Jayapura, Jubi – Mahasiswa asal Kabupaten Manokwari, Papua Barat yang menempuh pendidikan di Kota Jayapura, Papua butuh dukungan beasiswa dari pemerintah kabupaten atau pemkab daerah asal mereka.
Ketua Asrama Mahasiswa Manokwari di Kota Jayapura, Solfin Meidodga mengatakan, sejak 2019 hingga kini mereka tidak pernah mendapat beasiswa.
Pemkab Manokwari pernah menyalurkan bantuan pendidikan beberapa tahun lalu. Namun mahasiswa menyatakan bantuan pendidikan itu berbeda dengan beasiswa.
“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Manokwari agar merealisasikan beasiswa kepada mahasiswa di Kota Jayapura, karena kami butuh beasiswa untuk studi kami,” kata Solfin Meidodga di Kota Jayapura, Papua, Rabu (27/08/2025).
Menurutnya, beasiswa mestinya menjadi salah satu fokus program pemkab setiap tahunnya lewat anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD, karena itu merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.
“Memang [beberapa tahun lalu] beasiswa tidak diberikan karena fokus pemerintah [penanganan] Covid-19. Namun sudah beberapa tahun ini harusnya sudah bisa dianggarkan lagi. Kami minta pemerintah daerah dalam program kerja satu tahun ini, pemberian beasiswa bisa direalisasikan, untuk meringankan beban mahasiswa, karena saat ini ada teman-teman yang membutuhkan uang untuk tugas akhir bahkan pembayaran uang semester,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah tidak main-main mengenai beasiswa dan jangan seakan-akan lepas tanggungjawab.
“Memang bantuan air, [biaya] listrik pemerintah memperhatilan. Akan tetapi beasiswa ini yang tidak selama beberapa tahun ini,” kata Solfin Meidodga.
Sekretaris Asrama Manokwari, Denius Salabay mengatakan hal yang sama. Katanya, sebaiknya pemkab turun ke lapangan mengecek langsung mahasiswa yang aktif dan tidak tidak aktif, sehingga pemerintah punya data saat akan menyalurkan beasiswa.
“Juga supaya pemerintah tahu sendiri situasi mahasiswa di Kota Jayapura dan kota studi lain seperti apa. Kami tegaskan, untuk pemerintah setiap tahun turun langsung melihat mahasiswa di kota studi masing-masing. Agar menjelaskan langsung persyaratan yang apa saja yang dikumpulkan untuk mendapatkan beasiswa agar kami lengkapi,” kata Salabay.
Menurutnya, mahasiswa sudah pernah mengumpulkan persyaratan untuk penerima beasiswa dan dikirim kepada Pemkab Manokwari. Akan tetapi pemkab meminta mereka melengkapi ulang persyaratan sebagai dianggap tidak sesuai.
“Kami berharap tahun ini kami mendapat beasiswa. Kalau tidak bisa diberikan tahun ini, mungkin tahun depan pemerintah bisa diberikan beasiswa kepada mahasiswa,” ujarnya. (*)






















Discussion about this post