• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Penasehat hukum terdakwa Paniai Berdarah pernyatakan 8 dugaan tindak pidana yang tidak ditindaklanjuti

October 10, 2022
in Polhukam, Tanah Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Pengadilan HAM Paniai Berdarah

Mantan Kasatserse Polres Paniai, AKP Mansur dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara pelanggaran HAM berat Paniai Berdarah di Pengadilan HAM Makassar, Senin (3/10/2022). - Jubi/Eko Rusdianto

0
SHARES
27
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Makassar, Jubi – Dalam sidang kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia berat Paniai Berdarah di Pengadilan Hak Asasi Manusia Makassar pada Senin (3/10/2022), penasehat hukum terdakwa, Syarir Cakkari mempertanyakan banyaknya dugaan tindak pidana dalam rangkaian peristiwa Paniai Berdarah yang tidak ditindaklanjuti polisi. Ia menilai kliennya,  Mayor (Purn) Isak Sattu seperti terdiskriminasi karena menjadi terdakwa tunggal dalam kasus itu.

Hal itu dinyatakan Syarir saat menanyai mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Paniai, AKP Mansur yang menjadi saksi kasus itu. Syarir antara lain menanyakan kenapa tidak ada proses hukum terhadap para prajurit TNI yang melakukan penganiayaan terhadap Benyamin Kudiai, Yosafat Yeimo, Noak Gobai dan Oktofince Yeimo pada 7 Desember 2014 petang.

Syarir juga mempertanyakan mengapa para pelaku perusakan mobil polisi dan TNI tidak diproses hukum. “Dari mulai kasus panganiayaan yang dialami warga di Pondok Natal malam tanggal 7, perusakan mobil keesokan paginya, harusnya bisa dilakukan,” kata Syarir saat menanyai AKP Mansur.

“BAP ini menjelaskan ada sembilan Laporan Polisi yang dipaparkan. Tapi hanya satu yang ditindaklanjuti, yakni kejadian di lapangan Karel Gobay, yang menewaskan empat orang. Itu tentu kita bertanya, mengenai kedudukan setiap orang di mata hukum,” ujar Syarir selaku penasehat hukum terdakwa Mayor (Purn) Isak Sattu.

Dalam perkara Paniai Berdarah itu, Isak Sattu menjadi terdakwa tunggal yang diperiksa dan akan diadili majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Sutisna Sawati bersama Hakim Anggota Abdul Rahman, Siti Noor Laila, Robert Pasaribu, dan Sofi Rahman Dewi. Isak Sattu didakwa dengan dua delik kejahatan terhadap kemanusiaan yang diancam hukuman terberat pidana mati, dan hukuman teringan pidana 10 tahun penjara.

Sidang pada Senin menghadirkan tiga orang saksi dari pihak kepolisian, termasuk mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Paniai, AKP Mansur. Dalam kesaksiannya, Mansur mengakui sejumlah dugaan tindak pidana dalam rangkaian peristiwa 8 Desember 2014 tak ditindaklanjuti. “Hanya sampai disitu,” katanya.

Mansur menyatakan dirinya tidak berada di lokasi dari berbagai tempat peristiwa tanggal 8 Desember 2014, baik di Pondok Natal maupun di Lapangan Karel Gobay. Sebab disaat bersamaan, dia dengan timnya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kantor KPU Paniai yang kebakaran malam sebelumnya. Akan tetapi, rentetan peristiwa itu dimasukkan Mansur dalam berkas BAP sebagai sebuah kesatuan dalam peristiwa Paniai Berdarah.

BERITATERKAIT

Mahasiswa desak Komnas HAM RI tetapkan Kembru berdarah sebagai pelangaran HAM Berat

Melawan lupa tragedi Paniai berdarah, BP FKM-KP nyatakan sikap

Prabowo – Gibran diminta selesaikan kasus pelanggaran HAM berat di Tanah Papua

TNI: Aksi OPM kepada Danramil Aradide adalah pelanggaran HAM berat

Pada 10 Desember 2014, terbit Surat Perintah dari Polda Papua yang memerintahkan Mansur bergabung bersama tim laboratorium forensik Polri, Polda Papua, Polres Paniai, Polres Timika dan Polres Nabire. Menurut Mansur, tim itu kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara.

Tim juga telah melakukan visum terhadap empat siswa yang meninggal dalam peristiwa Paniai Berdarah, akan tetapi Mansur tidak mengetahui hasil visum itu. “Kami tahu ada visum pada korban, tapi kami tidak tahu hasilnya seperti apa,” kata Mansur.

Mansur menyatakan polisi kesulitan menindaklanjuti berbagai dugaan tindak pidana dalam delapan Laporan Polisi lainnya, karena masyarakat bersikap tertutup pasca penembakan yang menewaskan empat siswa dalam tragedi Paniai Berdarah. Selain itu, polisi kesulitan mengidentifikasi pelaku dalam delapan Laporan Polisi yang lain. “Pertimbangannya, pelaku adalah massa,” kata Mansur.

Syarir yang tidak puas dengan jawaban itu mencecar Mansur. “Ada satu orang pemuda, yang datang memukul dengan kapak. Ini satu orang, itu bukan massa, dan bisa diidentifikasi. Apakah penanganan seperti itu tidak dipikirkan akan memicu soal yang lain,” kata Syarir.

“Saya tidak bisa jawab soal itu,” jawab Mansur.

Bagi Syarir, berkas perkara persidangan itu menjadi tidak terang, sebab nama orang-orang yang terlibat dalam peristiwa Paniai tidak teridentifikasi dengan baik. Syarir yang tidak puas dengan penjelasan Mansur itu merasa kliennya, Isak Sattu, seperti didiskriminasi.

“Kenapa tidak terjadi penanganan yang sama dalam proses hukum dengan apa yang terjadi dalam laporan kepolisian itu? Ini seperti ada diskriminasi dalam penanganan dalam hukum,” kata Syarir. (*)

Tags: Kasus Paniai BerdarahPaniai BerdarahPelanggaran HAM BeratPengadilan HAM MakassarPengadilan HAM Paniai Berdarah
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kembru Berdarah

Mahasiswa desak Komnas HAM RI tetapkan Kembru berdarah sebagai pelangaran HAM Berat

June 23, 2026
Paniai Berdarah

Melawan lupa tragedi Paniai berdarah, BP FKM-KP nyatakan sikap

December 9, 2025

Prabowo – Gibran diminta selesaikan kasus pelanggaran HAM berat di Tanah Papua

December 12, 2024

TNI: Aksi OPM kepada Danramil Aradide adalah pelanggaran HAM berat

April 13, 2024

Pelaku lain Pelanggaran HAM Berat Paniai Berdarah harus diadili

December 9, 2023

Terdakwa pelaku dugaan pelanggaran HAM berat di Papua sering divonis bebas

November 7, 2023
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
KPPG Papua Raya dan BGN tak pungut biaya

BGN dan KPPG Papua Raya tidak pernah memungut biaya pendaftaran kegiatan

October 27, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

October 27, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Dinkes Papua Tengah siapkan penguatan ILP di delapan kabupaten

October 27, 2026
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

October 27, 2026
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

October 27, 2026
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

October 27, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Kehadiran investor untuk kepentingan masyarakat

Gubernur Papua Barat sebut kehadiran investor air kemasan untuk kepentingan masyarakat

October 27, 2026
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

October 26, 2026
KPPG Papua Raya dan BGN tak pungut biaya

BGN dan KPPG Papua Raya tidak pernah memungut biaya pendaftaran kegiatan

0
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

0
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

0
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Dinkes Papua Tengah siapkan penguatan ILP di delapan kabupaten

0
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

0
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

0
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara