• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Warga Sorong protes karena perusahaan panen sawit di lahan bersengketa

June 8, 2026
in Domberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Gamaliel M. Kaliele - Editor: Arjuna Pademme
Panen Sawit

Masyarakat saat berada di lokasi perkebunan, saat PT Inti Kebun Sejahtera melakukan panen sawit di lahan yang bersengketa - Dok. Masyarakat untuk Jubi

0
SHARES
84
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Warga pemilik lahan protes terhadap pihak PT Inti Kebun Sejahtera (IKS), perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya karena memanen buah sawit di lahan yang bersengketa, di Kampung Klalik, Distrik Klaso, Sabtu (6/6/2026).

Salah satu warga, Roy mengatakan pihaknya kecewa dengan tindakan PT Inti Kebun Sejahtera yang tetap memanen sawit di atas lahan yang sedang disengketakan.

“Sejak Januari lalu,  kami sudah melakukan pemalangan sebagai bentuk protes karena hak-hak kami tidak pernah diselesaikan. Tetapi perusahaan justru masuk dan memanen [buah] sawit seolah-olah tidak ada persoalan,” kata Roy, Minggu (7/6/2026).

Ia menjelaskan, awalnya warga hanya menyetujui penggunaan lahan oleh perusahaan untuk keperluan pembibitan. Namun seiring waktu perusahaan diduga mengubah fungsi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit tanpa persetujuan pemilik tanah.

“Persoalan lahan mulai muncul sejak 2006, saat perusahaan melakukan pembukaan lahan di sejumlah blok yang masuk dalam kawasan kebun plasma milik warga. Pembukaan lahan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan kepada masyarakat yang memiliki hak atas kebun plasma itu,” ucapnya.

Menurutnya, masyarakat pernah mengajukan tuntutan ganti rugi Rp150 juta saat proses mediasi yang dilakukan pada Februari 2026. Nilai tersebut dihitung berdasarkan penggunaan lahan sejak dibuka pada 2006 hingga 2025.

Dalam proses negosiasi, masyarakat bahkan menurunkan tuntutan menjadi Rp250 ribu setiap satu hektare lahan per bulan, untuk periode yang telah disepakati bersama.

“Kami sudah berupaya mencari jalan tengah. Awalnya kami menuntut Rp150 juta berdasarkan perhitungan penggunaan lahan sejak 2006 sampai 2025. Kemudian kami turun menjadi Rp250 ribu per hektare per bulan. Kami juga memberikan kelonggaran terhadap masa operasi perusahaan dari 2020 sampai 2025. Namun sampai sekarang tuntutan itu tidak diindahkan,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

Mama-mama pedagang di Sorong keluhkan sarana penunjang

Masyarakat Adat tolak pembangunan Bendungan Warsamson, Sorong

658 CPNS dan PPPK Kabupaten Sorong terima SK, ini pesan Bupati

Katanya, selain masalah ganti rugi, warga juga menyoroti ketidakjelasan batas-batas lahan yang seharusnya diverifikasi secara terbuka dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Masyarakat telah lama meminta pengukuran ulang untuk memastikan legalitas batas antara lahan masyarakat dan area yang diklaim perusahaan. Namun permintaan warga itu belum direalisasikan.

“Yang menjadi pertanyaan masyarakat adalah jika dahulu ada sekitar 400 hektare lahan, mengapa sekarang yang tersisa menurut peta yang ditunjukkan hanya sekitar 260 hektare. Lahan yang lain ke mana. Itu yang harus dijelaskan dan dipertanggungjawabkan oleh pihak perusahaan,” katanya.

Roy mengatakan, lahan warga yang menjadi sengketa dengan perusahaan itu berada di kawasan transmigrasi. Kawasan itu ditempati sekira 200 kepala keluarga (KK) warga transmigran sejak 1988.

Katanya, ketika itu setiap kepala keluarga memperoleh jatah lahan sekitar dua hektar sehingga total luas lahan yang dibagikan kepada warga diperkirakan mencapai sekitar 400 hektare.

“Sekarang sebagian besar lahan itu bermasalah dan sebagian telah ditarik kembali oleh masyarakat adat,” kata Roy.

Ia menjelaskan bahwa berbagai upaya penyelesaian telah ditempuh masyarakat. Lewat dialog dan mediasi, namun hingga kini tidak ada kepastian penyelesaian dari perusahaan.

Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sorong dan pemerintah pusat segera turun tangan menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung bertahun-tahun itu.

Menurut warga, keterlibatan pemerintah sangat diperlukan untuk menghentikan konflik yang berlarut-larut, dan memastikan perusahaan tidak lagi melakukan aktivitas di atas lahan sengketa  sebelum seluruh hak masyarakat diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Katanya, warga tidak menolak investasi. Namun, investasi tidak boleh mengambil keuntungan dengan mengorbankan hak-hak masyarakat.

“Kami mengingatkan PT Inti Kebun Sejahtera, agar tidak lagi melakukan panen di atas lahan yang statusnya masih disengketakan. Kami akan terus mempertahankan hak kami sampai ada kejelasan dan keadilan,” ujar Roy.

Sementara itu, Staf LBH Papua Pos Sorong, Ambrosius Klagilit mengatakan masalah itu tidak boleh dipandang sebagai sengketa biasa. Melainkan sebagai masalah hak dasar masyarakat atas tanah yang wajib dihormati dan dilindungi oleh negara.

“Negara tidak boleh membiarkan perusahaan terus memperoleh keuntungan dari tanah yang statusnya masih dipersoalkan oleh masyarakat,” kata Ambrosius Klagilit.

Menurut Klagilit, perusahaan seharusnya menghentikan seluruh aktivitas di lokasi sengketa, hingga ada penyelesaian yang jelas dan adil bagi semua pihak. Sebab, prinsip hukum yang harus dikedepankan adalah penghormatan terhadap hak masyarakat.

“Jika masih ada keberatan dan tuntutan yang belum diselesaikan, maka aktivitas perusahaan seharusnya dihentikan sementara sampai ada penyelesaian yang sah dan transparan,” ucapnya.

Katanya, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat memiliki kewajiban hukum memastikan tidak ada perusahaan yang beroperasi, dengan mengorbankan hak masyarakat.

Sebab, pembiaran terhadap konflik yang berlarut-larut justru menunjukkan lemahnya pengawasan negara terhadap praktik-praktik investasi yang bermasalah.

Ambrosius Klagilit menegaskan bahwa apabila tuntutan masyarakat terus diabaikan, maka LBH Papua Pos Sorong akan mendorong berbagai upaya hukum dan advokasi untuk memastikan hak-hak masyarakat. (*)

Tags: Kabupaten SorongKelapa SawitLahan SengketaPanen SawitPerusahaan Perkebunan Kelapa Sawit
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

DPD RI

Anggota DPD RI berikan bantuan pendidikan kepada pelajar di Teluk Bintuni

June 8, 2026
Sorsel

Aktivisi lingkungan di Sorsel diduga diteror oknum pejabat dan polisi

June 8, 2026

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

June 6, 2026

Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

June 6, 2026

Pemuda adat serukan perlawanan terhadap investasi dan perusakan hutan

June 5, 2026

SD Sowi Indah luluskan tiga siswanya di tengah keterbatasan fasilitas

June 3, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Uncen Holds

Uncen Holds Entrepreneurship Program to Strengthen Student Capacity

June 8, 2026
Sorong Residents

Sorong Residents Protest Palm Oil Company’s Harvesting on Disputed Land

June 8, 2026
DPD RI

DPD RI Member Delivers Educational Aid to Students in Teluk Bintuni

June 8, 2026
Inovasi pangan lokal

Inovasi pangan lokal Papua bagian dari upaya menjaga identitas budaya

June 8, 2026
Inovasi pangan lokal

Perlu inovasi mengelola pangan lokal Papua menjadi produk bernilai jual

June 8, 2026
RSUD Jayapura

Penjelasan RSUD Jayapura terkait isu biaya operasi Rp45 juta bagi pasien BPJS

June 8, 2026
DPD RI

Anggota DPD RI berikan bantuan pendidikan kepada pelajar di Teluk Bintuni

June 8, 2026
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

June 6, 2026
Sorsel

Aktivisi lingkungan di Sorsel diduga diteror oknum pejabat dan polisi

June 8, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
website

YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

March 17, 2026
Uncen Holds

Uncen Holds Entrepreneurship Program to Strengthen Student Capacity

0
Sorong Residents

Sorong Residents Protest Palm Oil Company’s Harvesting on Disputed Land

0
DPD RI

DPD RI Member Delivers Educational Aid to Students in Teluk Bintuni

0
Inovasi pangan lokal

Inovasi pangan lokal Papua bagian dari upaya menjaga identitas budaya

0
Inovasi pangan lokal

Perlu inovasi mengelola pangan lokal Papua menjadi produk bernilai jual

0
RSUD Jayapura

Penjelasan RSUD Jayapura terkait isu biaya operasi Rp45 juta bagi pasien BPJS

0
DPD RI

Anggota DPD RI berikan bantuan pendidikan kepada pelajar di Teluk Bintuni

0

English Stories

Uncen Holds
Pacnews

Uncen Holds Entrepreneurship Program to Strengthen Student Capacity

June 8, 2026
Sorong Residents
Pacnews

Sorong Residents Protest Palm Oil Company’s Harvesting on Disputed Land

June 8, 2026
DPD RI
Pacnews

DPD RI Member Delivers Educational Aid to Students in Teluk Bintuni

June 8, 2026
Papua Governor
Pacnews

Papua Governor Calls for Sports Revival Ahead of 2028 National Games

June 6, 2026
Regional Office
Pacnews

The Regional Office of the Directorate General of State Assets (DJKN) Promotes Auction and Regional Asset Valuation Services in South Papua

June 6, 2026

Trending

  • Raperdasi OAP

    Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivisi lingkungan di Sorsel diduga diteror oknum pejabat dan polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara