• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Mama-mama pedagang di Sorong keluhkan sarana penunjang

April 9, 2026
in Rilis Pers
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Sorong

Mama-mama pedagang asli Papua saat melakukan aksi damai di halaman kantor Gubernur Papua Barat Daya pada Juli 2025 lalu - Dok. Jubi

0
SHARES
257
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Mama-mama pedagang asli Papua di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya mengeluhkan terbatasanya sarana penunjang, untuk mendukung aktivitas berdagang mereka.

Keluhan itu disampaikan mama-mama pedagang asli Papua saat bertemu perwakilan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sorong, Rabu (8/4/2026).

Pertemuan ini sebagai respons pemerintah daerah terhadap permohonan audinesi yang diajukan oleh Pasar Pedagang Mama-Mama Papua Kota Sorong (P2MPKS) pada Januari 2026 lalu.

Dalam pertemuan itu, beberapa mama-mama pedagang asli Papua menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi selama ini.

Mama Kesya Asrima mengatakan, masalah utama yang dihadapi oleh mama-mama di wilayan Slakma, Sayosa hingga Snook dan Maudus adalah mahalnya biaya tranportasi hingga minimnya tempat jualan di pasar.

“[Mama-mama] harus membayar Rp3 juta untuk kendaraan yang mereka gunakan. Padahal mereka hanya membawa sedikit jualan, dan pendapatan dari hasil jualnya hanya kisaran Rp200 -300 ribu sekali jual,” kata Mama Kesya Asrima dalam siaran pers tertulis yang diterima Jubi, Kamis (9/4/2026).

Selain itu menurutnya, Pasar Mariat yang dibangun Pemkab Sorong tidak strategis, dan minim pembeli. “Mama-mama tidak bisa berjualan di Pasar yang sepi pembeli,” ucapnya.

BERITATERKAIT

Pemuda adat Domberay merawat identitas lewat jambore

Anggota MRP minta Gubernur Papua Barat Daya temui mama pedagang Papua

Tak direspons gubernur, mama pedagang Papua Barat Daya blokade jalan

Warga Sorong protes karena perusahaan panen sawit di lahan bersengketa

Mama lainnya, Mince Malibela mewakiii mama-mama dari Distrik Klaili mengatakan hal yang sama. Katanya kendala pihaknya adalah sarana transportasi.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia meminta pemerintah daerah menyediakan sarana transportasi, modal usaha dalam bentuk koperasi simpan pinjam, dan mendorong pemerintah membangun pasar bagi mama-mama Papua di tempat strategis.

Perwakilan mama-mama pedagang asli Papua dari Distrik Klamono, Mama Matseba Yadanfi mengatakan pihaknya berjualan di Pasar Remu, dan saling berebutan tempat jualan dengan pedagang lainnya. Bahkan tak jarang terjadi perkelahian antarpedagang karena berebutan tempat jualan.

“Kami berjualan sampai malam. Kami tidur di meja-meja jualan. Kami memberikan sumbangsi besar bagi APBD kabupaten, tapi tidak ada transportasi pedagang untuk antar kami mama-mama ke pasar. Kami harus bayar mobil dengan harga mahal,” ucap Matseba Yadanfi.

Mama Matseba pun meminta pemerintah daerah membangun tempat berjualan yang baik bagi merea di Pasar Remu.

Mama Dili Momot, perwakilan mama-mama pedagang dari Distrik Buk, distik di pedalaman Kabupaten Sorong yang berbatasan dengan Kabupaten Sorong Selatan mengatakan, pihaknya harus membayar biaya tranportasi Rp3-4 juta sekali jalan ke pasar dan kembali ke kampung.

Padahal jualan yang mama-mama pedagang bawa ke pasar hanya berupa pisang dan sayur, dengan pendapatan sangat kecil. Mahalnya biaya transportasi yang mahal membuat mereka kesulitan membagi hasil jualnnya untuk membiayai kebutuhan sekolah anak.

“Kami meminta pemerintah menyediakan trasnportasi pedagang dan juga modal usaha simpan pinjam yang dikelola koperasi,” kata Mama Dili Momot.

Menanggapi berbagai masalah yang dihadapi mama-mama pasar itu, Kepala Bidang Perencanaan atau Kabid Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sorong, Agata Tenau mengatakan Pemkab Sorong akan berkoordinasi dengan pemerintah Kota Sorong untuk penyediaan tempat jualan yang baik bagi mama-mama di Pasar Remu.

Selain itu, pihaknya akan mendorong Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk menyediakan sarana transportasi bagi para mama-mama pedagang asli Papua.

Kepala Dinas Koperindak Kabupaten Sorong, Marthen Pajala mengatakan Pemkab Sorong selama ini telah mengunakan dana Otsus untuk menyediakan fasiltas usaha, seperti tenda atau kontener yang sudah dibagikan kepada pedagang Papua.

Menurutnya, untuk bantuan modal usaha bagi mama-mama pedagang, dapat diusulkan sesuai mekanisme. Data pedagang anggota P2MPKS bisa diajukan pada program tahun berikutnya atau 2027.

Menanggapi penjelasan Kepala Dinas Koperindak dan Kepala Bidang Perencanaan, pendamping P2MPKS Yohanis Mambrasar mendorong Dinas Koperindak lebih progres menanggapi aspirasi mama-mama, dengan menyiapkan program yang lebih kongkrit, sehingga mama tidak harus menunggu hingga setahun lagi.

Pendamping meminta meminta Dinas Koperindak dapat menyiapkan program bantuan modal usaha yang dapat dimasukan dalam sidang APBD perubahan nantinya.

Diakhir pertemuan, ketua P2MPKS mewakili semua mama-mama pedagang membacakan aspirasi dan menyerahkan dokumennya kepala dinas Koperindak

Aspirasi mama-mama pedagang asli Papua itu adalah, pemerintah memberikan modal usaha dalam bentuk bantuan modal usaha tunai, dan bantuan modal usaha berbetuk modal simpan pinjam yang dikelola oleh koperasi.

Pemerintah menyediakan tempat jualan yang layak di Pasar Remu. Pemerintah menyediakan fasilitas jualan berupa pondok jualan di kompleks-komples, meja dan tenda jualan untuk pedagang pinang dan minyak diemperan jalan.

Pemerintah menyediakan transportasi pedagang sesuai rute pedagang pada distrik masing-masing. (*)

Tags: Kabupaten Sorongmama-mama pedagang asli PapuaSarana penunjang
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pemuda adat Domberay

Pemuda adat Domberay merawat identitas lewat jambore

August 6, 2026
mama pedagang asli Papua

Anggota MRP minta Gubernur Papua Barat Daya temui mama pedagang Papua

July 3, 2026

Tak direspons gubernur, mama pedagang Papua Barat Daya blokade jalan

July 3, 2026

Warga Sorong protes karena perusahaan panen sawit di lahan bersengketa

June 8, 2026

Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

June 6, 2026

Masyarakat Adat tolak pembangunan Bendungan Warsamson, Sorong

March 14, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026
14 September 2026
109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026

Jayapura, Jubi – Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) says 109 people have been killed or injured in [...]

Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting
14 September 2026
Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police have identified two suspected perpetrators in the shooting that killed three civil servants in Jayawijaya, with [...]

Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting
12 September 2026
Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police investigating the shooting that killed three civil servants from the Jayawijaya Agriculture Department say they have [...]

Papua human rights commission: Violence will not solve Papua’s problems
12 September 2026
Papua human rights commission: Violence will not solve Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Violence will not solve the problems facing Papua, Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) Papua [...]

Coalition calls for investigation into terror attacks targeting human rights workers, journalists and Papua Komnas HAM
11 September 2026
Coalition calls for investigation into terror attacks targeting human rights workers, journalists and Papua Komnas HAM

Jayapura, Jubi – A coalition of legal and human rights groups in Papua has called on Indonesian President Prabowo Subianto [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Nawipa kunjungan kerja ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunjungan kerja ke Intan Jaya

September 14, 2026
Gubernur Nawipa lantik Pimpinan Tinggi Pratama

Gubernur Nawipa: Pimpinan tinggi pratama menentukan keberhasilan pemerintahan daerah

September 14, 2026
IMB digantikan PBG

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura: IMB telah digantikan PBG

September 14, 2026
HIV pada bayi di Fiji

Jumlah infeksi HIV pada bayi di Fiji sangat tinggi

September 14, 2026
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

September 14, 2026
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

September 14, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

September 14, 2026
Korneles Howay

Brace Korneles Howay kandaskan asa Persipura di Banjarmasin

September 13, 2026
Pasifik

Bentrokan para raksasa dunia di Benua Biru Pasifik

September 12, 2026
Kebakaran

Terjadi 23 kebakaran di sekitar area perkebunan sawit di Nabire

September 14, 2026
PNG

Pengembangan Chinatown investasi asing terbesar di PNG

September 14, 2026
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

September 14, 2026
Gubernur Nawipa kunjungan kerja ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunjungan kerja ke Intan Jaya

0
Gubernur Nawipa lantik Pimpinan Tinggi Pratama

Gubernur Nawipa: Pimpinan tinggi pratama menentukan keberhasilan pemerintahan daerah

0
IMB digantikan PBG

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura: IMB telah digantikan PBG

0
HIV pada bayi di Fiji

Jumlah infeksi HIV pada bayi di Fiji sangat tinggi

0
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

0
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

0
Karhutla

Karhutla terjadi di kawasan cagar alam Pegunungan Wondiboy Wondama

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara