PAHAM Papua desak DPD RI dan MRP akhiri polemik, fokus pada implementasi Otsus

Penulis: Admin Jubi
Editor: Jean Bisay

Jayapura, Jubi – Perkumpulan Pengacara Hak Asasi Manusia (PAHAM) untuk Papua meminta perwakilan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk menjaga marwah lembaga di tengah meningkatnya polemik publik antar-keduanya. PAHAM Papua menekankan agar kedua lembaga segera meredam eskalasi konflik dan mengalihkan fokus pada kesejahteraan masyarakat serta penguatan implementasi Otonomi Khusus (Otsus).

Ketua PAHAM Papua, Gustaf Rudolf Kawer, menyatakan bahwa perdebatan dalam ruang demokrasi adalah hal yang wajar dan dijamin konstitusi. Namun, ia menggarisbawahi bahwa penyampaian pendapat tidak boleh keluar dari koridor etika.

“Penyampaian pendapat harus menjunjung tinggi etika, menghormati martabat manusia, serta menghindari narasi personal, diskriminatif, atau rasisme,” ujar Kawer dalam siaran pers yang diterima Jubi pada Jumat (10/4/2026).

Menurut Kawer, setiap lembaga memiliki fungsi yang telah diatur oleh undang-undang. Segala perbedaan pandangan seharusnya disampaikan secara konstruktif antar-lembaga, bukan melalui serangan pribadi yang berisiko memecah belah masyarakat.

Menyikapi rencana pertemuan perwakilan MRP se-Tanah Papua dengan DPD di Jakarta, PAHAM Papua mendorong agar forum tersebut menjadi ruang dialog yang produktif.

Setidaknya ada empat poin utama yang didesak untuk menjadi fokus pembahasan: pertama evaluasi pelaksanaan Otonomi Khusus Papua secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kedua penguatan perlindungan hak-hak Orang Asli Papua, termasuk aspek adat, budaya, dan pemberdayaan perempuan.

Poin ketiga optimalisasi pengawasan dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan kebijakan Otonomi Khusus. Keempat penyusunan mekanisme komunikasi yang lebih baik antar lembaga guna mencegah terjadinya kesalahpahaman di masa mendatang.

BERITATERKAIT

Menahan diri

Selain mendorong dialog antar-lembaga, PAHAM Papua juga meminta keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, dan elemen masyarakat sipil untuk menjaga harmoni sosial di Tanah Papua.

Sebagai langkah konkret penyelesaian konflik, PAHAM Papua mengajak semua pihak untuk menahan diri dari pernyataan publik yang bersifat provokatif. Mengedepankan dialog dan mediasi sebagai jalan keluar. Menjunjung tinggi tanggung jawab moral sebagai representasi lembaga dan mengalihkan fokus dari konflik personal menuju kerja nyata bagi kemajuan Papua.

“Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati, setiap perbedaan dapat diselesaikan secara bijaksana demi kepentingan rakyat,” kata Gustaf Kawer. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist