• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Sudah ditolak, perwakilan perkebunan sawit terus datangi warga kampung

January 20, 2026
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Angela Flassy
Utusan perusahaan sawit datang ke rumah, Ambrosius Klagilit - Jubi/IST

Utusan perusahaan sawit datang ke rumah, Ambrosius Klagilit - Jubi/IST

0
SHARES
70.1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Rumah advokad muda, Ambrosius Klagilit didatangi seseorang yang mengaku utusan dari perusahaan kelapa sawit PT Inti Kebun Sejahtera di Kampung Wonosobo, Distrik Moi Sigin, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (19/1/2026), sekitar pukul 17.47 WP.

Ambro menegaskan, kedatangan orang tersebut dengan tujuan yang jelas, meminta persetujuan penggunaan tanah adat untuk dijadikan kebun kelapa sawit.

“Mereka meminta agar kami menyerahkan wilayah adat marga Klagilit Maburu seluas kurang lebih 700 hektare untuk dijadikan kebun sawit,” ujarnya saat diwawancarai Jubi, Selasa (20/1/2026).

Ia lalu meminta utusan itu untuk meninggalkan rumahnya, karena kedatangan utusan Perusahaan sawit yang selama ini ditentang warga kampung ke rumahnya dapat menimbulkan kecurigaan dan prasangka dari warga kampung lainnya.

“Ko mau bikin apa? Ko pulang-pulang. Datang dan bikin hancur kami punya keluarga di sini,” kata Ambro mengusir orang itu,” katanya dalam video yang beredar luas di media sosial.

Belakangan, Ambrosius mengetahui bahwa orang yang datang tersebut bernama Algius. Menurutnya, ini bukan kali pertama Algius muncul di wilayah adat Moi Segen.

“Sebelumnya, sekitar Desember 2025, saya sudah pernah bertemu dia di pinggir jalan Kampung Klasari, Distrik Moi Sigin Waktu itu saya sudah memberi peringatan keras,” kata Ambrosius.

BERITATERKAIT

Terjadi 23 kebakaran di sekitar area perkebunan sawit di Nabire

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

Anggota MRP minta Gubernur Papua Barat Daya temui mama pedagang Papua

Tak direspons gubernur, mama pedagang Papua Barat Daya blokade jalan

Sebagai perwakilan marga, ia menegaskan telah menyampaikan larangan tegas saat bertemu dengan orang Perusahaan.

“Saya bilang ke dia, jangan lagi datang dan jangan menghasut orang orang tua kami karena tindakan itu akan menghancurkan kerukunan marga yang selama ini berjalan baik,” ujarnya.

Namun, menurut Ambrosius, peringatan itu tidak diindahkan, dan mereka terus datang dengan berbagai cara.

“Walau kami sudah menyatakan penolakan berulang kali, tapi mereka tetap datang dengan berbagai tipu daya dan mereka pakai janji-janji manis,” katanya.

Ambrosius menyebut praktik tersebut sebagai bentuk manipulasi terhadap masyarakat adat dan kami sebut ini penghasutan dan ini bukan dialog yang jujur, tapi upaya memecah belah keluarga dan marga demi kepentingan kebun sawit, tegasnya

PT Inti Kebun Sejahtera merupakan anak perusahaan dari Ciliandry Anky Abadi (CAA), salah satu grup raksasa sawit nasional yang dimiliki keluarga Fangiono. PT Inti Kebun Sejahtera beroperasi di wilayah Moi Segen sekitar 2007–2008 hingga saat ini, dan menimbulkan banyak konflik yang tidak terselesaikan.

Menurut Ambrosius, kehadiran perusahaan sawit justru memicu konflik horizontal di tengah masyarakat adat moi di kabupaten Sorong. Kelapa sawit ini bukan membawa kesejahteraan, tapi membawa perpecahan di antara keluarga,

“Mereka datang coba coba adu domba kami,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa wilayah adat marga Klagilit, marga Maburu bukan tanah kosong tetapi  tanah adat, tanah warisan leluhur, dan dalam wilayah itu terdapat hutan, sumber hidup, ada sejarah dan martabat orang Moi.

Ambrosius juga meminta Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya turun tangan, dan  tidak boleh cuci tangan karena konflik ini terjadi di wilayah provinsi Papua Barat Daya.

“Gubernur harus pastikan Perda adat Moi dijalanka, sebab provinsi memiliki kewenangan pengawasan terhadap kabupaten kalau kabupaten lalai, provinsi harus menegur dan mengambil langkah korektif,” ujarnya.(*)

 

Continue Reading
Tags: LBH Papua Pos SorongMarga KlagilitPapua Barat DayaPerkebunan Sawit
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kebakaran

Terjadi 23 kebakaran di sekitar area perkebunan sawit di Nabire

September 14, 2026
Gubernur Papua Barat Daya

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

July 3, 2026
mama pedagang asli Papua

Anggota MRP minta Gubernur Papua Barat Daya temui mama pedagang Papua

July 3, 2026

Tak direspons gubernur, mama pedagang Papua Barat Daya blokade jalan

July 3, 2026

Pedagang mama Papua menginap di kantor Gubernur Papua Barat Daya

July 2, 2026

Masyarakat adat di Papua Barat Daya mesti segera mendapat kepastian hukum

June 13, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara