Sentani, Jubi – Sejumlah restoran hotel di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua ramai dikunjungi pengunjung untuk buka puasa bersama selama bulan Ramadan 2026.
Food and Beverage Manager Hotel Horison Sentani, di Kabupaten Jayapura, Julius Luturmas mengatakan, tahun ini pengunjung restoran di hotel itu mencapai 900 orang. Jumlah ini disebut melampaui target.
Katanya, Hotel Horison Sentani baru mulai mengadakan buka bersama pada 24 Maret 2026, atau sekira dua pekan setelah pelaksanaan puasa.
“Puji Tuhan, kami over target yaitu 900 orang, dari 850 orang yang ditargetkan,” kata Julius Luturmas, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, situasi pengunjung restoran hotel yang dikelola pihaknya tahun ini, berbeda dengan tahun lalu. Ia menduga, ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah mengenai efisensi anggaran.
“Tahun lalu tidak mencapai [target], karena Maret tahun lalu awal-awal efisiensi anggaran, jadi [mungkin saat itu] orang nahan duitnya,” ucapnya.
Ia mengatakan, pada bulan Ramadan tahun ini mayoritas pengunjung memesan tempat dan menu acara buka puasa bersama pada hari-H.
“Kalau tahun lalu biasanya [pengunjung] sudah booking dua atau tiga hari sebelumnya, tapi tahun ini, lebih banyak pesan di hari itu juga, di injury time (mepet waktu),” katanya.
Untuk menunya sendiri, aneka masakan daging menjadi favorit pengunjung, seperti coto Makassar, sapi lada hitam, dan siomay.
“Kami menyediakan harga promo untuk minimal pemesanan 10 orang dikenakan biaya Rp148 ribu per orang, dari harga normalnya Rp168 ribu per orang,” ucap Julius Luturmas.
Supervisor Food and Beverage Service Grand Abe Hotel Jayapura, di Abepura, Kota Jayapura, Pandi Rinaldi mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pada momentum Ramadan tahun ini pendapatan restoran di hotel itu meningkat, dengan adanya buka puasa bersama.
“Iya, ini berdampak sekali untuk penghasilan restoran. Jadi secara pendapatan restoran dengan hari-hari yang di luar sebelum Ramadan itu, kurang lebih 70 persen,” kata Pandi Rinaldi, Jumat (20/3/2026)
Katanya, sejak buka puasa bersama 19 Februari 2026 hingga 19 Maret 2026, restoran di hotel tersebut sudah didatangi sekitar 1.600 pengunjung atau sekira hampir 200 orang setiap hari. Jumlah ini melampaui target 1.000 pengunjung.
Menurutnya, harga yang ditawarkan dan lokasi strategis menjadi faktor banyaknya masyarakat yang mengadakan buka puasa di hotel tersebut.
“Harga normalnya Rp149 ribu, tapi ada potongan harga menjadi Rp120 ribu untuk pemesanan minimal 20 orang,” ucapnya.
Adapun menu yang best seller berupa makanan tradisional seperti nasi bali, masakan Sunda, dan makanan khas Papua seperti papeda, keladi, dan lain-lain. (*)

























Discussion about this post