• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Aksi damai Pencaker OAP Papua Barat Daya dibubarkan paksa, pengeras suara ditendang oknum Pejabat

December 9, 2024
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel M Kaliele - Editor: Edho Sinaga
Para pencaker OAP dibubarkan paksa oleh oknum Pejabat Pemprov Papua Barat Daya saat lakukan aksi damai menyambut Natal - Jubi/Gamaliel M Kaliele

Para pencaker OAP dibubarkan paksa oleh oknum Pejabat Pemprov Papua Barat Daya saat lakukan aksi damai menyambut Natal - Jubi/Gamaliel M Kaliele

0
SHARES
4
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Persiapan perayaan Natal yang digelar para pencari kerja- pencaker Orang Asli Papua (OAP) di kantor Gubernur Papua Barat Daya berakhir ricuh setelah dibubarkan secara paksa oleh pemerintah provinsi.

Pembubaran ini memicu ketegangan, dengan Forum Pencaker OAP menilai pemerintah mengabaikan hak-hak mereka yang diatur dalam otonomi khusus.

Insiden ini melibatkan dua pejabat pemerintah provinsi, Yance Kambu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, serta Julian Kelly Kambu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Papua Barat Daya. Keduanya meminta massa membubarkan diri dan menemui Penjabat Gubernur. Namun, permintaan tersebut ditolak, dengan alasan pertemuan baru akan dilakukan setelah perayaan Natal selesai.

Kericuhan terjadi ketika kedua pejabat tersebut diduga melakukan tindakan anarkis, termasuk merusak alat-alat suara milik pencaker. Aksi ini semakin memicu kemarahan massa yang telah menginap di lokasi selama beberapa hari.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Forum Pencaker OAP menggelar aksi damai untuk menuntut kejelasan atas pembagian kuota CPNS 2024. Mereka menilai pemerintah tidak memenuhi amanat otonomi khusus yang menetapkan 80 persen kuota untuk OAP dan 20 persen untuk non-OAP.

“Kami sudah lima hari di sini untuk mengawal masalah ini. Tapi pemerintah malah datang merusak alat kami dan berbicara tidak sopan. Bukannya menyelesaikan masalah, mereka malah membuat ricuh,” ujar Marten Kareth, salah satu anggota Forum Pencaker.

https://jubi.id/wp-content/uploads/2024/12/VID-20241209-WA02242.mp4

Ia juga menyoroti adanya formasi kosong dalam kuota CPNS 2024 yang seharusnya menjadi hak OAP.

BERITATERKAIT

Wapres: Pembangunan rusun ASN Papua Tengah untuk pemerataan kesejahteraan

Mahasiswa desak pemerintah daerah segera tangani warga Distrik Kembru

Serahkan 70 SK PNS, Kepala BKPSDM Papua Tengah ingatkan disiplin

Hak masyarakat adat dan buruh asli Papua dilanggar demi melindungi Freeport

“Kami berharap Presiden dan Wakil Presiden turun tangan. Walaupun kualifikasi pendidikan kami belum memenuhi, ada lembaga yang bisa melatih melalui diklat agar kami siap bekerja sebagai ASN,” tambahnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Forum Pencaker menuntut pemerintah untuk segera mengisi formasi kosong dengan pencaker OAP yang telah mencapai passing grade. Mereka juga mendesak dilakukan verifikasi data pelamar untuk memastikan kuota OAP tidak disalahgunakan oleh non-OAP. Selain itu, mereka meminta perhatian dari pemerintah pusat, termasuk Presiden dan Wakil Presiden, agar kebijakan otonomi khusus benar-benar dijalankan.

Kris Asmuruf, satu di antara perwakilan Forum Pencaker, menilai pemerintah daerah tidak peka terhadap aspirasi masyarakat OAP. Ia mengingatkan pentingnya integritas dalam implementasi otonomi khusus.

“Kami merasa hak kami diabaikan. Pemerintah pusat harus mengontrol daerah agar hak-hak afirmatif kami tidak dijual oleh Papua sendiri,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, para pencaker OAP masih bertahan di kantor Gubernur Papua Barat Daya. Perayaan Natal yang semula direncanakan di lokasi tersebut kini berubah menjadi simbol perjuangan mereka untuk mendapatkan keadilan. Pemerintah provinsi belum memberikan tanggapan resmi atas insiden ini. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: aksi damaiASNCPNSdibubarkanPapua Barat Dayapemprov
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

kredit

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

April 21, 2026
Lapas

Lapas Kelas III Teminabuan Komitmen Berantas Halinar

April 20, 2026

Gubernur Bank Indonesia resmikan gedung baru BI Perwakilan Papua Barat

April 19, 2026

KNPB Maybrat kecam penangkapan warga di Teminabuan

April 17, 2026

Kasasi ditolak, PH terdakwa kasus Mogoy-Merdey akan ajukan PK

April 17, 2026

Korupsi pembangunan Kampus SMK Kehutanan Sorong, dua kontraktor jadi tersangka

April 16, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
DPD

DPD RI Perwakilan Papua desak penghentian kekerasan dan transparansi penyelesaian konflik

April 21, 2026
PGI

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

April 21, 2026
Penembakan

Warga Puncak Jaya dilaporkan tewas ditembak, Satgas Damai Cartenz: Masuk DPO

April 21, 2026
sertifikasi

Pemprov Papua dan BPN teken MoU, percepat sertifikasi aset dan tanah

April 21, 2026
Pengungsi

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026
Ulayat

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026
Pembangunan

Benarkah proyek pembangunan di Tanah Papua untuk masyarakat

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
MRP menjaring aspirasi

MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

April 18, 2026
Korban Luka Tembak Kabupaten Puncak

Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

April 18, 2026
Pasar Lama Sentani

Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

April 18, 2026
Kabupaten Puncak

Peristiwa Puncak: Panglima TNI didesak evaluasi operasi penindakan TPNPB

April 18, 2026
Puncak

Ribuan warga Puncak berdemonstrasi tuntut militer hentikan kekerasan

April 20, 2026
DPD

DPD RI Perwakilan Papua desak penghentian kekerasan dan transparansi penyelesaian konflik

0
PGI

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

0
Penembakan

Warga Puncak Jaya dilaporkan tewas ditembak, Satgas Damai Cartenz: Masuk DPO

0
sertifikasi

Pemprov Papua dan BPN teken MoU, percepat sertifikasi aset dan tanah

0
Pengungsi

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

0
Ulayat

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

0
Pembangunan

Benarkah proyek pembangunan di Tanah Papua untuk masyarakat

0

English Stories

Students from Puncak and Puncak Jaya held a peaceful protest and delivered a public statement in Jayapura City regarding alleged acts of violence by security forces against civilians in Puncak Regency, Central Papua. The demonstration took place at the Mimika student dormitory in Waena, Jayapura, on Monday (April 20, 2026). — Aida/Ulim
Pacnews

Students urge authorities to respond to situation in Kembru District

April 21, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Pacnews

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

April 21, 2026
Head of the Papua Representative Office of the National Human Rights Commission while meeting Anite Telenggen (17), one of the gunshot victims from Puncak Regency, Central Papua, who is undergoing treatment at a hospital in Jayapura, Papua. — Courtesy of the Papua Representative Office of the National Human Rights Commission
Pacnews

Injured victim in Puncak claims she was shot by Indonesian military

April 19, 2026
One of the children reported to have been injured by gunfire in Puncak Regency - Supplied
Pacnews

Coalition urges protection of civilians in armed conflict in Puncak

April 18, 2026
One of the children reported to have been injured by gunfire in Puncak Regency – Courtesy of Jubi
Pacnews

Nine civilians, including a toddler, reported killed in shooting during military operation in Puncak

April 18, 2026

Trending

  • Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

    Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MRP menemui masyarakat Sentani Barat Moi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Lama Sentani, tetap hidup dan menghidupi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara