Jayapura, Jubi – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si menyatakan pembangunan sejumlah gedung di Provinsi Papua Tengah mesti selesai sesuai kontrak, yaitu akhir Desember 2026.
Gedung itu adalah Kantor Gubernur Papua Tengah, kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah, kantor Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah dan Rumah Susun Aparatur Sipil Negara (Rusun ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah.
Pernyataan ini disampaikan Wagub Geley saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan Rusun ASN Pemprov Papua Tengah, di Kaladiri 2, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Senin (21/9/2026).
Katanya, sesuai kontrak kerja dari pemerintah pusat kepada Pemprov Papua Tengah, pembangunan Kantor Gubernur, kantor MRP, kantor DPR Papua Tengah, dan rusun ASN yang terdiri dari tiga tower mesti rampung paling lambat 31 Desember 2026.
Karenanya, Pemprov Papua Tengah terus melakukan pengawasan, dan mendesak perusahaan yang mengerjakannya dapat menyelesaikan pembangunan beberapa gedung itu selesai tepat waktu.
“Hari ini, begitu saya tiba dari Jakarta, dan Pak Gubernur juga baru tiba dari Jayapura kami sama-sama sidak. Waktu itu sesuai komitmen saat kami sidak [sekira tiga pekan lalu] bahwa harus [ada] penambangan tukang [untuk pembangunan Rusun ASN). Sudah ada penambahan [pekerja yang semula 65 orang] hingga kini 210 orang tukang untuk membangun tiga tower,” kata Wagub Geley.
Wagub Geley mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap proses pekerjaan, termasuk melalui sidak, bukan untuk menekan para pekerja atau perusahaan yang mengerjakan proyek itu.
Akan tetapi memotivasi mereka agar dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut sesuai batas waktu yang ditentukan.
“Kalau dibiarkan pekerjaan akan terbengkalai. Makanya kami Pemprov, Gubernur dan Wagub komitmen untuk terus memonitor pekerjaan ini, dan akan selalu melakukan sidak agar pekerjaan segera selesai,” ucal Wagub Geley.
Ia menjelaskan, meski pekerja termasuk tenaga tukang yang mengerjakan pembangunan Rusun ASN sudah siap, akan tetapi ada sejumlah bahan yang dibutuhkan belum tersedia.
Karenanya, Pemprov Papua Tengah meminta pihak yang menyediakan bahan, untuk menyiapkan semua kebutuhan agar pekerjaan rampung tepat waktu.
“Hari kami kunjungi tiga tower Rusun ASN. Besok kami akan tinjau pembangunan kantor gubernur, DPR dan MPR. Untuk pembangunan kantor itu, tukang [yang awalnya] 300 orang, saat itu kami minta tambahan 300 lagi. Kami terus mendesak mereka segera selesaikan ini tepat waktu,” kata Wagub Deinas Geley. (*)




Discussion about this post