• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mereka yang setia menjual sagu Genyem dan Sentani di Pasar Hamadi dan Youtefa

October 20, 2023
in Ekonomi, Tanah Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Pasar

Mama Maria Maniani saat mengatur sagu di meja jualannya, Kamis (19/10/2023) di Pasar Hamadi, Jubi/CR-14

0
SHARES
18
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sagu mentah yang ada di Pasar Hamadi dan Pasar Youtefa rupanya berasal dari Kecamatan Genyem dan Sentani Kabupaten Jayapura. Walau pembeli sagu sekarang menurun drastis, Mama-mama pedagang asli Papua tetap setia menjualnya.

Hal itu dikatakan oleh Mama Maria Maniani saat ditemui Jubi di Pasar Hamadi, dan Mama Martina Maniani di Pasar Youtefa, pada Kamis (19/10/2023).

“Sagu mentah yang Mama beli ini dari orang Genyem, nanti dong datang taruh di depan situ baru Mama tong beli,” ujar Mama Maria Maniani.

Hal ini juga disampaikan Mama Martina Maniani di Pasar Youtefa, “Mama (biasa) beli sagu ini dari orang Genyem dan Sentani tapi untuk sagu yang sekarang Mama jual ini beli dari orang pendatang”.

Harga sagu mentah dari Genyem dan Sentani per karungnya berkisar 200 ribu sampai 300 ribu rupiah. Sagu yang dijual di pasar, dari potongan kecil hingga besar, berkisar 10 ribu sampai 50 ribu rupiah.

Menurut Mama Martina Maniani untuk satu karung sagu seberat 25 kilogram bisa menjadi 400 potong sagu berukuran lebih kecil.

“Dalam satu hari Mama taruh 40 potong sagu mulai harga Rp10 ribu sampai Rp50 ribu. Dan untuk ukuran satu karung 25 kilogram itu bisa dapat 400 potongan sagu,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Mama-mama pedagang di Sorong keluhkan sarana penunjang

Aspirasi mama-mama jadi dasar MRP dorong regulasi perlindungan perempuan OAP

Es krim sagu buah merah dari bahan pangan lokal gunung dan pesisir

Pemkab Jayapura bangun tempat berjualan buah bagi mama-mama pada TA 2026

Mama Maria Maniani mengeluhkan pembeli sagu yang belakangan ini menurun drastis, “dulunya sehari bisa habis satu sampai 2 karung sagu mentah, “tapi sekarang satu karung (baru) bisa habis satu sampai 2 minggu”.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi
Pasar
Mama Martina Maniani saat memberi sagu mentah kepada pembeli di Pasar Youtefa, Kamis (19/10/2023), Jubi/CR-14

Mama Maria Maniani maupun Martina Maniani mengaku dalam sehari bisa mendapatkan kisaran Rp150 sampai Rp400 ribu dari pembeli sagu. Namun Mama Martina Maniani hanya bisa membeli sagu mentah lagi jika stok sagunya sudah habis. Sementara Mama Maria Maniani tetap rutin membeli sagu dari Genyem dan Sentani walaupun sagu belum habis.

Menurut Mama Martina Maniani, ditengah penjualan yang menurun, ia masih harus membayar sewa meja lapak sagunya di Pasar Youtefa dengan harga sangat tinggi tiap bulan. “Meja yang dipakai ini disewakan seharga Rp800 ribu per bulan dan menurut Mama ini mahal karena belum tentu sagu ini bisa habis terjual,” ujarnya getir.

Namun sagu yang tak habisa terjual tidak lantas basi atau kadaluarsa. Menurut Mama Martina proses penyimpanan sagu, bila dilakukan dengan benar, bisa bertahan bahkan hingga 2 tahun.

“Sagu itu bisa bertahan selama 1 sampai 2 tahun, untuk proses penyimpanannya itu taruh di ember, tambahkan jeruk nipis dan air lalu airnya harus sering diganti,” kata Mama Martina Maniani.(*)

Tags: Mama-mamaMama-mama Papuamama-mama pedagang asli PapuaSaguSagu Mentah
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

BRI

BRI Jayapura salurkan KUR Rp735 miliar hingga Mei 2026

June 5, 2026
PT Pelni

PT Pelni Jayapura antisipasi lonjakan penumpang selama libur sekolah

June 3, 2026

Mahasiswa Uncen olah pisang raja jadi ‘Royal Bananique’, belajar bisnis dari bangku kuliah

March 30, 2026

Restoran hotel di Jayapura ramai pengunjung selama Ramadan

March 20, 2026

Harga cabai di Kota Jayapura melambung jelang Idulfitri

March 19, 2026

BI Papua gelar tiga kali kas keliling ke wilayah 3T

March 13, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peneliti Konflik Papua

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

June 7, 2026
Peneliti Konflik Papua

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

June 7, 2026
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

June 6, 2026
Mama Yasinta

Solidaritas Organisasi Papua Selatan minta Presiden pulangkan Mama Yasinta Moywend 

June 6, 2026
Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

June 6, 2026
Konflik bersenjata di Papua

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

June 6, 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan laju deforestasi di Tanah Papua

June 6, 2026
Petisi

Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

June 6, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Bom

Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

March 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Peneliti Konflik Papua

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

0
Peneliti Konflik Papua

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

0
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

0
Mama Yasinta

Solidaritas Organisasi Papua Selatan minta Presiden pulangkan Mama Yasinta Moywend 

0
Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

0
Konflik bersenjata di Papua

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

0
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan laju deforestasi di Tanah Papua

0

English Stories

Papua Governor
Pacnews

Papua Governor Calls for Sports Revival Ahead of 2028 National Games

June 6, 2026
Regional Office
Pacnews

The Regional Office of the Directorate General of State Assets (DJKN) Promotes Auction and Regional Asset Valuation Services in South Papua

June 6, 2026
KONI Papua
Pacnews

The National Sports Committee of Indonesia (KONI) Chief Urges Papua to Reclaim Its Status as Indonesia’s Sporting Talent Hub

June 5, 2026
South Papua Senior
Pacnews

South Papua Senior Leadership Positions (JPT) Candidates Undergo Essay and Interview Assessment

June 5, 2026
Members of the Tuarek Natkime Foundation and the Tua Rek Nakima
Pacnews

Indigenous Community Blocks Access Road to PT Freeport Indonesia Operations

June 5, 2026

Trending

  • Petisi

    Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara