Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, mengajak petani kopi di wilayah pemerintahannya merancang kemasan yang menarik untuk produksi kopi dari setiap kabupaten penghasil di wilayah itu.
Ajakan ini disampaikan Gubernur Nawipa saat menyerahkan lima bantuan alat pascapanen kopi kepada kelompok petani kopi Tunas Jaya di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (24/10/2026).
Menurut Gubernur Nawipa, rasa dan nilai kopi semua hampir sama. Yang membedakan adalah kemasan. Kemasan inilah yang merupakan salah satu bagian untuk menarik minat pasar.
“Kalau bisa menjadi model kopi Mimika. Jadi petani juga mesti sudah memikirkan kemasannya. Nanti kita bicara dengan kepala dinas di provinsi, kemasan apa yang cocok untuk produksi di kabupaten ini,” kata Gubernur Nawipa.[kopi]
Pada kesempatan itu, Gubernur Nawipa juga menyampaikan bahwa siapa pun dapat mengajukan bantuan proposal kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, termasuk petani kopi. Akan tetapi, bantuan itu mesti diajukan melalui sistem digital.
“Pemprov [Papua Tengah] sekarang sedang membangun semua sistem. Petani kopi, koperasi, gereja, masjid, masyarakat boleh mengajukan proposal dan semua sistem digital [atau secara] online. Kelompok tani bisa mengajukan secara online melalui sistem yang akan kita siapkan,” ucapnya.
Menurut Gubernur Nawipa, nantinya akan ada tim yang memverifikasi setiap proposal yang diajukan. Sebab, ini merupakan sistem terintegrasi, hingga ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Nanti ada tim yang akan mengkaji. Siapa yang dapat dan siapa yang tidak. Ini supaya adil. Tidak ada lagi istilah gubernur atau bupati punya orang. Semua sistem terintegrasi. Mana yang bisa dibantu, mana yang tidak,” ujarnya.
Gubernur Nawipa mengatakan, ini merupakan bagian dari upaya meletakkan fondasi sistem pemerintahan di Provinsi Papua Tengah.
“Kita sedang meletakkan fondasi untuk negeri kita ini ke depan. Sekarang Papua Tengah sudah mulai menerapkan [sistem online], seluruh [anggota] DPR [Papua Tengah juga] boleh mengajukan pokok pikiran melalui sistem online,” kata Gubernur Nawipa. (*)






















Discussion about this post