• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Masyarakat adat Moskona akan gelar festival hukum adat

August 19, 2024
in Rilis Pers
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Timoteus Marten
Ketua panitia festival hukum adat se-Tanah Papua di Teluk Bintuni, Piter Masakoda. - IST

Ketua panitia festival hukum adat se-Tanah Papua di Teluk Bintuni, Piter Masakoda. - IST

0
SHARES
14
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Masyarakat adat suku Moskona di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat Daya, akan mengadakan Festival Hutan Adat se-Tanah Papua. Festival yang digelar di Distrik Merdey dan Distrik Masyeta ini, merupakan ajang untuk pertama kalinya digelar di Tanah Papua.

Festival ini adalah inisiasi masyarakat adat. Festival hutan adat akan mempromosikan pentingnya menjaga lingkungan di wilayah adat marga, khususnya komunitas marga Ogoney, marga Masakoda, marga Yen dan Marga Yec di suku Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni.

“Harapan dari festival ini agar Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah melihat keberadaan masyarakat hukum adat di Tanah Papua secara umum dan lebih khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni,” kata ketua panitia festival, Piter Masakoda, melalui siaran pers kepada Jubi di Jayapura, Papua, Senin (19/8/2024).

Masakoda mengatakan, beberapa tujuan utama festival hutan adat ini, di antaranya:

Pertama, memfasilitasi para pihak yang berkepentingan, untuk melakukan deklarasi perlindungan tempat penting masyarakat adat dan hutan alam orang asli Papua atau OAP di wilayah Kepala Burung;

Kedua, festival tersebut bertujuan, untuk mengadvokasi pembentukan tim percepatan penetapan hutan dan pengelolaan hutan alam berbasis komunitas lokal di Tanah Papua;

Ketiga, festival ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pembentukan task force, untuk pengembangna pangan lokal berbasis komunitas di bentang alam Kepala Burung di Provinsi Papua barat dan Provinsi Papua Barat Daya;

BERITATERKAIT

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

Keempat, festival bertujuan untuk terselenggaranya seminar-seminar pada festival hutan adat dengan berbagai tema, seperti, hak masyarakat adat, hutan dan lingkungan, serta mata pencaharian, dan;

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Kelima, memfasilitasi para pihak untuk menggalang dana dan peletakan batu pertama pusat pembelajaran komunitas di wilayah adat suku Moskona. Dan kunjungan lokasi pengembangan pangan lokal dan ekowisata berbasis budaya di wilayah adat suku Moskona.

Kepala Distrik Merdey yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Distrik Merdey, Teluk Bintuni, Yustina Ogoney. - IST
Kepala Distrik Merdey yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Distrik Merdey, Teluk Bintuni, Yustina Ogoney. – IST

Kepala Distrik Merdey yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Distrik Merdey, Yustina Ogoney mengatakan, festival hutan adat ini diadakan pada momen dua tahun penyerahan SK hutan adat marga Ogoney oleh Menteri LHK.

Selama dua tahun pasca penyerahan SK itu, lanjut Ogoney, masyarakat adat marga Ogoney dan marga lainnya juga sudah banyak mengelola hutan adatnya secara mandiri, terdapat berbagai pelatihan untuk kelompok usaha, serta pengembangan diri masyarakat adat itu sendiri. Termasuk pelatihan hasil hutan, hasil kebun, mebel air, dan lain-lain.

“Festival ini juga bertujuan menampilkan hasil dari hutan adat yang sudah dikelola oleh masyarakat adat di suku Moskona,” kata Yustina Ogoney.

Festival hukum adat diselenggarakan pada Oktober 2024, di lokasi yang terletak antara Distrik Masyeta dan Distrik Merdey. Lokasinya berada pada hutan adat empat marga, yaitu, marga Ogoney, marga Masakoda, marga Yen dan marga Yec. Dalam kegiatan Festival ini masyarakat adat akan menampilkan sejumlah hal.

Di antaranya, mengangkat kearifan lokal dalam masyarakat adat, mengangkat potensi yang ada di hutan adat masyarakat adat, dan harapannya dapat dilihat langsung oleh tamu undangan dari luar, baik tamu undangan, baik dari Kabupaten Bintuni, maupun tamu dari Provinsi Papua Barat Daya, dan tamu undangan lainnya.

“Kami juga berencana mengundang tamu dari Kantor Staf Kepresidenan, unsur pemerintah provinsi maupun unsur pemerintah Kabupaten dan NGO internasional, lokal dan rekan rekan individu,” kata Ogoney.

Festival hukum adat diselenggarakan pada Oktober 2024, di lokasi yang terletak antara Distrik Masyeta dan Distrik Merdey. Lokasinya berada pada hutan adat empat marga, yaitu, marga Ogoney, marga Masakoda, marga Yen dan marga Yec. - IST
Festival hukum adat diselenggarakan pada Oktober 2024, di lokasi yang terletak antara Distrik Masyeta dan Distrik Merdey. Lokasinya berada pada hutan adat empat marga, yaitu, marga Ogoney, marga Masakoda, marga Yen dan marga Yec. – IST

Agustina Ogoney berharap agar festival ini dapat terlaksana dengan baik, pemerintah dan publik dapat melihat secara langsung keberadaan hutan adat, dan masyarakatnya yang masih bergantung kehidupannya kepada alam.

“Kami juga berharap Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten bisa membantu dan juga ikut menjaga agar hutan masyarakat adat tetap lestari,” katanya. (*)

Tags: FestivalHutanMasyarakat AdatPapuaTeluk Bintuni
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Mama Yasinta

Perubahan sikap Mama Yasinta diduga berkaitan dengan proses hukum di PTUN Jayapura

June 3, 2026
knpb

KNPB: Konsolidasi akar rumput diperlukan untuk penentuan nasib sendiri

June 2, 2026

Hari lahir Pancasila: Masyarakat adat Skouw Sae gelar baksos dan nobar

June 2, 2026

Tim kolaborasi film Pesta Babi: Publik jangan hakimi Mama Yasinta Moiwend

May 30, 2026

Presiden didesak perintahkan TNI tidak terlibat konflik tanah adat di Merauke

May 29, 2026

KONI Papua tetapkan Musorprov digelar 5-6 Juni 2026, agenda utama pilih ketua baru

May 27, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peneliti Konflik Papua

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

June 7, 2026
Peneliti Konflik Papua

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

June 7, 2026
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

June 6, 2026
Mama Yasinta

Solidaritas Organisasi Papua Selatan minta Presiden pulangkan Mama Yasinta Moywend 

June 6, 2026
Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

June 6, 2026
Konflik bersenjata di Papua

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

June 6, 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan laju deforestasi di Tanah Papua

June 6, 2026
Petisi

Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

June 6, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Bom

Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

March 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Peneliti Konflik Papua

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

0
Peneliti Konflik Papua

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

0
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

0
Mama Yasinta

Solidaritas Organisasi Papua Selatan minta Presiden pulangkan Mama Yasinta Moywend 

0
Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

0
Konflik bersenjata di Papua

Negara tak pernah menjelaskan status konflik bersenjata di Tanah Papua

0
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan laju deforestasi di Tanah Papua

0

English Stories

Papua Governor
Pacnews

Papua Governor Calls for Sports Revival Ahead of 2028 National Games

June 6, 2026
Regional Office
Pacnews

The Regional Office of the Directorate General of State Assets (DJKN) Promotes Auction and Regional Asset Valuation Services in South Papua

June 6, 2026
KONI Papua
Pacnews

The National Sports Committee of Indonesia (KONI) Chief Urges Papua to Reclaim Its Status as Indonesia’s Sporting Talent Hub

June 5, 2026
South Papua Senior
Pacnews

South Papua Senior Leadership Positions (JPT) Candidates Undergo Essay and Interview Assessment

June 5, 2026
Members of the Tuarek Natkime Foundation and the Tua Rek Nakima
Pacnews

Indigenous Community Blocks Access Road to PT Freeport Indonesia Operations

June 5, 2026

Trending

  • Petisi

    Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara