• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Inovasi pangan lokal Papua bagian dari upaya menjaga identitas budaya

June 8, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Inovasi pangan lokal

Suasana kegiatan Super Studentpreneur yang dilakukan Universitas Cenderawasih, di Kota Jayapura, Papua, Senin (08/06/2026) - Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
24
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Owner Isasai Resto, Usilina Epa mengatakan, pengembangan pangan lokal Papua di tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, juga bagian dari upaya menjaga identitas budaya dan keberlanjutan ekologi.

Ini disampaikan Usilina Epa dalam kegiatan Super Studentpreneur yang dilakukan Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, di Kota Jayapura, Papua Senin (8/6/2026).

Ia mengatakan, makanan khas Papua memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas. Namun kini masih sering kalah bersaing dengan makanan populer seperti bakso, mie ayam, dan lalapan yang mudah ditemukan di berbagai daerah.

Kondisi ini menyebabkan kekayaan pangan lokal Papua kurang tampil sebagai identitas utama di ruang kuliner di kota. Tantangan lain adalah kecenderungan inovasi pangan yang justru mengurangi kualitas bahan asli, misalnya penggunaan gula berlebihan, pengawet, atau perasa tambahan.

“Inovasi seharusnya tidak mengurangi, apalagi merusak, kualitas terbaik dari bahan pangan lokal,” kata Usilina Epa.

Katanya, inovasi pangan lokal juga kerap terjebak pada tren pasar, sehingga produk yang dihasilkan menjadi seragam dengan produk lain dan kehilangan keunikan. Produk yang kehilangan identitas diangap akan sulit bersaing dalam jangka panjang dan berisiko tidak berkelanjutan.

“Dalam konteks ini produk berbasis kekayaan lokal menjadi kunci agar usaha kecil dapat bertahan dan berkembang,” ucapnya.

BERITATERKAIT

Perlu inovasi mengelola pangan lokal Papua menjadi produk bernilai jual

Peneliti rekomendasikan situasi di Tanah Papua sebagai konflik bersenjata non internasional

Peneliti: Konflik bersenjata di Tanah Papua non internasional

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

Misalnya, pengembangan produk berbasis pangan lokal dilakukan oleh Sinergi Papua yang mengolah bahan-bahan lokal tanpa menghilangkan karakter aslinya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Produk-produk tersebut telah dipasarkan hingga tingkat nasional bahkan internasional, menunjukkan bahwa inovasi berbasis keunikan lokal memiliki peluang besar untuk menembus pasar yang lebih luas tanpa harus kehilangan identitas.

“Selain aspek bisnis, pendekatan ini juga menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan. Pengembangan usaha berbasis pangan lokal harus tetap memperhatikan kelestarian kebun, tanah, dan hutan agar tidak terjadi eksploitasi berlebihan terhadap alam,” ucapnya.

Menurutnya, para pelaku usaha dan mahasiswa didorong untuk menggali lebih dalam potensi pangan di daerah masing-masing, serta mengembangkan produk bernilai ekonomi yang tetap menjaga keseimbangan ekologi dan budaya.

“Kewirausahaan adalah jembatan antara kelimpahan ekologis, pengetahuan, budaya, dan nilai ekonomi. Tugas kita adalah memastikan kekayaan itu menjadi kemakmuran yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Milik Masyarakat Adat Namblong (Bumma) Yohana Tarkuo mengatakan badan usaha yang dikelola pihaknya adalah model usaha yang dirancang dengan tiga pendekatan utama.

Pendekatan itu adalah penguatan ekonomi berbasis komunitas, peningkatan sumber daya manusia secara berkelanjutan, serta pelestarian dan penguatan nilai-nilai budaya lokal yang mulai terkikis.

“Pendekatan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan sistem yang sudah ada, melainkan menghubungkannya agar lebih terstruktur dan bernilai ekonomi,” kata Yohana Tarkuo.

Menurutnya, ada lima unit usaha utama yang dikembangkan, meliputi sektor pertanian seperti vanili, jagung, padi, dan kakao berbasis komunitas, kehutanan melalui rehabilitasi lahan dan perikanan, pariwisata berbasis alam, serta unit usaha pendukung lainnya.

“Salah satu contoh pengembangan pariwisata adalah wisata susur sungai menggunakan rakit bambu,” ucapnya.

Kata, untuk sektor pertanian, masyarakat telah mulai melakukan budidaya berbagai komoditas. Namun tantangan utama masih terletak pada akses pasar.

Banyak hasil produksi petani belum memiliki kepastian pembeli, sehingga lembaga usaha ini berperan sebagai penghubung antara petani dan pasar, sekaligus memperkuat kapasitas produksi dan pemasaran.

“Selain itu, kami juga melakukan pendataan lahan adat serta pemetaan potensi komoditas di wilayah masing-masing kampung,” ujarnya.

Ia mengatakan, masyarakat adat tetap menjadi pemilik utama sumber daya, sementara lembaga usaha berfungsi sebagai fasilitator dan pendamping dalam pengembangan ekonomi lokal.

“Pengembangan ini penting untuk kolaborasi lintas pihak, serta keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengelola potensi daerahnya sendiri tanpa menghilangkan nilai budaya yang telah ada,” katanya. (*)

Tags: BudayaIdentitasinovasilokalmenjagaPanganPapuaupaya
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Inovasi pangan lokal

Perlu inovasi mengelola pangan lokal Papua menjadi produk bernilai jual

June 8, 2026
BRI

BRI Jayapura salurkan KUR Rp735 miliar hingga Mei 2026

June 5, 2026

PT Pelni Jayapura antisipasi lonjakan penumpang selama libur sekolah

June 3, 2026

Mahasiswa Uncen olah pisang raja jadi ‘Royal Bananique’, belajar bisnis dari bangku kuliah

March 30, 2026

Restoran hotel di Jayapura ramai pengunjung selama Ramadan

March 20, 2026

Harga cabai di Kota Jayapura melambung jelang Idulfitri

March 19, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Uncen Holds

Uncen Holds Entrepreneurship Program to Strengthen Student Capacity

June 8, 2026
Sorong Residents

Sorong Residents Protest Palm Oil Company’s Harvesting on Disputed Land

June 8, 2026
DPD RI

DPD RI Member Delivers Educational Aid to Students in Teluk Bintuni

June 8, 2026
Inovasi pangan lokal

Inovasi pangan lokal Papua bagian dari upaya menjaga identitas budaya

June 8, 2026
Inovasi pangan lokal

Perlu inovasi mengelola pangan lokal Papua menjadi produk bernilai jual

June 8, 2026
RSUD Jayapura

Penjelasan RSUD Jayapura terkait isu biaya operasi Rp45 juta bagi pasien BPJS

June 8, 2026
DPD RI

Anggota DPD RI berikan bantuan pendidikan kepada pelajar di Teluk Bintuni

June 8, 2026
Raperdasi OAP

Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

June 6, 2026
Sorsel

Aktivisi lingkungan di Sorsel diduga diteror oknum pejabat dan polisi

June 8, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
website

YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

March 17, 2026
Uncen Holds

Uncen Holds Entrepreneurship Program to Strengthen Student Capacity

0
Sorong Residents

Sorong Residents Protest Palm Oil Company’s Harvesting on Disputed Land

0
DPD RI

DPD RI Member Delivers Educational Aid to Students in Teluk Bintuni

0
Inovasi pangan lokal

Inovasi pangan lokal Papua bagian dari upaya menjaga identitas budaya

0
Inovasi pangan lokal

Perlu inovasi mengelola pangan lokal Papua menjadi produk bernilai jual

0
RSUD Jayapura

Penjelasan RSUD Jayapura terkait isu biaya operasi Rp45 juta bagi pasien BPJS

0
DPD RI

Anggota DPD RI berikan bantuan pendidikan kepada pelajar di Teluk Bintuni

0

English Stories

Uncen Holds
Pacnews

Uncen Holds Entrepreneurship Program to Strengthen Student Capacity

June 8, 2026
Sorong Residents
Pacnews

Sorong Residents Protest Palm Oil Company’s Harvesting on Disputed Land

June 8, 2026
DPD RI
Pacnews

DPD RI Member Delivers Educational Aid to Students in Teluk Bintuni

June 8, 2026
Papua Governor
Pacnews

Papua Governor Calls for Sports Revival Ahead of 2028 National Games

June 6, 2026
Regional Office
Pacnews

The Regional Office of the Directorate General of State Assets (DJKN) Promotes Auction and Regional Asset Valuation Services in South Papua

June 6, 2026

Trending

  • Raperdasi OAP

    Penyusunan raperdasi pelaku usaha OAP di Papua Barat Daya dinilai hanya formalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivisi lingkungan di Sorsel diduga diteror oknum pejabat dan polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara