangan lanjut usia di AS meningkat

Naomi mendidik anak jalanan sehingga mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal untuk masa depan. Dia pun selalu memotivasi para anak jalanan supaya tetap percaya diri dan optimistis.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Ada orang yang sayang ko di sini. Ko di sini istimewa. Trada yang memandang ko hina atau jahat.” Begitu salah satu motivasi yang ditanamkan Naomi kepada para anak jalanan.

Hasil memang tidak pernah mengkhianati usaha. Pendampingan Naomi pun mampu mengubah kehidupan sejumlah mantan anak-anak jalanan.

“Ada yang menjadi pengkhotbah, Satpol PP, dan berumah tangga. Tidak ada satu pun anak di sini ingin hidup dengan kondisi seperti ini [menggelandang] sampai mati. Mereka semua punya mimpi besar,” kata perempuan beranak dua itu.

Naomi
Naomi Selan, aktivis pemberdayaan anak jalanan di Kota Jayapura. – Jubi/Larius Kogoya

Panggilan hidup

Naomi juga seorang pendeta. Dia memilih mendampingi anak-anak jalanan karena panggilan jiwa. bersama relawan dari jemaat Gereja Internasional Full Gospel Fellowship, Naomi melakukan pembinaan jasmaniah maupun rohaniah kepada anak-anak jalanan di Kota Jayapura.

“Kami tidak membeda-bedakan kamu [anak jalanan] dari mana dan agamanya apa. Saya juga berurusan [melibatkan] pihak masjid dalam pembinaan iman [bagi anak jalanan],” kata Naomi.

Perjalanan Naomi dalam mendampingi anak-anak jalanan memang tidak selalu mulus. Perjuangannya masih sering diremehkan, termasuk dari kalangan pemerintah. Ada pula warga yang mencibir dan meminta Naomi sebaiknya fokus mengurus jemaat Gerejanya.

“Saya tidak peduli dengan pandangan orang. Saya melakukan ini karena panggilan dari Tuhan. Saya tetap taat dengan mengabdikan diri untuk anak-anak jalanan,” kata Mama Naomi.

Menurutnya, keberadaan anak jalanan masih akan terus ada di Kota Jayapura. Dia mengilustrasikan setiap kali kapal laut bersandar di Pelabuhan Kota Jayapura, setidaknya ada lima anak jalanan di antara para penumpang.

“Konflik sosial makin banyak [di Tanah Papua]. Banyak anak menjadi korbannya sehingga mereka mengamankan diri [ke Jayapura],” ujar Naomi.

Naomi juga kecewa terhadap pemerintah. Mereka seharusnya membangun rumah aman dan berjibaku dalam mengurusi anak-anak jalanan di Kota Jayapura. Itu sesuai amanat konstitusi Indonesia, fakir miskin, dan anak terlantar dipelihara oleh negara.

Namun, menurutnya, pemerintah setempat justru terkesan tidak peduli. Mereka menganggap masalah anak jalanan sudah diurus oleh para pekerja sosial.

“Keberadaan rumah singgah kami ini juga bisa kapan saja tergusur [karena lahannya milik Pemkot Jayapura]. Itu juga menjadi hambatan terbesar kami,” ujar Naomi.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Emanuel Gobay menilai pemerintah setempat telah abai dalam menangani permasalahan anak jalanan. Karena itu, mereka sudah sepatutnya menghargai dan mendukung perjuangan Mama Naomi.

“Komunitas anak jalanan memiliki dapur umum. Pemkot Jayapura seharusnya juga menyiapkan makanan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka,” kata Gobay, yang juga kuasa hukum komunitas anak jalan Kota Jayapura, Minggu (14/7/2024).

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Anak JalanAnak TelantarGelandanganOrang tua asuhrumah singgah
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Yahamak

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

April 16, 2026

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

April 15, 2026

BWS Papua kelola sumber daya air lintas wilayah tanpa batas administrasi

April 14, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Taruna

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

April 23, 2026
odong-odong

Pemuda Papua yang mencari nafkah dari odong-odong

April 23, 2026
Pemuda katolik

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 23, 2026
Puncak

Pemprov Papua Tengah salurkan bantuan untuk warga Puncak

April 23, 2026
Residents of Puncak Regency, together with community and youth organizations, staged a peaceful demonstration at the Puncak DPRK office on Monday (April 20, 2026) — Photo: Jubi Documentation

Puncak Legislative Chief calls for Open, Independent Probe into Deadly Operations

April 23, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
AS

AS adalah mitra strategis utama Papua Nugini

April 23, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
MRP menjaring aspirasi

MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

April 18, 2026
Korban Luka Tembak Kabupaten Puncak

Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

April 18, 2026
Bougainville

Pemerintah Otonom Bougainville meluncurkan maskapai penerbangan nasional baru

April 21, 2026
Pasar Lama Sentani

Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

April 18, 2026
Kabupaten Puncak

Peristiwa Puncak: Panglima TNI didesak evaluasi operasi penindakan TPNPB

April 18, 2026
Taruna

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

0
odong-odong

Pemuda Papua yang mencari nafkah dari odong-odong

0
Pemuda katolik

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

0
Puncak

Pemprov Papua Tengah salurkan bantuan untuk warga Puncak

0
Residents of Puncak Regency, together with community and youth organizations, staged a peaceful demonstration at the Puncak DPRK office on Monday (April 20, 2026) — Photo: Jubi Documentation

Puncak Legislative Chief calls for Open, Independent Probe into Deadly Operations

0
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

0
AS

AS adalah mitra strategis utama Papua Nugini

0

English Stories

Residents of Puncak Regency, together with community and youth organizations, staged a peaceful demonstration at the Puncak DPRK office on Monday (April 20, 2026) — Photo: Jubi Documentation
Pacnews

Puncak Legislative Chief calls for Open, Independent Probe into Deadly Operations

April 23, 2026
Representatives of the Papua Church Council and indigenous pastors address the humanitarian crisis in Papua at a press conference in Jayapura, Papua, on Tuesday (April 21, 2026) - (Jubi/Aida Ulim)
Pacnews

107,000 Internally Displaced in Papua amid escalating Humanitarian Crisis

April 22, 2026
Ony Enumbi (27), who was fatally shot by members of the Damai Cartenz Task Force in Wiyugwi Village, Mulia District, Puncak Jaya Regency, Central Papua, on Monday (April 20, 2026) – Supplied
Pacnews

Civilian in Puncak Jaya reportedly shot dead, authorities label victim as wanted suspect

April 22, 2026
Students from Puncak and Puncak Jaya held a peaceful protest and delivered a public statement in Jayapura City regarding alleged acts of violence by security forces against civilians in Puncak Regency, Central Papua. The demonstration took place at the Mimika student dormitory in Waena, Jayapura, on Monday (April 20, 2026). — Aida/Ulim
Pacnews

Students urge authorities to respond to situation in Kembru District

April 22, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Pacnews

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

April 21, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Otonom Bougainville meluncurkan maskapai penerbangan nasional baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara