• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Tak direspons gubernur, mama pedagang Papua Barat Daya blokade jalan

July 3, 2026
in Domberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Gamaliel M. Kaliele - Editor: Arjuna Pademme
mama pedagang Papua

Para mama-mama pedagang asli Papua di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya saat menduduku jalan utama, Kamis (2/7/2026) malam - Jubi/Gamaliel M Kaliele

0
SHARES
197
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Seratusan mama-mama pedagang asli Papua di Provinsi Papua Barat Daya memblokade jalan utama Basuki Rahmat, di perempatan lampu merah Remu, Kota Sorong dengan menggelar tikar di badan jalan, Kamis (2/7/2026) malam.

Para mama-mama pedagang asli Papua itu merupakan perwakilan lima kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua Barat Daya.

Sebagian besar dari mereka memilih tidur di pelataran badan jalan utama, sementara sebagian lainnya tetap duduk berjaga hingga pagi hari.

Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan mereka sebab, tak ada respons dari Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu meski ratusan mama-mama pedagang asli Papua itu telah menunggu di kantor gubernur sejak Rabu (1/7/2026).

Sebelumnya, massa aksi menginap di pelataran Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Rabu malam hingga Kamis, untuk menanti kejelasan nasib mereka.

Ratusan mama-mama pedagang asli Papua itu mendatangi Kantor Gubernur Papua Barat Daya, menuntut realisasi satu tahun janji Gubernur Elisa Kambu yang dinilai belum mengeluarkan kebijakan strategis mendukung modal usaha serta menyediakan tempat berjualan yang layak bagi mama-mama pedagang asli Papua.

Sebelum memindahkan aksi ke jalan utama, para pedagang sempat meluapkan kekecewaan mereka dengan membakar sejumlah ban bekas di depan kantor gubernur.

Ketua Pasar Pedagang Mama-mama Papua Kota Sorong (P2MP-KS), Levina Duwit mengungkapkan rasa kecewanya terhadap sikap kepala daerah yang enggan menemui mereka.

“Semalam kami telah tidur menginap di pelataran kantor gubernur untuk meminta kepada bapak gubernur Elisa Kambu hadir saja, terima kami mama-mama punya aspirasi saja, apa yang susah,” kata Levina Duwit di lokasi aksi, Kamis (2/7/2026) malam.

BERITATERKAIT

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

Anggota MRP minta Gubernur Papua Barat Daya temui mama pedagang Papua

Pedagang mama Papua menginap di kantor Gubernur Papua Barat Daya

Masyarakat adat di Papua Barat Daya mesti segera mendapat kepastian hukum

Katanya, ini merupakan kesekian kalinya mama-mama pedagang Papua datang bertemu untuk Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“[Kami mau] menanyakan di mana dana Otsus, di mana bagiannya kami mama-mama pedagang Papua? Karena sampai sekarang kami belum nikmati dana Otsus itu secara baik,” ujarnya.

Menurut Duwit, selama ini para pedagang asli Papua harus berjualan di atas tanah yang becek tanpa fasilitas memadai. Ia pun menyesalkan dukungan politik yang mereka berikan saat pemilihan kepala daerah, dibalas dengan pengabaian.

Katanya, pemerintah provinsi pernah menyalurkan dana hibah modal usaha Rp10,125 miliar untuk 2.448 penerima, P2MPKS pada Desember 2025 dan Januari 2026.

Namun program itu dinilai tidak tepat sasaran, karena hanya melibatkan 494 anggota mereka. Begitu pula dengan pembangunan pasar yang dilakukan tanpa koordinasi dengan pihaknya.

Pendamping Pedagang Mama-mama Pasar Papua yang merupakan advokat HAM Papua, Yohanis Mambrasar menjelaskan, pihaknya sudah berulang kali mencoba membangun komunikasi yang baik dengan dinas terkait, namun selalu menemui jalan buntu.

“Dinas sama sekali tidak merespon, bahkan pemerintah cenderung tetap menerapkan mekanisme syarat akses program yang ribet, hingga membatasi banyak mama-mama pedagang Papua untuk mengakses program tersebut,” kata Yohanis Mambrasar.

Mambrasar menegaskan, kedatangan massa aksi kali ini untuk membawa konsep kerja kebijakan pembinaan yang baru dan konkret.

Konsep tersebut meliputi desakan pembuatan MoU antara Gubernur dan Ketua DPR Papua Barat Daya terkait anggaran tetap Rp3 miliar hingga Rp6 miliar per tahun untuk modal usaha.

Pengalihan pengelolaan program ke lembaga independen dan bukan lagi di bawah Dinas Koperasi UKM atau Koperindag, penyediaan kuota lapak pasti di pasar sementara maupun pasar Remu yang baru, serta transparansi Dokumen Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dana hibah tahun anggaran 2025.

“Hari ini kami kembali lagi menghadap gubernur untuk mendorong gubernur komitmen pada janjinya, menjawab aspirasi mama-mama pedagang Papua. Kami datang dengan membawa konsep kerja kebijakan pembinaan pedagang Papua yang berbeda,” ucapnya. (*)

Tags: blokade jalanmama-mama pedagang asli PapuaPapua Barat Daya
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Gubernur Papua Barat Daya

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

July 3, 2026
mama pedagang asli Papua

Anggota MRP minta Gubernur Papua Barat Daya temui mama pedagang Papua

July 3, 2026

Pedagang mama Papua menginap di kantor Gubernur Papua Barat Daya

July 2, 2026

Masyarakat adat di Papua Barat Daya mesti segera mendapat kepastian hukum

June 13, 2026

Aktivis dan masyarakat adat tandatangani petisi penolakan pembangunan bendungan Warsamson

June 6, 2026

Pemuda adat serukan perlawanan terhadap investasi dan perusakan hutan

June 5, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Airline says AMA aircraft was not used to transport Indonesian security forces
4 July 2026
Airline says AMA aircraft was not used to transport Indonesian security forces

Jayapura, Jubi – Associated Mission Aviation (AMA) has denied allegations that its aircraft were used to transport Indonesian military or [...]

The autopsy results state that the AMA pilot died from gunshot wounds
4 July 2026
The autopsy results state that the AMA pilot died from gunshot wounds

Jayapura, Jubi – Autopsy results at Bhayangkara Hospital in Kotaraja, Jayapura City, Papua Province, state that the pilot of an [...]

Four civilians reported killed in shootings in Intan Jaya over the past week
3 July 2026
Four civilians reported killed in shootings in Intan Jaya over the past week

Jayapura, Jubi – Four civilians in Intan Jaya Regency, Central Papua Province, have reportedly been killed in separate shooting incidents [...]

Pregnant Women Reportedly Killed in Shooting in Intan Jaya
3 July 2026
Pregnant Women Reportedly Killed in Shooting in Intan Jaya

Jayapura, Jubi – A woman who was seven months pregnant was reportedly shot dead in Sugapa, the capital of Intan [...]

Indigenous Papuan Women Traders Block The Main Road After Governor Fails to Meet Protesters
3 July 2026
Indigenous Papuan Women Traders Block The Main Road After Governor Fails to Meet Protesters

Sorong, Jubi – Hundreds of Indigenous Papuan women traders blocked a major intersection in Sorong on Thursday night after Southwest [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Intan Jaya

14 warga dilaporkan menjadi korban konflik bersenjata di Intan Jaya

July 4, 2026
Warga Intan Jaya ditembak

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya: Gubernur di Tanah Papua jangan diam

July 4, 2026
Vivian Gobai Perbasi Papua Tengah

Vivian Gobai pimpin Perbasi Provinsi Papua Tengah setelah terpilih aklamasi

July 4, 2026
Mentan

Kementan kucurkan bantuan pertanian Rp1,3 Triliun untuk Kabupaten Merauke

July 4, 2026
Maskapai AMA

Amnesty Internasional Indonesia: Penembakan terhadap pilot AS harus diselidiki

July 4, 2026
Tanah Papua

Burung Kasuari dan hilangnya hutan tropis di Tanah Papua

July 4, 2026
tim investigasi independen

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

July 4, 2026
Maskapai AMA

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

July 3, 2026
Fiji

Petani tebu Fiji kecewa alokasi anggaran nasional tak sesuai realistas hidup

July 3, 2026
Gubernur Papua Barat Daya

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

July 3, 2026
Jenazah pilot

Uskup Jayapura: Penembakan terhadap pilot lukai pelayanan misi gereja

July 3, 2026
Teluk Humboldt

Warga Teluk Humboldt dan Youtefa mengungsi ke Kampung Ormu saat perang dunia ke-II

July 3, 2026
Warga Intan Jaya ditembak

Empat warga di Intan Jaya dilaporkan tewas ditembak selama sepekan

July 3, 2026
Konflik

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

July 4, 2026
Intan Jaya

14 warga dilaporkan menjadi korban konflik bersenjata di Intan Jaya

0
Warga Intan Jaya ditembak

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya: Gubernur di Tanah Papua jangan diam

0
Vivian Gobai Perbasi Papua Tengah

Vivian Gobai pimpin Perbasi Provinsi Papua Tengah setelah terpilih aklamasi

0
Mentan

Kementan kucurkan bantuan pertanian Rp1,3 Triliun untuk Kabupaten Merauke

0
Maskapai AMA

Amnesty Internasional Indonesia: Penembakan terhadap pilot AS harus diselidiki

0
Tanah Papua

Burung Kasuari dan hilangnya hutan tropis di Tanah Papua

0
tim investigasi independen

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara