• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

Group seni musik dan budaya Mambesak tak pernah membubarkan diri

Setiap minggu di Istana Mambesak Museum Uncen selalu ada kegiatan yang menghibur dalam bentuk kesenian mulai dari tarian, menyanyi dan juga cerita mob

May 17, 2024
in Seni & Budaya
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Mambesak

Th Wolas Krenak, Koordinator Bidang Tari Group Mambesak, mantan wartawan Suara Pembaruan Jakarta liputan Istana Presiden era Megawati.- Jubi/dam

0
SHARES
802
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Group musik seni dan budaya Mambesak yang berdiri sejak 5 Agustus 1978 sampai sekarang tak pernah membubarkan diri. Memang sudah tidak ada aktivitas budaya lagi seperti dulu di Istana Mambesak di Museum Universitas Cenderawasih, tetapi tidak ada keputusan atau surat resmi untuk membubarkan Grup Mambesak.

“Tidak ada orang yang menulis surat bahwa kami (Mambesak) dibubarkan dan kami diam saja sampai sekarang. Apalagi Group Mambesak ini pernah meraih juara nasional dalam Pekan Tari Rakyat Nasional di Jakarta saat menampilkan tarian Patung Mbis dari Asmat,” kata Th Wolas Krenak pengurus Bidang Seni dan Tari Group Mambesak kepada Jubi dikediamannya di Waena di Kota Jayapura belum lama ini.

 Dia mengatakan Group Mambesak dibentuk dalam suatu rapat dan pertemuan yang dihadiri sebanyak 40 anggota group dari mahasiswa Uncen waktu itu dan para seniman di Kota Jayapura.

 “Waktu itu secara aklamasi kami telah bersepakat memakai nama Mambesak  dan langsung memilih kaka besar Arnold C Ap sebagai Ketua Mambesak pada 5 Agustus 1978 di Istana Mambesak Abepura,” kata Wolas Krenak.

Patung Mbis
UPT Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih, Jalan Raya Sentani – Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua. – Jubi/museum.co.id

Dia mengatakan dalam rapat pembentukan Group Mambesak itu kaka Arnold C Ap mengaku tak bisa sendiri menjadi ketua dan harus dibantu dengan wakil ketua Mambesak yaitu Marthini Sawaki, dan sekretaris Mambesak Yowel Kafiar, bendahara Gusti Tethool dan Auleman Rumbewas. “Sedangkan koordinator bidang musik Sam Kapisa, untuk bidang tari semua aklamasi memilih saya (Wolas Krenak),” kata mantan jurnalis senior Suara Pembaruan di Pos Istana Kepresidenan era Presiden Megawati Soekarnoputri.

Lebih lanjut kata Krenak untuk bidang teater dan pertunjukan adalah Demianus Kurni, selanjutnya untuk bidang humas dan komunikasi adalah Berth Tanuwani. “Untuk bidang dokumentasi dan rekaman adalah saudara Constan Ruhukail, jadi semua rekaman lagu-lagu Mambesak dilakukan oleh Constan Ruhukail, apalagi Ruhukail dan Arnold C Ap semua kalau mau cerita mop. Kitorang semua ‘tertawa sampai mati‘ (terbahak-bahak) karena terlalu lucu sekali,”kata Wolas Krenak mengenang masa masa itu. Selanjutnya kata Krenak untuk mendistribusikan kaset-kaset lagu produksi Group Mambesak akan dilakukan di bawah Koordinator Marthen Rumabar.

Sejak terbentuk Group Mambesak pada 5 Agustus 1978, setiap minggu di Istana Mambesak selalu ada kegiatan yang menghibur dalam bentuk kesenian mulai dari tarian, menyanyi dan juga cerita mob. “Setelah terbentuk Group Mambesak kami menulis surat kepada Radio Republik Indonesia (RRI) Nusantara V waktu itu untuk mengisi acara di sana mulai dari, Pelangi Budaya dan Pancaran Sastra. Sebelumnya sudah ada siaran Gema Universitaria yang diisi pula dari mahasiswa Universitas Cenderawasih saat itu,”katanya seraya menambahkan setiap Minggu siang jam 12.00 WIT mulailah siaran Pelangi Budaya dari Grup Mambesak.

BERITATERKAIT

Seniman biola Papua di ruang publik

Seniman Papua Barat Daya desak Gubernur bentuk Dinas Kebudayaan

Dave Baransano tampil pada Festival SUBCAMP 2025 di Thailand

Mengenang 40 tahun kematian Arnold Clemens Ap yang dibunuh Kopassandha pada 1984

“Minggu siang itu setelah pulang gereja semua warga di seluruh Irian Jaya waktu itu duduk di rumah dan mendengar siaran Pelangi Budaya, kala itu,”tambahnya. Dia menuturkan dalam siaran Pelangi Budaya itu ada kaka Arnold C Ap, Marthen Sawaki dan juga Constan Ruhukail dalam acara siaran Minggu siang itu. “Saya juga kadang ikut menyiar dan membicarakan seputar tarian dan seni dalam siaran Pelangi Budaya,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi
aktivis kemanusiaan
Arnold Ap adalah budayawan, antropolog, dan ketua grup Mambesak serta kurator Museum Universitas Cenderawasih. Pada November 1983, ia ditangkap Kopassus dan pada 26 April 1984 tewas dengan luka tembak di punggungnya. – Jubi/Lao Lao Papua

Jadi menurut Wolas Krenak tampilnya Group Mambesak hampir mencakup semua bidang seni  ada tarian, musik, mob dan juga teater dan seni pertunjukan. “ Mambesak sudah mencakup semua seni budaya termasuk pula mode dan seni ukiran,”kata Krenak mantan wartawan Tifa Papua di era 1970 an di Jayapura. Dia mengenang saat itu hampir semua warga Papua mendengar siaran Pelangi Budaya sampai di daerah Kaoh di Selatan Papua. “Guru guru dan para Camat rutin mendengar dan mengikuti siaran Pelangi Budaya,” katanya.

Dikatakan bukan hanya itu saja yang didengar termasuk pula siaran Universitaria pada Minggu  malam. “Selesai siaran Minggu siang, sorenya warga dari kampung-kampung kumpul di Istana Mambesak mendengar lagu, mob dan menyaksikan tari-tarian yang dibawakan warga di seputar Kota Jayapura serta pemutaran film tentang suku-suku di tanah Papua,”kata Krenak seraya menambahkan film-film kebanyakan tentang budaya karena Kaka Arnold Ap punya hubungan baik dengan Kedutaan Asing di Jakarta yang memberikan film-film budaya tentang Papua termasuk suku Asmat.

Tarian Mbis di Istora Senayan Jakarta

“Kehadiran Mambesak kala itu mulai membuka wawasan akan mencintai budaya asli di tanah Papua, mulai dari menuturkan bahasa lokal yang benar, sejarah asal usul suku, seni dan tari termasuk cerita-cerita mob di kalangan warga Papua,” kata Wolas Krenak.

Selain tampil dalam siaran budaya di RRI Jayapura, Group Mambesak juga mengikuti lomba tarian nasional  pada  1979 di Istana Olahraga (Istora) Senayan Jakarta.” Waktu itu kami membawakan Tarian Mbis dari Asmat, kita berlatih gerakan tari Asmat di bawah bimbingan Pak Juven Biakay mantan Bupati Asmat yang waktu itu masih kuliah di STFT  Fajar Timur Abepura,”katanya seraya menambahkn yang ikut dalam pentas Tari Rakyat Nasional di Jakarta adalah Bernard pelajar SPG Taruna Bhakti yang menggantikan Juven Biakay.

Menurut Wolas Krenak, gerakan dalam tarian Asmat membutuhkan stamina dan gerakan tubuh yang lentir terutama gerakan di kedua kaki. “ Tarian Mbis diperagakan harus para penari memikul dan membawa patung Mbis tetapi saat keberangkatan ke Jakarta agak sulit karena besar dan tidak bisa masuk dalam kargo pesawat. Terpaksa kita pinjam Patung Mbis di Paviliun Irian di Taman Mini Indonesia Cibubur Jakarta,” kata Wolas Krenak.

f316323d 8f52 49bd 9f89 09960f2692b3
Warga memasang patung Mbis setelah upacara Patung Mbis. – Jubi/ist

Saat pentas di Istora di Jakarta, lanjut Wolas Krenak semua penari tampil dengan gerakan dan hentakan kaki yang khas dari Suku Asmat dengan tabuhan tifa yang bertalu-talu mengiringi nyanyian asli Suku Asmat.

Tarian dalam upacara Patung Mbis suku Asmat yang dipentaskan di Jakarta waktu itu dalam tradisi suku Asmat dilakukan untuk menghormati para roh dan leluhur dan meminta perlindungan dari mereka. “Upacara ini diiringi dengan tarian dan nyanyian tradisional, serta penyajian makanan dan minuman ,” kata Wolas seraya menuturkan dalam tarian Mbis itu dia memakai topeng dan bergerak dalam gerakan tarian khas Asmat dalam pentas tersebut.

Topeng sendiri dalam budaya Suku Asmat sebagai salah satu elemen penting dan biasanya digunakan dalam berbagai upacara adat termasuk dalam upacara tarian Patung Mbis. “Topeng-topeng tersebut diukir dengan indah dan dihiasi dengan warna-warna yang cerah,” kata Krenak.

Sedangkan patung Mbis sendiri adalah salah satu seni ukir patung yang sakral dan terkenal dari suku Asmat, patung Leluhur atau patung Mbis merupakan patung tonggak leluhur yang dibuat dengan ritual.(*)

Tags: Grup Musik MambesakMusik PapuaSeniman Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Arnold

Arnold Clemens Ap, dari PMS Biak sampai Mambesak 1978

April 27, 2026
Kampung Yobeh

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026

Time for Papua : Jejak Orang Asli Papua di komunitas global sejak puluhan ribu tahun lalu ada di Leiden, Belanda

February 26, 2026

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

February 9, 2026

Anak-anak Kampung Yokiwa belajar seni dengan pendekatan alam

December 21, 2025

Kolaborasi para seniman lahirkan karya makna air dalam kehidupan

December 21, 2025

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Nelayan Jayapura

Nelayan Jayapura terdampak rencana migas Northern Papua

May 8, 2026
Tewas ditembak

Lima warga Tembagapura dilaporkan tewas ditembak

May 8, 2026
Freeport

Freeport setor tambahan keuntungan Rp2,88 triliun ke Pemprov Papua Tengah

May 8, 2026
UGM

UGM sebut Papua sebagai daerah favorit mahasiswa untuk KKN

May 8, 2026
Pemprov Papua

Pemprov Papua gandeng UGM bangun SDM unggul

May 8, 2026
TPAKD

TPAKD berperan strategis percepat inklusi keuangan di Papua Tengah

May 8, 2026
RSUD Oksibil

RSUD Oksibil kini miliki ruang radiologi

May 8, 2026
Nobar Persipura

Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

May 8, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
IMG 20260506 WA0106

Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

May 7, 2026
Persipura

Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

May 7, 2026
Manokwari

Demonstran tolak PSN dan militerisme di Manokwari ditembaki gas air mata

May 8, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Pengungsi

Pengungsi internal di Puncak dan Puncak Jaya mesti dilindungi

May 7, 2026
Nelayan Jayapura

Nelayan Jayapura terdampak rencana migas Northern Papua

0
Tewas ditembak

Lima warga Tembagapura dilaporkan tewas ditembak

0
UGM

UGM sebut Papua sebagai daerah favorit mahasiswa untuk KKN

0
Pemprov Papua

Pemprov Papua gandeng UGM bangun SDM unggul

0
TPAKD

TPAKD berperan strategis percepat inklusi keuangan di Papua Tengah

0
Freeport

Freeport setor tambahan keuntungan Rp2,88 triliun ke Pemprov Papua Tengah

0
RSUD Oksibil

RSUD Oksibil kini miliki ruang radiologi

0

English Stories

A number of students from SMA Negeri 1 Kobakma in Mamberamo Tengah who were struck by gunfire while receiving medical treatment at a local hospital – IST
Pacnews

Seven High School students seportedly shot in Mamberamo Tengah

May 8, 2026
A group photo following the declaration of eight indigenous youth communities in Sorong Selatan on Tuesday (May 6, 2026). – Jubi/Gamaliel Kaliele
Pacnews

Eight Indigenous Youth Communities established in South Sorong

May 8, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) delivers a keynote address at a focus group discussion themed “Upstream-Downstream Integration Strategy for Gold Reserve Management Towards Sovereign Monetary Resilience” at a hotel in Jakarta, Tuesday (May 5, 2026) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Indigenous Communities in Central Papua set to manage Natural Resources under People’s Mining Permit (IPR) scheme

May 7, 2026
Central Papua Governor Meki Nawipa (center) — Public Relations Office of the Central Papua Provincial Government
Pacnews

Central Papua Governor launches Enforcement Drive against Illegal Mining

May 7, 2026
Banfot
Pacnews

Banfot Villagers remain Internally Displaced

May 6, 2026

Trending

  • Nobar Persipura

    Gubernur Papua Tengah siapkan tiga lokasi nobar Persipura di Nabire

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejumlah warga Puncak dilaporkan terluka karena ledakan bom di jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persipura dapat suntikan semangat dari Gubernur jelang perburuan tiket promosi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demonstran tolak PSN dan militerisme di Manokwari ditembaki gas air mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara