• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Kabupaten Jayapura

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

October 27, 2026
in Kabupaten Jayapura
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Arjuna Pademme
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Pemkab Jayapura menggelar konsultasi publik di Sentani, Selasa (27/10/2026). Konsultasi publik ini merupakan bagian dari penyusunan dokumen RDTR - Jubi/Silpester Kasipka

0
SHARES
44
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua memastikan hak masyarakat adat tetap menjadi perhatian dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang atau RDTR Kawasan Perkotaan Depapre dan Genyem, untuk mengarahkan pembangunan wilayah selama 20 tahun ke depan.

Kepala Bidang Tata Ruang Kabupaten Jayapura, Andreas L Hurunama mengatakan, penyusunan dokumen yang ditargetkan rampung pada 2027 itu tetap memperhatikan aspirasi masyarakat adat dan menghindari tumpang tindih pemanfaatan lahan.

Sebagai bagian dari penyusunan RDTR, Pemkab Jayapura pun menggelar konsultasi publik di Sentani, Selasa (27/10/2026). Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Focus Group Discussion atau FGD yang telah digelar sebelumnya.

Menurut Hurunama, konsultasi publik itu menjadi ruang menghimpun saran dan masukan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, perangkat daerah, masyarakat adat, pemilik hak ulayat, dan kepala kampung.

Katanya, berbagai masukan akan diselaraskan dengan ketentuan yang berlaku, agar penyusunan dokumen RDTR tidak menimbulkan tumpang tindih kepentingan dalam pemanfaatan ruang apabila sudah ditetapkan.

“Kami berharap ke depan rencana detail tata ruang kawasan perkotaan Depapre dan Genyem yang sementara kami susun disesuaikan dengan 20 tahun ke depan daerah ini akan jadi apa,” kata Andreas Hurunama.

Ia mencontohkan, apabila kawasan Depapre dikembangkan sebagai pelabuhan utama, pemerintah perlu mempertimbangkan arah pembangunan kawasan tersebut, termasuk dampaknya terhadap masyarakat adat dan masyarakat kampung.

BERITATERKAIT

Tambang masih mengancam Raja Ampat

Masyarakat adat Papua minta pemerintah percepat penetapan hutan adat

Masyarakat adat Papua mandiri dari kelola hutan ulayat

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

Sementara itu, pengembangan kawasan Genyem juga perlu diselaraskan dengan rencana pembangunan wilayah Grime Nawa.

Karenanya, pengaturan tata ruang harus memperhatikan berbagai ketentuan, termasuk lahan pertanian pangan berkelanjutan dan kawasan yang direncanakan untuk pengembangan perkotaan.

Hurunama menegaskan, keterlibatan masyarakat adat dan pemilik hak ulayat menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dokumen tersebut.

Katanya, aspirasi masyarakat diperlukan untuk memastikan arah pembangunan wilayah sesuai dengan kondisi dan kepentingan masyarakat setempat.

Sementara itu, ketua tim penyusun RDTR kawasan perkotaan, Rorita Carolina mengatakan, dokumen RDTR diharapkan menjadi salah satu pintu masuk investasi di wilayah Depapre dan Genyem.

Menurut Carolina, Depapre direncanakan menjadi pusat logistik dan perdagangan, sedangkan Genyem diarahkan menjadi pusat ibu kota baru Grime Nawa.

Carolina mengatakan, penyusunan RDTR juga perlu memperhatikan perlindungan terhadap masyarakat adat, terutama berkaitan dengan pemanfaatan tanah adat dan hak ulayat.

Ia menjelaskan bahwa salah satu pendekatan yang dibahas tim penyusun adalah penerapan ketentuan khusus terkait kawasan cagar budaya.

Ketentuan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya perlindungan masyarakat adat dalam pemanfaatan ruang.

“Jadi nanti apa-apa yang pemanfaatan ruang di dalam tanah adat itu harus seizin dari masyarakat adat. Itu satu bentuk perlindungan terhadap hak ulayat masyarakat adat,” ucapnya.

Tim penyusun lanjut Carolina, juga mengikuti masukan masyarakat adat mengenai pemanfaatan tanah adat di wilayah Genyem dan Depapre.

Menurut Carolina, untuk wilayah Genyem sudah terdapat surat keputusan penetapan melalui Gugus Tugas Masyarakat Adat (GTMA). Sementara itu, proses penyusunan terkait wilayah adat di Depapre masih berlangsung.

Tim penyusun katanya, terus berkomunikasi dengan GTMA untuk membahas delineasi atau penentuan batas wilayah hutan adat dan tanah adat.

Carolina berharap proses penyusunan RDTR dapat mengakomodasi kebutuhan pembangunan sekaligus memperhatikan keberadaan masyarakat adat dan hak ulayat mereka. (*)

Tags: DepapreGenyemMasyarakat AdatpenyusunanRDTR
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Raja Ampat, Tambang, Nikel

Tambang masih mengancam Raja Ampat

October 20, 2026
Pemetaan Hutan Ulayat, Hutan Adat

Masyarakat adat Papua minta pemerintah percepat penetapan hutan adat

October 25, 2026

Masyarakat adat Papua mandiri dari kelola hutan ulayat

October 9, 2026

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

September 29, 2026

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

September 22, 2026

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights
27 October 2026
Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights

Teminabuan, Jubi – Southwest Papua Governor Elisa Kambu says a proposed investment to use the Sembra River as a source [...]

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
KPPG Papua Raya dan BGN tak pungut biaya

BGN dan KPPG Papua Raya tidak pernah memungut biaya pendaftaran kegiatan

October 27, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

October 27, 2026
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Dinkes Papua Tengah siapkan penguatan ILP di delapan kabupaten

October 27, 2026
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

October 27, 2026
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

October 27, 2026
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

October 27, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Kehadiran investor untuk kepentingan masyarakat

Gubernur Papua Barat sebut kehadiran investor air kemasan untuk kepentingan masyarakat

October 27, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
KPPG Papua Raya dan BGN tak pungut biaya

BGN dan KPPG Papua Raya tidak pernah memungut biaya pendaftaran kegiatan

0
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

0
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Pembangunan RS Provinsi Papua Tengah ditargetkan dimulai pada 2027

0
Dinkes Papua Tengah siapkan ILP

Dinkes Papua Tengah siapkan penguatan ILP di delapan kabupaten

0
Anggaran daerah untuk kesejahteraan masyarakat

Gubernur Nawipa: Anggaran daerah mesti berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat

0
Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem

Penyusunan RDTR Depapre dan Genyem tidak mengabaikan hak masyarakat adat

0
Pelaku perkelahian dengan WNA

Polisi tangkap pelaku perkelahian dengan WNA di Manokwari

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara