• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Amnesty Internasional desak prajurit TNI penembak warga Wamena diadili

November 14, 2025
in Rilis Pers
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Amnesty Internasional desak prajurit TNI penembak warga Wamena diadili

Keluarga korban saat mendatangi Kodim 1702/Jayawijaya-IST

0
SHARES
274
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Amnesty Internasional Indonesia mendesak prajurit TNI Kodim 1702/Jayawijaya, terduga penganiayaan dan penembak Frengky Kogoya, warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan diadili di peradilan umum.

Peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia itu terjadi di Wamena, Rabu 11 November 2025.

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyampaikan duka cita mendalam, dan mengecam dugaan kekerasan dan penembakan terhadap Frengky Kogoya.

“Ini merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Kejadian ini kembali menunjukkan rapuhnya perlindungan warga sipil di Tanah Papua,” kata Usaman Hamid dalam siaran pers tertulisnya, Jumat (14/11/2025) malam.

Usman mengatakan, dalam berinteraksi dengan warga sipil, aparat keamanan memiliki tanggung jawab menjunjung tinggi nilai-nilai HAM, termasuk hak untuk hidup, hak bebas dari penyiksaan, dan perlakuan tidak manusiawi lainnya.

Katanya, bahkan dalam kondisi darurat ataupun perang sekalipun, kedua hak tersebut tidak boleh dilanggar sama sekali.

Menurutnya, penjelasan Dandim 1702/Jayawijaya atas terjadinya dugaan kekerasan dan penembakan oleh Sertu S tidak boleh berhenti pada klarifikasi sepihak.

BERITATERKAIT

Penentuan status pembela HAM oleh pemerintah menciderai prinsip dasar HAM

Indonesia terpilih sebagai dewan HAM PBB bukan karena kemajuan HAM

Amnesty Internasional desak pelaku serangan drone di Yahukimo diusut

Amnesty: Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Erosi HAM Terparah Sejak Reformasi

Kata Usman, klaim bahwa korban hanya ditembak dengan senapan angin dan penyebab kematian adalah pukulan atau hantaman benda tumpul di beberapa bagian tubuh, harus diuji melalui proses penyelidikan menyeluruh.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Untuk memastikan peradilan yang adil, maka investigasi menyeluruh, imparsial dan transparan harus dilakukan oleh lembaga yang independen di luar TNI. Kami juga meminta Komnas HAM dan lembaga independen lainnya, secara aktif menginvestigasi kasus ini, guna menjamin transparansi, imparsialitas, dan keadilan bagi keluarga korban,” ujarnya.

Usman Hamid mengatakan, pelaku harus diadili melalui peradilan umum sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Langkah ini penting untuk memastikan terpenuhinya prinsip equality before the law dan menghindari impunitas, yang selama ini kerap menjadi pola ketika aparat keamanan melakukan kekerasan di Papua.

Sebab kejadian ini dianggap tidak berdiri sendiri. Rentetan kekerasan serupa merupakan konsekuensi dari pendekatan militeristik yang terus dipertahankan pemerintah dalam menangani konflik berkepanjangan di Papua.

Menurut Usman, sudah saatnya negara mengevaluasi pendekatan militeristik di Tanah Papua serta mengutamakan dialog, pembangunan berbasis HAM, dan pendekatan kemanusiaan.

“Hanya melalui perubahan strategi tersebut, perlindungan hak hidup, martabat, dan keamanan warga di Tanah Papua, terutama Orang Asli Papua (OAP), dapat benar-benar dijamin,” ucapnya.

Seorang warga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan bernama Frengky Kogoya meninggal dunia, diduga akibat penembakan dan penganiayaan oleh seorang anggota TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya, berinisial Sertu S pada 11 November 2025.

Sehari kemudian, keluarga korban membawa jenazah ke Markas Kodim 1702/Jayawijaya dan meminta pertanggungjawaban kepada Kodim/1702 Jayawijaya.

Komandan Kodim (Dandim) 1702/Jayawijaya, Reza Mamoribo, kepada media membenarkan adanya insiden penembakan tersebut.

Ia juga menyebut Sertu S telah diperiksa Subdenpom Wamena dan diterbangkan ke Jayapura untuk diperiksa selanjutnya di Pomdam XVII/Cenderawasih.

Dandim menyebut korban dua kali melempari rumah dinas Sertu S pada 11 November 2025, dan Sertu S membalasnya dengan pukulan ke korban masing-masing sekali.

Dandim juga menyebut Sertu S menembak korban dengan senapan angin milik kerabatnya setelah mengaku dilempari batu oleh korban. Tembakan itu diklaim hanya melukai pinggang korban.

Korban meninggal dunia pada malam hari setelah dibawa keluarganya ke RSUD Wamena. Dandim mengklaim bahwa berdasarkan hasil visum, penyebab utama korban meninggal adalah pukulan atau hantaman benda tumpul di beberapa bagian tubuh, bukan akibat tembakan. (*)

Tags: Amnesty Internasional IndonesiaPenembakan WargaPrajurit TNI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

TPNPB

TPNPB Yahukimo klaim tewaskan delapan orang yang diduga aparat keamanan

May 21, 2026
KNPB

Aktivis KNPB diingatkan pentingnya membangun kesadaran intelektual dan kolektivitas

May 20, 2026

Dewan Pers nyatakan sikap terhadap penangkapan jurnalis Indonesia oleh tentara Israel

May 19, 2026

ULMWP berharap Matthew Wale dapat membela hak politik orang Papua

May 15, 2026

Polda Papua diminta ambil alih penanganan kasus penembakan di Tolikara

May 14, 2026

Pembubaran film Pesta Babi: Kebebasan berekspresi wajib dilindungi

May 13, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
RSUD Biak

Gubernur Fakhiri ingin RSUD Biak jadi pusat rujukan kesehatan wilayah Saireri

May 23, 2026
Papua tengah

Wakil Ketua DPR Papua Tengah desak pemprov tingkatkan kapasitas SDM ASN

May 23, 2026
Pembangunan Koperasi Merah Putih Biak Utara

Gubernur Fakhiri letakkan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih Biak Utara

May 23, 2026
Pleno

Pleno Dewan Adat se-Tanah Papua hasilkan rekomendasi untuk presiden

May 23, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Sutrada: Film Pesta Babi mewakili kisah eksploitasi SDA di Indonesia

May 23, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

May 23, 2026
Film Pesta Babi

Film Pesta Babi: Gambaran derita masyarakat adat Papua

May 23, 2026
Pesta Babi

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026
Nobar Film Pesta Babi

Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

May 23, 2026
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

May 22, 2026
Pesta Babi

Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

May 22, 2026
Anak yang ditembak

Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

May 20, 2026
Film Pesta Babi

Film Pesta Babi: Gambaran derita masyarakat adat Papua

May 23, 2026
ikan asar

Dapur ikan asar yang dikelola tiga generasi

May 21, 2026
RSUD Biak

Gubernur Fakhiri ingin RSUD Biak jadi pusat rujukan kesehatan wilayah Saireri

0
Papua tengah

Wakil Ketua DPR Papua Tengah desak pemprov tingkatkan kapasitas SDM ASN

0
Pembangunan Koperasi Merah Putih Biak Utara

Gubernur Fakhiri letakkan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih Biak Utara

0
Pleno

Pleno Dewan Adat se-Tanah Papua hasilkan rekomendasi untuk presiden

0
Nobar Film Pesta Babi

Sutrada: Film Pesta Babi mewakili kisah eksploitasi SDA di Indonesia

0
Nobar Film Pesta Babi

Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

0
Film Pesta Babi

Film Pesta Babi: Gambaran derita masyarakat adat Papua

0

English Stories

The atmosphere during the joint screening and discussion of the documentary film 'Pig Feast': Colonialism in Our Times, at the Christ the Light of the World Catholic Church Hall, Waena, Heram District, Jayapura City, Papua, Friday (22/05/2026) - Jubi/Yuliana Lantipo
Pacnews

‘Pig Feast’: A Testimony of the Humanitarian Crisis in Papua

May 23, 2026
Deputy Chairperson I of LMA Nasawat, Marten Saflela, hands over the Indigenous community’s demands to Sarteis Yulian Sagrim, Head of the Watershed Management and Social Forestry Division at the Southwest Papua Environment, Forestry, and Land Agency, on Friday (22/5/2026). — Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Indigenous Nasawat Community Rejects Village Forest Scheme

May 23, 2026
TPNPB
Pacnews

West Papua National Liberation Army (TPNPB) in Yahukimo Claims Eight Suspected Security Officers Killed in Operation

May 21, 2026
KNPB
Pacnews

Yahukimo Police Release Arrested KNPB (West Papuan National Committee) Activist

May 21, 2026
Child shot
Pacnews

Child Shot During Military Operation in Puncak Dies After Weeks of Treatment

May 20, 2026

Trending

  • Pesta Babi

    Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Thaha Alhamid: ‘Pesta Babi’ gambaran kolonialisme di Tanah Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesta Babi resmi tayang dari Tanah Papua, musim nobar berlanjut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak yang ditembak saat operasi militer di Puncak meninggal dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara