• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Penembakan tiga warga Nduga diadukan ke Komnas HAM

October 31, 2026
in Rilis Pers, Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Penembakan warga Nduga

Mahasiswa didampingi advokat LBH Papua saat mengadukan penembakan terhadap tiga warga sipil di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan kepada Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Rabu (28/10/2026) - Dok. LBH Papua

0
SHARES
33
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Penembakan terhadap tiga warga Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan diadukan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI) Perwakilan Papua, Rabu (28/10/2026).

Aduan disampaikan dua mahasiswa, Amanus Heluka dan Yura Kogoya, didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua.

Advokat LBH Papua, Reinhart Kmur, yang mendampingi pengadu ke Kantor Komnas HAM Papua mengatakan, teradu adalah Panglima Komando Operasi TNI Habema (Pangkoops Habema), Komandan Satgas Rajawali VI Den 1, dan anggota Satgas Rajawali VI Den 1 yang bertugas di Kabupaten Nduga dan diduga terlibat pembunuhan di luar proses hukum.

Penembakan terhadap tiga warga Nduga terjadi di Kampung Yosoma, Distrik Kenyam pada 23 Oktober 2026. Penembakan diduga dilakukan oleh Satgas Rajawali VI Den 1 Koops Habema.

Dua korban meninggal dunia dalam peristiwa itu adalah Masut Serera (27 tahun). Ia merupakan aparat Kampung Gilingan, Distrik Gearek, dan seorang pelajar bernama Kelikia Kerebea (14 tahun).

Satu korban lainnya adalah Kabera Kerebea (20 tahun). Ia mengalami luka tembak dan kini sedang menjalani perawatan intensif.

Masut Serera dilaporkan luka tembak di bagian dada dan kepala dengan empat bekas tembakan. Kelikia Kerebea mengalami luka tembak di bagian dada dan perut. Korban selamat, Kabera Kerebea, terluka tembak pada bagian lengan kanan atas.

BERITATERKAIT

Korban penembakan Nduga dirawat di Mimika

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

Koalisi: Penembakan terhadap tiga warga Nduga melanggar Konvensi Jenewa

Menurut LBH Papua, aparat keamanan menyatakan kedua korban tewas adalah bagian dari kelompok bersenjata di sana dan tertembak saat terjadi kontak tembak.

Namun pihak keluarga, masyarakat, dan korban selamat menyatakan korban adalah warga sipil yang tidak bersenjata dan sedang berada di rumah.

Selain itu, dari keterangan korban selamat yang disampaikan Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), para korban ditembak dari arah belakang saat melarikan diri dari rumah. Peluru menembus tubuh dua korban yang meninggal.

“Ini perlu diuji melalui penyelidikan, termasuk apakah klaim aparat tentang kontak tembak didukung bukti (laporan patroli, rekaman drone, dan barang bukti lain),” kata Reinhart Kmur dalam siaran pers LBH Papua, Sabtu (31/10/2026).

LBH Papua menyatakan, apabila mengacu pada keterangan keluarga, masyarakat, dan korban selamat, penembakan terhadap tiga warga sipil itu diduga melanggar Pasal 3 Konvensi Jenewa 1949 (Undang-Undang Nomor 59 Tahun 1958).

Peristiwa itu dinilai melanggar hak hidup sebagaimana diatur pada Pasal 28I ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 juncto Pasal 4 Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

“Setiap orang berhak untuk hidup, mempertahankan hidup dan meningkatkan taraf kehidupannya sebagaimana diatur pada Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,” ujarnya.

LBH Papua berharap Komnas HAM RI Perwakilan Papua melaksanakan tugas dan kewenangannya melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap peristiwa yang timbul dalam masyarakat berdasarkan sifat atau lingkupnya.

Sebab, patut diduga terdapat pelanggaran hak asasi manusia sebagaimana diatur pada Pasal 89 ayat (3) huruf b Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999, yang pengaduannya diajukan berdasarkan Pasal 90 ayat (1) undang-undang yang sama.

Langkah-langkah yang dirasa perlu dilakukan Komnas HAM Perwakilan Papua, di antaranya segera turun ke lapangan melakukan pemantauan dan penyelidikan di Kampung Yosoma, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, memeriksa lokasi kejadian, saksi, keluarga korban, dan barang bukti.

Meminta keterangan Pangkoops Habema, Komandan Satgas Rajawali VI Den 1, dan Kepolisian Resor Nduga, serta meminta dokumen dan bukti yang mendasari klaim kontak tembak, antara lain laporan patroli, rekaman drone, identitas satuan dan personel yang bertugas (termasuk pasukan non-organik), serta bukti bahwa para korban merupakan anggota kelompok bersenjata.

Berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar korban selamat (KK) dan saksi lainnya mendapat perlindungan khusus, serta memastikan keamanan fasilitas tempat ia dirawat.

Meneruskan pengaduan ini kepada Ketua Komnas HAM RI di Jakarta untuk pembentukan Tim Investigasi dan penyelidikan atas dugaan pelanggaran HAM berat.

Memberikan rekomendasi pemulihan bagi korban dan keluarga, meliputi pengobatan, pendampingan psikososial, dan kelanjutan pendidikan.

Menginformasikan perkembangan penanganan pengaduan ini kepada kami secara berkala dan mengumumkan hasil pemantauan kepada publik. (*)

Tags: DiadukanKomnas HAMNdugaPenembakanWarga
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Korban penembakan Nduga

Korban penembakan Nduga dirawat di Mimika

October 31, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

October 28, 2026

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

October 28, 2026

Koalisi: Penembakan terhadap tiga warga Nduga melanggar Konvensi Jenewa

October 27, 2026

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

October 27, 2026

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 27, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Forest and land fires driven not only by El Niño but also by corporate expansion
30 October 2026
Forest and land fires driven not only by El Niño but also by corporate  expansion

Jayapura, Jubi – Forest and land fires (karhutla) should not be attributed solely to El Niño and climate change, but [...]

Papua conservation agency develops plan to restore pig-nosed turtle population
30 October 2026
Papua conservation agency develops plan to restore pig-nosed turtle  population

Jayapura, Jubi – The Papua Natural Resources Conservation Agency (BBKSDA Papua), in collaboration with WWF-Indonesia’s Papua Programme, is developing a [...]

WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental restoration at Makimi gold mine
30 October 2026
WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental  restoration at Makimi gold mine

Jayapura, Jubi – The Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Papua has called for the protection of Indigenous communities’ rights [...]

Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture
30 October 2026
Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture

Jayapura, Jubi – Merauke regency in South Papua province is one of Indonesia’s major food-producing regions, with tens of thousands [...]

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting
29 October 2026
Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kopi identitas daerah

Kopi Papua Tengah adalah identitas daerah

October 31, 2026
NCD PNG kebakaran hutan

NCD PNG serukan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan

October 31, 2026
Australia dan Indonesia

Nota kesepahaman program pertukaran pemuda Australia-Indonesia diperbarui

October 31, 2026
Korban penembakan Nduga

Korban penembakan Nduga dirawat di Mimika

October 31, 2026
Penembakan warga Nduga

Penembakan tiga warga Nduga diadukan ke Komnas HAM

October 31, 2026
Karhutla

Senyawa berbahaya dalam asap karhutla

October 31, 2026
Karhutla

Penanganan karhutla di taman nasional

October 31, 2026
Krisis air di Fiji karena El Nino

Fiji hadapi krisis air berkelanjutan seiring berkembangnya El Niño

October 29, 2026
Bahasa Indonesia

Siapa pembentuk Bahasa Indonesia?

October 30, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia perkuat kerja sama transisi energi

October 30, 2026
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

October 28, 2026
sawit

Mitigasi rantai pasok industri sawit

October 30, 2026
Peringatan masker di PNG

Peringatan untuk memakai masker di PNG

October 29, 2026
Wagub minta OAP dilibatkan dalam pembangunan

Wagub Geley minta OAP dilibatkan dalam pembangunan kampung nelayan

October 30, 2026
Kopi identitas daerah

Kopi Papua Tengah adalah identitas daerah

0
NCD PNG kebakaran hutan

NCD PNG serukan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan

0
Australia dan Indonesia

Nota kesepahaman program pertukaran pemuda Australia-Indonesia diperbarui

0
Korban penembakan Nduga

Korban penembakan Nduga dirawat di Mimika

0
Penembakan warga Nduga

Penembakan tiga warga Nduga diadukan ke Komnas HAM

0
Karhutla

Senyawa berbahaya dalam asap karhutla

0
Karhutla

Penanganan karhutla di taman nasional

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara