• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

October 25, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: C18 - Editor: Arjuna Pademme
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Aksi demonstrasi masyarakat Nduga di Kenyam mendesak Negara Indonesia bertanggung jawab terhadap penembakan tiga warga sipil sana pada 23 Oktober 2026. Aksi ini digelar, Sabtu (24/10/2026) - Dok. Massa aksi

0
SHARES
1
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nduga, Leri Gwijangge mendesak pemerintah pusat mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Desakan itu disampaikan politikus Partai Perindo itu setelah penembakan terhadap tiga warga Nduga, di Yosoma Nonggolait, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga pada Jumat (23/10/2026).

Warga yang dilaporkan menjadi korban penembakan adalah Masut Serera (27 tahun). Korban merupakan aparat Kampung Gilingan, Distrik Gearek, seorang pelajar bernama Kelikia Kerebea (14 tahun), dan warga sipil Kabera Kerebea (20 tahun).

Masut Kerebea dilaporkan mengalami luka tembak di bagian dada dan kepala dengan empat bekas tembakan. Kelikia Kerebea mengalami luka tembak di bagian dada dan perut. Kedua korban meninggal dunia.

Sementara itu, Kabera Kerebea dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian lengan kanan atas, dan sedang dalam perawatan. Warga menduga pelaku penembakan adalah Komando Operasi (Koops) TNI Habema.

Leri Gwijangge pun prihatin dengan adanya peristiwa itu dan mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan, objektif, dan menyeluruh sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia juga meminta aparat penegak hukum, para pemerhati HAM, serta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan perhatian serius dan melakukan investigasi fakta lapangan sesuai kewenangannya terhadap peristiwa ini.

BERITATERKAIT

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

Mahasiswa desak pemkab segera tangani berbagai masalah di Nduga

PM Vanuatu: Pemerintah tetap stabil di tengah klaim tantangan kepemimpinan

Pemerintah Distrik Oksibil tertibkan penyakit sosial

“Setiap manusia memiliki hak untuk hidup. Dalam hukum Allah maupun hukum negara, kehidupan manusia harus dihormati dan dilindungi,” kata Leri Gwijangge melalui panggilan teleponnya, Sabtu (24/10/2026).

Katanya, apabila terbukti ada pelanggaran hukum dalam peristiwa itu, pihak yang dianggap bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan undang-undang tanpa pandang bulu.

Menurutnya, masyarakat Nduga menuntut mendapatkan perlindungan, keadilan, hak hidup dan jaminan keselamatan warga negara berlandaskan konstitusi.

Tuntutan tersebut merujuk pada Pasal 28A dan Pasal 28I ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 tentang hak hidup, serta Pasal 9 Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

“Ketentuan tersebut menjadi landasan hukum tertinggi perlindungan hak hidup setiap orang,” ucapnya.

Selain itu, ia mempertanyakan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undamg Nomor 3 Tahun 2025, yang menjadi salah satu rujukan dalam menilai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab TNI berdasarkan hukum.

Leri Gwijangge mendesak Presiden Republik Indonesia dan pimpinan TNI dan Polri mengevaluasi operasi keamanan di Kabupaten Nduga, termasuk keberadaan pasukan non-organik dan pos-pos keamanan di sana.

Gwijangge meminta agar keselamatan masyarakat sipil dan aspirasi masyarakat menjadi pertimbangan utama, termasuk mengevaluasi kebutuhan penempatan pasukan.

“Dugaan pelanggaran hukum yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia harus diusut tuntas,” ujarnya.

Ia berharap, negara menjalankan kewajibannya melindungi warga sipil dan memberikan jaminan keadilan bagi para korban serta keluarga yang ditinggalkan.

“Negara wajib melindungi warga sipil, keadilan bagi korban harus ditegakkan dan perdamaian di Tanah Nduga harus dibangun dengan menghormati hak hidup serta martabat manusia,” kata Leri Gwijangge. (*)

Tags: aparat keamananDidesakKeberadaanMengevaluasiNdugapemerintah
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Mahasiswa desak Pemkab Nduga

Mahasiswa desak pemkab segera tangani berbagai masalah di Nduga

October 22, 2026

PM Vanuatu: Pemerintah tetap stabil di tengah klaim tantangan kepemimpinan

October 20, 2026

Pemerintah Distrik Oksibil tertibkan penyakit sosial

October 16, 2026

Pembangunan Fiji bukan hanya tanggung jawab pemerintah

October 12, 2026

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

September 24, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

October 25, 2026
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

October 25, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

0
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

0
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara