• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya: Gubernur di Tanah Papua jangan diam

July 4, 2026
in Rilis Pers
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Warga Intan Jaya ditembak

Warga Intan Jaya saat mengarak jenazah korban penembakan Melkiana Duwitau dan janinnya ke rumah duka - Dok. Untuk Jubi

0
SHARES
17
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Executive Committee (Exco) Partai Buruh Provinsi Papua Tengah menyampaikan keprihatinan mendalam atas terus terjadinya konflik bersenjata di Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan warga sipil serta memicu krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Hanok Herison Pigai menilai para pemimpin daerah di Tanah Papua, khususnya enam gubernur, perlu mengambil langkah politik dan moral yang lebih aktif, dengan menyampaikan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengenai kondisi kemanusiaan yang terjadi di Tanah Papua.

“Ini menyangkut nyawa manusia. Intan Jaya kembali berduka, setelah sebelumnya Kabupaten Puncak juga mengalami duka yang mendalam. Kami berharap para gubernur tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik dan anggaran, juga menyampaikan secara jujur kondisi kemanusiaan yang dialami masyarakat Papua,” ujar Hanok Herison Pigai dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/7/2026) malam.

Menurut Hanok Pigai, konflik yang terus berlangsung telah membawa penderitaan berkepanjangan bagi masyarakat sipil.

Ia menggambarkan banyak keluarga kehilangan anggota keluarganya, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi akibat situasi keamanan yang belum kondusif.

Exco Partai Buruh Papua Tengah mencermati berbagai laporan yang beredar mengenai meningkatnya eskalasi konflik di Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Berdasarkan pemberitaan media dan informasi dari berbagai pihak, operasi keamanan di sejumlah kampung disebut berdampak terhadap kehidupan masyarakat sipil, termasuk adanya pengungsian warga.

BERITATERKAIT

14 warga dilaporkan menjadi korban konflik bersenjata di Intan Jaya

Burung Kasuari dan hilangnya hutan tropis di Tanah Papua

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

Partai Buruh Papua Tengah juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah warga sipil yang diberitakan dalam beberapa hari terakhir. Di antaranya, seorang gembala jemaat, seorang pemuda, dan seorang ibu yang sedang mengandung.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Exco Partai Buruh Papua Tengah menilai setiap korban jiwa merupakan tragedi kemanusiaan yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Hanok Pigai menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari jaminan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Pembangunan tentu penting, tetapi keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama. Apa arti pembangunan apabila masyarakat terus hidup dalam ketakutan dan kehilangan anggota keluarganya akibat konflik yang tidak kunjung berakhir,” katanya.

Ia juga berharap, para gubernur di Tanah Papua dapat menggunakan kewenangan dan ruang komunikasi yang dimiliki untuk menyampaikan kondisi riil masyarakat kepada pemerintah pusat, sehingga kebijakan yang diambil tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, juga penyelesaian konflik secara damai dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Exco Partai Buruh Papua Tengah meminta Pemerintah Republik Indonesia memberikan perhatian serius terhadap situasi kemanusiaan di Tanah Papua melalui langkah-langkah yang mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil, dialog, dan penegakan hukum berkeadilan.

Selain itu, Exco Partai Buruh Papua Tengah mendesak Presiden Prabowo Subianto agar mempertimbangkan pembentukan Tim Pencari Fakta independen yang melibatkan Komnas HAM guna mengusut berbagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dalam konflik di Intan Jaya dan Puncak secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Sudah terlalu banyak nyawa yang hilang. Kami berharap pemerintah pusat dan seluruh pemimpin daerah menjadikan keselamatan manusia sebagai prioritas utama. Konflik harus diselesaikan melalui langkah-langkah yang menghadirkan keadilan, perlindungan terhadap warga sipil, dan perdamaian yang berkelanjutan,” ucap Hanok Herison Pigai. (*)

Continue Reading
Tags: DiamGubernurIntan JayajanganKemanusiaanTanah Papuatragedi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Intan Jaya

14 warga dilaporkan menjadi korban konflik bersenjata di Intan Jaya

July 4, 2026
Tanah Papua

Burung Kasuari dan hilangnya hutan tropis di Tanah Papua

July 4, 2026
Konflik

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

July 4, 2026

Gubernur Papua Barat Daya akhirnya temui mama pedagang asli Papua

July 3, 2026

Empat warga di Intan Jaya dilaporkan tewas ditembak selama sepekan

July 3, 2026

Seorang ibu hamil di Intan Jaya dilaporkan tewas ditembak

July 3, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara