• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Demo tolak pemekaran Papua di gapura Kampus Uncen dibubarkan

July 14, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Pembubaran Demonstrasi Menolak Pemekaran Papua

Polisi membubarkan para mahasiswa yang berunjuk rasa menolak pemekaran Papua di gapura Kampus Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Kamis (14/7/2022). - Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
23
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Polisi akhirnya membubarkan puluhan mahasiswa yang berunjuk rasa di gapura Kampus Universitas Cenderawasih, Perumnas 3, Waena, Kota Jayapura, pada Kamis (14/7/2022). Polisi memukuli para yang menolak pemekaran Papua itu dengan tongkat rotan, dan memaksa para mahasiswa masuk ke kampus.

Pembubaran itu terjadi saat para mahasiswa yang berdemonstrasi setelah para demonstran menyatakan ingin mendatangi Kantor DPR Papua untuk menyampaikan aspirasi mereka. Sejumlah demontran sempat terlibat negosiasi dengan polisi di gapura Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen). Akan tetapi negosiasi itu gagal, dan polisi justru membubarkan orasi dan demonstrasi yang sedang berlangsung di gapura kampus.

Puluhan polisi bahkan merangsek masuk ke dalam lingkungan Kampus Uncen, mengejar dan memukuli para demonstran dengan tongkat rotan. Sedikitnya empat orang mahasiswa terluka karena terkena pukulan itu, namun Jubi belum mengetahui identitas mereka.

https://jubi.id/wp-content/uploads/2022/07/20220714-Pembubaran-Demo-Tolak-Pemekaran-Papua.mp4

Para demonstran yang sudah masuk ke dalam kampus  beberapa kali mencoba menata lagi barisan mereka, namun sepasukan polisi kembali mendatangi mereka. Polisi terus memaksa mereka terus masuk ke dalam kampus.

Salah satu pimpinan demonstran, Welinus Walenggen mencoba bernegosiasi dengan polisi. “Kami dibubarkan atas dasar apa?” Polisi menyatakan mahasiswa berunjuk rasa tanpa izin, sehingga tidak boleh berpawai menuju Kantor DPR Papua.

Kasubag Pengendalian Operasi Kepolisian Resor Kota Jayapura, AKP Widodo menyatakan polisi sudah membiarkan mahasiswa berorasi. Akan tetapi polisi tidak akan mengizinkan mahasiswa keluar dari kampus.

Walenggen memprotes tindakan polisi itu. “Kami memang mau berorasi, tapi lembaga legislatif [yaitu DPR Papua] tidak datang [ke kampus]. Kalau begitu, sasaran [orasi dan aspirasi kami disampaikan] kepada siapa?” kata Walenggen kepada Widodo.

BERITATERKAIT

Tak ada kursi, lantai pun jadi

140 pelajar aksi demonstrasi tolak MBG di Sentani ditangkap polisi

Polisi pastikan adanya pembakaran alat berat di Lloyds Metals di Bougainville

LBH Papua Sorong pertanyakan laporan penganiayaan yang diduga dilakukan polisi

Para mahasiswa akhirnya menarik diri dan beristirahat di Kabesma Uncen. Mereka berencana untuk bergabung dengan massa demonstrasi menolak pemekaran Papua lainnya yang akan mendatangi Kantor DPR Papua.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Koordinator aksi itu, Kamus Bayage menyatakan polisi membubarkan demonstrasi dengan kekerasan. “Polisi membubarkan kami secara paksa. Polisi menghancurkan pelantang kami, kami simpan buktinya. Polisi memukuli para pengunjuk rasa, mengusir kami agar masuk ke dalam kampus, mereka sampai masuk ke dalam kampus,” kata Bayage.

Bayage menyatakan demontrasi para mahasiswa Uncen itu merupakan bagian dari aksi nasional menolak Otsus Papua dan pembentukan tiga provinsi baru di Papua. “Kami menolak Otsus Jilid 2 dan tiga provinsi yang disahkan. Itu [kebijakan] sepihak, elit tidak mendengarkan suara rakyat Papua dan mahasiswa Papua. Maka Petisi Rakyat Papua menyerukan aksi tanggal 14 Juli ini, untuk menuntut pencabutan Otsus Papua dan menolak Daerah Otonom Baru,” kata Bayage.

Bayage menyatakan para mahasiswa menolak pembentukan tiga provinsi baru di Papua karena melihat pemekaran Provinsi Papua terdahulu justru menimbulkan berbagai kasus kekerasan aparat negara kepada Orang Asli Papua. “Kami dengan dua provinsi saja, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, kami sudah habis. Suara kami dibungkam terus, ruang demokrasi itu tidak ada. Apalagi dengan tiga provinsi baru,” kata Bayage.

Sudah ditolak sejak awal

Sebelum tiga undang-undang pemekaran Papua disahkan, para aktivis dan mahasiswa Papua sudah berulang kali berdemonstrasi untuk menolak rencana pemekaran Papua. Demonstrasi itu beberapa kali terjadi di Kota Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Nabire, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Dieyai, Kabupaten Dogiyai, dan sejumlah kota lain di Papua dan luar Papua.

Sejumlah demonstrasi berlangsung dengan damai, antara lain karena polisi tidak membubarkan demonstrasi itu, dan membiarkan para demontran menyampaikan aspirasi mereka. Akan tetapi, polisi beberapa kali membubarkan demonstrasi menolak pemekaran Papua, sehingga demonstrasi berakhir dengan bentrokan antara polisi dan demonstran.

Dalam pembubaran demonstrasi menolak pemekaran Papua yang berlangsung di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, pada 15 Maret 2022, dua orang demonstran tewas tertembak. Kedua demonstran itu adalah Yakob Meklok dan Esron Weipsa.

Majelis Rakyat Papua (MRP) juga menolak rencana pemekaran Papua yang didasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua (UU Otsus Papua Baru). MRP bahkan sedang mengajukan permohonan pengujian UU Otsus Papua Baru di Mahkamah Konstitusi (MK), dan meminta pimpinan DPR RI menunda pemekaran Papua sampai ada putusan MK atas pengujian UU Otsus Papua Baru.

Akan tetapi, DPR RI dan Pemerintah Indonesia tetap melanjutkan pembahasan tiga Rancangan Undang-Undang pemekaran Papua. Pada 30 Juni 2022, Rapat Paripurna DPR RI mengesahkan tiga undang-undang pemekaran Papua untuk membentuk Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Pegunungan Papua. (*)

Tags: Daerah Otonom BaruDemonstrasiDPR RImahasiswaOtonomi KhususOtsus PapuaOtsus Papua Jilid 2Pembentukan 3 Provinsi Baru di PapuaPembubaran DemonstrasiPembubaran Unjuk RasaPemekaran PapuaPengesahan 3 Provinsi Baru di PapuaPetisi Rakyat PapuaPolisiPolriPRPUnjuk Rasa
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
Pelajar ditangkap

140 pelajar aksi demonstrasi tolak MBG di Sentani ditangkap polisi

September 15, 2026

Polisi pastikan adanya pembakaran alat berat di Lloyds Metals di Bougainville

September 13, 2026

LBH Papua Sorong pertanyakan laporan penganiayaan yang diduga dilakukan polisi

September 13, 2026

Polisi kantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026

Pansus DPD RI mesti desak perundingan damai Papua

September 10, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura
21 September 2026
Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura

Sentani, Jubi – Conditions at many schools in Jayapura Regency, Papua, are concerning. Some schools no longer have adequate desks, [...]

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Nelayan hilang

Tiga nelayan hilang kontak di Muara Kali Mooi

September 21, 2026
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

September 21, 2026
Warga kelurahan Yobe protes penggelapan raskin

Warga Kelurahan Yobe protes dugaan penggelapan Raskin

September 21, 2026
Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

September 21, 2026
Polisi PNG

Drone canggih membantu Polisi PNG dalam operasi senjata api illegal

September 21, 2026
pemimpin Melanesia

Hanya dua pemimpin Melanesia yang ikut Sidang Umum PBB ke-81

September 21, 2026
PBB

Pemimpin forum Pasifik mengadvokasi isu-isu regional di Majelis Umum PBB

September 21, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Fiji dan Israel

1.500 warga Fiji dapat bekerja di Israel berdasarkan perjanjian

September 20, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
Nelayan hilang

Tiga nelayan hilang kontak di Muara Kali Mooi

0
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

0
Warga kelurahan Yobe protes penggelapan raskin

Warga Kelurahan Yobe protes dugaan penggelapan Raskin

0
Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

0
Polisi PNG

Drone canggih membantu Polisi PNG dalam operasi senjata api illegal

0
pemimpin Melanesia

Hanya dua pemimpin Melanesia yang ikut Sidang Umum PBB ke-81

0
PBB

Pemimpin forum Pasifik mengadvokasi isu-isu regional di Majelis Umum PBB

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara