• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

DOB diragukan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua

July 2, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
DOB

Mahasiswa di Papua berdemonstrasi menolak pemekaran Papua di Kota Jayapura, Jumat (1/4/2022). - Jubi/Theo Kelen.

0
SHARES
15
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Koordinator Papuan Observatory for Human Rights atau POHR, Thomas Ch Syufi, meragukan bahwa pembentukan daerah otonomi baru (DOB) atau pemekaran akan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua.

“Saya ragu soal kehadiran DOB di Papua ini untuk membawa kesejahteraan bagi masyarakat Papua,” kata Syufi kepada Jubi melalui pesan WhatsApp, Kamis (30/6/2022).

Syufi mengemukakan bahwa pemekaran dilakukan terburu-buru, tanpa ada kesiapan yang matang baik dari sisi sumber daya alam, pembangunan sarana perkantoran, dan lain-lain. Bahkan dari sisi anggaran pun daerah-daerah pemekaran akan sangat bergantung anggaran dari pusat (APBN) karena belum bisa memiliki pendapat asli daerah untuk membiayai daerahnya masing- masing.

“Kita lihat hasil penelitian oleh Kemendagri dan BAPPENAS pada 2014 menyebutkan 80 persen daerah otonomi baru yang dibentuk pasca Reformasi 1999-2004 gagal,” ujarnya.

Menurut Syufi ini akibat pemekaran yang hanya dilakukan mengikuti kemauan elite politik lokal berkorelasi dengan kepentingan elite politik nasional, pemerintah, dan DPR RI tanpa persiapan yang matang dan kajian yang mendalam langsung dilakukan pemekaran daerah. Misalnya Papua Barat sebagai hasil pemekaran dari Papua setelah reformasi sekarang menempati posisi provinsi termiskin kedua di Indonesia setelah provinsi induk Papua.

“Wajah Manokwari sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat sejak sebelum menjadi ibu kota provinsi hingga sekarang sebagai ibu kota provinsi hampir sama. Itu fakta yang kita lihat dari hasil pemekaran,” katanya.

Syufi menerangkan pemekaran hanya akan dibanjiri penduduk dari luar Papua yang datang dengan keterampilan yang mampuni akhirnya menguasai berbagai aspek kehidupan hingga ke birokrasi dan politik. Pemekaran juga hanya akan menambahkan pos-pos militer dan keamanan diikutkan dengan aparat TNI-Polri akan makin masif di tengah minoritasnya penduduk asli Papua.

BERITATERKAIT

Pembinaan perempuan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

Masalah Papua tak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu pihak

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

Oleh karena itu, kata Syufi, diharapkan gubernur siapa pun yang akan memimpin di daerah pemekaran harus mandiri, kreatif untuk mencari pendapatan daerah untuk membangun daerahnya. Sehingga tidak bergantung pada APBN karena APBN tidak selamanya berjalan normal untuk menjawab semua kebutuhan daeran pemekaran.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Walaupun status otonomi khusus, anggaran pun akan terbatas hingga gubernur jangan merengek-rengek [APBN]. Dan perlu diingat bahwa kemajuan suatu daerah tidak lihat dari satu aspek saja,” ujarnya. (*)

Tags: DOBkesejahteraanorang asli papuaPapua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pembinaan perempuan

Pembinaan perempuan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga

September 21, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026

Masalah Papua tak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu pihak

September 17, 2026

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

September 16, 2026

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

September 14, 2026

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

September 14, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Kadepa calls for political action to address Papua’s problems
23 September 2026
Kadepa calls for political action to address Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Papua needs practical action rather than political disputes and heated debate, according to Papuan political figure Laurenzus [...]

Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender
23 September 2026
Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender

Jayapura, Jubi – Solidaritas Merauke has urged police to stop what it describes as the criminalisation of Ariston Moiwend Buako, [...]

Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project
22 September 2026
Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project

Jayapura, Jubi – The Jayapura Administrative Court (PTUN Jayapura) has rejected a legal challenge brought by Malind Indigenous representatives against [...]

Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice
22 September 2026
Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice

Jayapura, Jubi – Dozens of residents of Yobe urban village in Abepura district, Jayapura city, Papua, gathered at the local [...]

Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura
21 September 2026
Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura

Sentani, Jubi – Conditions at many schools in Jayapura Regency, Papua, are concerning. Some schools no longer have adequate desks, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pesawat Subsidi terbang perdana

Agen diingatkan tak menjual tiket subsidi melebihi tarif Pemprov Papua Tengah

September 23, 2026
Regulasi pengelolaan sampah

Pemkab Jayapura perbarui regulasi pengelolaan sampah

September 23, 2026
sarang semut

Sarang Semut dari hutan Wasur menopang ekonomi warga

September 23, 2026
Kepala Suku

Gubernur Nawipa berharap kepala suku menjadi fondasi masyarakat

September 23, 2026
PNG

PM Marape bawa suara PNG ke Majelis Umum PBB

September 23, 2026
Perang Dunia Kedua

Lumpur, rawa, dan bakau, pelindung warga Papua saat Perang Dunia Kedua

September 23, 2026
Kepulauan Solomon

PM Kepulauan Solomon berpidato di Majelis Umum PBB

September 23, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Wagub Geley pembangunan gedung

Wagub Geley: Pembangunan sejumlah gedung mesti rampung akhir Desember 2026

September 22, 2026
Bougainville

Buin tuan rumah Festival Cokelat Bougainville ke 10

September 23, 2026
Pembinaan perempuan

Pembinaan perempuan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga

September 21, 2026
Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak PTUN

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

September 22, 2026
Pesawat Subsidi terbang perdana

Agen diingatkan tak menjual tiket subsidi melebihi tarif Pemprov Papua Tengah

0
Regulasi pengelolaan sampah

Pemkab Jayapura perbarui regulasi pengelolaan sampah

0
sarang semut

Sarang Semut dari hutan Wasur menopang ekonomi warga

0
Kepala Suku

Gubernur Nawipa berharap kepala suku menjadi fondasi masyarakat

0
PNG

PM Marape bawa suara PNG ke Majelis Umum PBB

0
Perang Dunia Kedua

Lumpur, rawa, dan bakau, pelindung warga Papua saat Perang Dunia Kedua

0
Kepulauan Solomon

PM Kepulauan Solomon berpidato di Majelis Umum PBB

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara