Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, menyatakan Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire merupakan daerah yang memiliki potensi untuk mengembangkan berbagai sektor, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan berbicara dengan Bupati Mimika dan para pihak di sana, untuk berkolaborasi mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Ini disampaikan Gubernur Nawipa saat menyerahkan lima bantuan alat pascapanen kopi kepada kelompok petani kopi Tunas Jaya di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (24/10/2026).
“Kita akan bicara dengan bupati dan pihak lain, apa aset Pemkab Mimika yang bisa kita kolaborasi mempercepat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat kita di sini. Kita bisa mengelola Pelabuhan Pomako bersama, dan aset lainnya. Tujuannya satu saja, kesejahteraan masyarakat lebih penting dari yang lain,” kata Gubernur Nawipa.
Menurutnya, Pemprov Papua Tengah juga sedang berpikir bagaimana agar Kabupaten Mimika dan Nabire dapat menghasilkan uang atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih banyak.
Salah satu upaya yang sedang dilakukan Pemprov Papua Tengah adalah menjajaki kerja sama dengan pihak perusahaan kapal feri.
Nantinya kapal feri akan mengangkut warga dari Kaimana, Provinsi Papua Barat, Kabupaten Asmat, Papua Selatan ke Kabupaten Mimika dan sebaliknya.
“Kita juga bisa buat dari Pelabuhan Pomako, Mimika ke Tual, dan Tual Pomako. Begitu pula dari Nabire ke Waropen [Provinsi Papua], kembali ke Nabire mengangkut penumpang. Nabire ke Yapen, kemudian kembali ke Nabire. Nabire ke Biak dan Nabire ke Teluk Wondama,” ucapnya.[Kepulauan]
Strategi ini dinilai dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua Tengah. Sebab, misalnya warga dari kabupaten lain dari luar Papua Tengah datang ke Mimika, tentu mereka akan membeli kopi dan coklat hasil produksi petani di wilayah itu.
“Orang datang akan minum kopi, makan coklat dan saya akan dorong subsidi kapal untuk mempercepat ini. Kita sedang negosiasi dengan pihak perusahaan kapal,” ujarnya.
Gubernur Nawipa mengatakan, apabila hal ini dapat diwujudkan akan dibuat regulasi untuk mendukung kebijakan itu.
“Pembangunan ke depan harus disiapkan. Kita akan buat regulasi-regulasi untuk perusahaan yang ada di sini. Hanya kita anak-anak negeri yang bisa membangun negeri ini. Kita kerja menolong rakyat kita, dan bagaimana meletakkan fondasi agar besok bisa lebih baik daripada hari ini,” kata Gubernur Nawipa. (*)





















Discussion about this post