Jayapura, Jubi – Harga cabai di pasar tradisional di Kota Jayapura, Papua melambung hingga dua kali dari harga sebelumnya, menjelang perayaan Idulfitri 2026.
Di Pasar Baru Otonom di Kotaraja dan Pasar Youtefa Distrik Abepura, harga cabai rawit yang sebelumnya Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, kini meroket menjadi Rp180 ribu.
Begitu pula dengan harga cabai keriting yang sebelumnya Rp100 ribu per kilogram kini menyentuh harga Rp180 ribu per kilogram dan cabai panjang sebelumnya Rp60 ribu per kilogram, naik hingga Rp80 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang di Pasar Youtefa, Nurul mengatakan kenaikan harga cabai sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Selain cabai, harga bawang putih dan bawang merah juga cukup tinggi.
“[Sekarang harga] bawang putih Rp60 ribu dan bawang merah Rp70 ribu per kilogram [padahal sebelumnya bawang putih Rp50 ribu per kilogram dan bawang merah Rp40 ribu per kilogram]. Kalau kebutuhan pokok lain masih relatif sama,” kata Nurul kepada Jubi di Pasar Youtefa, Kamis (19/03/2026).
Katanya, harga daging ayam juga mengalami kenaikan menjelang hari Idulfitri. Harga daging ayam kini Rp65 ribu hingga Rp90 ribu per ekor. Sementara, telur ayam dijual per rak isi 30 butir mulai dari Rp56 ribu hingga Rp85 ribu.
Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok ini dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idulfitri, serta distribusi barang yang belum sepenuhnya lancar.
Ia berharap pemerintah dapat melakukan langkah pengendalian, agar harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
“Karena kalau terlalu mahal, minat orang untuk beli itu berkurang. Untungnya [sekarang] orang persiapan hari raya jadi orang banyak yang belanja,” ucapnya.
Hal yang sama disampaikan pedagang di Pasar Baru Otonom, Andre. Ia menyebut kenaikan paling mencolok hanya terjadi pada cabai, sementara komoditas lain masih cenderung stabil.
“Yang naik sekali itu cabai. Cabai keriting sekarang Rp180 ribu per kilogram, sedangkan cabai panjang Rp80 ribu. Sebelumnya cabai keriting masih di kisaran Rp100 ribu,” kata Andre.
Andre menambahkan, beberapa bahan pokok lain seperti beras dan minyak goreng tidak mengalami perubahan signifikan. Harga beras masih berada di kisaran Rp19 ribu per kilogram.
Sementara itu, seorang pembeli, Risma mengaku kenaikan harga cabai cukup memberatkan, terutama menjelang hari raya karena kebutuhan semakin meningkat.
“Harga cabai mahal sekali sekarang, sampai Rp180 ribu. Padahal kebutuhan jelang Lebaran pasti meningkat. Semoga bisa segera turun,” kata Risma. (*)

























Discussion about this post