• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Penjual Sagu Di Pasar Pharaa mengeluh sepi pembeli karena “pasar bergerak”

June 14, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Silpester Kapsika - Editor: Syam Terrajana
Pharaa

Mama Stenni Joel saat menjual Sagu di pasar Pharaa Sentani, distrik sentani kabupaten Jayapura, provinsi Papua pada Jumat(14/6/2024).-Jubi/Silpester Kasipka

0
SHARES
3.3k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Mama-mama Papua penjual sagu di pasar Pharaa Sentani mengeluhkan sepinya pembeli. Banyak pasar “bergerak” yang  leluasa berjualan nomaden  di Kota Sentani.

Hal itu dikatakan Mama Stenni Joel (38),  penjual Sagu di Pasar Pharaa Sentani, distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (14/6/2024). Dia berjualan sagu sejak 2007 hingga kini.

Dalam satu tahun terakhir ini, sagu jualannya  sepi pembeli karena begitu banyaknya pasar bergerak.

“Hal itu kami sudah sampaikan ke ibu Sekda,  selaku pemerintah untuk memperhatikan pasar-pasar yang ada diluar sana.  Kami kan bayar pajak, sementara mereka  tidak,”katanya.

Dia  meminta  Pemkab Jayapura agar lebih memperhatikan nasib mama-mama Papua,  yang selalu berupaya menyambung hidupnya dengan berjualan Sagu, pinang, buah-buahan dan  makanan khas  Papua.

“Pemerintah harus batasi pendatang.  Mereka jual barang seperti pakaian, sembako, alat-alat elektronik atau barang lain.  Itu saja boleh.  Kalau dong juga jualan sagu, pinang, pepatas,  kami mama-mama Papua  mau dapat uang dari mana untuk membiayai anak-anak kami” ujarnya.

Stenni berharap pemerintah Kabupaten Jayapura,  segera  tindak tegas para pedagang liar, karena merugikan pedagang pasar Pharaa Sentani yang merupakan pasar sentral Kabupaten Jayapura.

BERITATERKAIT

Bandara Internasional Sentani lakukan penyesuaian jadwal penerbangan akibat cuaca

Puskesmas Sentani terkendala anggaran BPJS Kesehatan

Kadistrik Sentani tertibkan truk di kawasan SPBU Hawai

140 pelajar aksi demonstrasi tolak MBG di Sentani ditangkap polisi

“Pasar Sentani belakangan ini sepi sekali.  Padahal ini pasar sentral Kabupaten Jayapura. Kalau bisa pemerintah tutup saja pasar-pasar kecil itu,”katanya.

Stenni Joel, mengatakan sagu  yang dijualnya asal  Sentani dan Genyem. Ada dua jenis sagu yang dijajakannya, satu berduri dan satu tidak. Pada umumnya sagu berduri hasilnya akan berubah warna menjadi coklat kemerahan. Sementara sagu tidak berduri berwarna putih bening.

“Saya berjualan sagu yang paling besar ya 1 satu sak itu Rp500 ribu, lalu yang setengah sak  RP 300 ribu, selanjutnya ada Rp200 ribu, ada yang Rp100 ribu, ada juga Rp50 ribu, yang kecil Rp20 ribu dan yang paling kecil Rp10 ribu. Ini semua kalo laku ya bisa dapat 2 jutaan dan puji Tuhan dapat untuk membiayai kedua anak anak saya yang masih sekolah ,” ujarnya.

Kini, dia hanya bisa meraup untukng 600-1 juta rupiah sehari.

Sementara itu, Yuliana Bayram (60) Warga Kemtuk Gresi penjual Sagu di pasar Pharaa Sentani mengatakan,  dalam satu tahun terakhir ini pasar Pharaa Sentani mengalami penurunan pendapatan,  karena kurangnya pembeli.

“Tidak tahu juga kenapa bisa berkurang, padahal dulu lumayan ramai, karena ini kan makanan pokok orang Sentani,”katanya.

Yuliana mengatakan kualitas sagu yang baik dapat dihasilkan dari kualitas pohon sagu. Cara pengolahannya  juga akan sangat berpengaruh. Selain itu, pohon sagu yang ditanam atau tumbuh di sekitar mata air, kualitas sagunya lebih bagus.

“Ini sagu yang warna putih bagus karena tanam di mata air. (yang)  merah juga bagus. Tergantung selera orang masing-masing “ujarnya.

Yuliana juga mengatakan, sagu yang dijualnya itu langsung didatangkan dari kemtuk Gresi oleh keluarga yang merupakan pemilik kebun . Yuliana dipercayakan untuk menjual di pasar Pharaa Sentani. Setelah dapat hasilnya,  ia membeli barang-barang atau sembako serta uang ke keluarga di Kemtuk Gresi.

Sebelumnya di situasi normal , dia bisa mendapatkan keuntungan hingga 500 ribu sehari. Kini, paling banyak dia hanya bisa mengumpulkan 100 ribu sehari.  (*)

 

Tags: Mama mama penjual Sagupasar bergerakPasar PharaaSentani
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Bandara Sentani sesuaikan jadwal penerbangan karena cuaca

Bandara Internasional Sentani lakukan penyesuaian jadwal penerbangan akibat cuaca

October 17, 2026
Puskesmas Sentani

Puskesmas Sentani terkendala anggaran BPJS Kesehatan

October 14, 2026

Kadistrik Sentani tertibkan truk di kawasan SPBU Hawai

October 3, 2026

140 pelajar aksi demonstrasi tolak MBG di Sentani ditangkap polisi

September 15, 2026

Peringatan Perjanjian New York: Massa di Sentani diadang aparat keamanan

August 15, 2026

Pemkab Jayapura anggarkan Rp1 Miliar untuk Festival Danau Sentani XV

August 12, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara