• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

October 25, 2026
in Rilis Pers
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Greenpeace luncurkan buku

(Kiri dan tengah) Titah AW dan Sekar Bestari dalam peluncuran buku cerita anak _Luka-Luka Pulau Kecil_ dan _Rumah Kami Bukan Tanah Kosong_ di Ubud Writers and Readers Festival pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Dok. Greenpeace

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Greenpeace kembali meluncurkan dua buku anak bergambar yang mengangkat tema tentang hutan, laut dan pentingnya menjaga dan memperjuangkan kelestarian alam.

Kedua buku itu bertajuk Luka Pulau-Pulau Kecil dan Rumah Kami Bukan Tanah Kosong yang berkolaborasi dengan penulis Titah AW dan ilustrator Sekar Bestari.

Peluncuran ini diselenggarakan dalam perhelatan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (24/10/2026).

Luka Pulau-Pulau Kecil menceritakan kisah Pin, seorang anak Raja Ampat, yang menghabiskan hari-harinya di antara pulau-pulau kecil yang indah bersama orang tua dan sahabatnya Ruga si penyu belimbing, mendayung perahu, berenang di laut, dan menikmati alam yang penuh warna di sekitarnya.

Suatu hari, sesuatu datang ke rumah Pin dan warna-warna itu mulai menghilang satu per satu dan bagaimana Pin menyelamatkan rumahnya.

Sementara itu, Rumah Kami Bukan Tanah Kosong mengajak anak menyelami kehidupan masyarakat yang bergantung pada hutan.

Buku ini berbicara tentang seorang anak laki-laki bernama Yema yang dipercaya oleh kakeknya yang sedang sekarat untuk menjaga tujuh pohon raksasa di hutan adat dekat rumah mereka, pohon-pohon yang dipercaya membawa keberuntungan dan kehidupan bagi kampung mereka.

BERITATERKAIT

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

Sawit dibuka, pohon ditebang, hutan hilang, burung terbang menjauh

Kebakaran hutan menghanguskan sepertiga lahan warga pulau kecil di PNG

Greenpeace desak perlindungan keanekaragaman hayati dan hak masyarakat adat

Suatu hari, orang-orang asing datang naik tank dan buldoser, bertekad merobohkan pohon-pohon itu – dan upaya Yema menghentikan mereka.

Titah AW, penulis kedua buku ini, mengatakan, cerita asli dari semua serial buku anak itu aslinya pahit dan sesuatu yang menyedihkan.

“Akan tetapi karena kami bicara ke generasi muda, kami ingin menghimpun solidaritas antar generasi dan berusaha menaruh sedikit harapan dari ceritanya,” kata Titah AW dalam siaran pers Greenpeace, Sabtu malam (24/10/2026).

Katanya, ini menjadi ajakan untuk anak-anak, setelah membaca jadi bisa ikut bersuara atau setidaknya mereka mengerti dan kemudian membuka obrolan di lingkaran keluarga, atau pertemanan mereka masing-masing mengenai permasalahan ini.

Ilustrator asal Yogyakarta Sekar Bestari mengatakan, sasaran pembaca buku ini salah satunya adalah anak-anak yang hidup di wilayah urban.

Menurutnya, hubungan mereka dengan hutan hanya sebatas melihatnya sebagai latar belakang pemandangan.

“Aku merasa kalau sejak kecil sudah dikenalkan bahwa hutan itu juga organisme yang hidup, di dalamnya banyak makhluk, bahkan manusia, itu bisa membangun empati mereka juga yang akan dibawa ke masa depan,” ujar Sekar Bestari.

Proses kreatif pembuatan buku ini melalui serangkaian tahapan yang panjang, Titah dan Sekar mewawancarai orang-orang yang mengalami langsung peristiwa yang melatarbelakangi kedua cerita tersebut.

Keduanya juga melakukan observasi langsung ke Raja Ampat dan Papua Selatan untuk mendalami konteks dan karakteristik setiap wilayah, sehingga ilustrasi yang dihasilkan dapat merepresentasikan tempat dan kehidupan masyarakat di dalamnya secara lebih akurat.

Greenpeace luncurkan buku
Dua buku itu bertajuk Luka Pulau-Pulau Kecil dan Rumah Kami Bukan Tanah Kosong yang diluncurkan Greenpeace

Dalam kedua buku tersebut, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Sekar Banjaran Aji menyoroti peran anak-anak dalam perjuangan menjaga hutan.

“Anak-anak punya imajinasi sendiri tentang perlawanan yang mereka pelajari dari kakek, nenek, serta keluarga. Perlawanan tersebut tidak selalu besar dan bisa dimulai dari hal-hal kecil,” ucap Sekar Banjaran Aji.

Katanya, dengan begitu, perlawanan bisa lebih mengakar pada ruang hidup dan komunitas masing-masing. Sebab, hutan adalah ruang hidup bersama, mulai dari komunitas, keluarga di dalam komunitas yang anak-anak termasuk di dalamnya.

Belgis Habiba, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia mengatakan, buku cerita anak adalah salah satu medium yang penting bagi anak-anak untuk mengenalkan persoalan lingkungan yang dihadapi saat ini.

Sebagai generasi yang akan hidup di masa depan, anak-anak perlu memahami apa yang terjadi pada lingkungan mereka. Melalui buku cerita anak, suara, pemikiran, dan harapan mereka dapat terdengar.

“Kami merasa bahwa hal-hal ini penting untuk diketahui oleh generasi mendatang, karena pembangunan dan industri ekstraktif yang merusak dapat berdampak pada keberlangsungan masa depan mereka. Mereka harus tahu apa yang dialami Bumi saat ini karena pertaruhannya adalah masa depan mereka,” ujarnya.

Peluncuran dua buku cerita anak adalah satu dari serangkaian agenda Greenpeace Indonesia di UWRF 2026, salah satu festival penulis dan pembaca terbesar di Asia.

Selain peluncuran buku cerita anak, Greenpeace juga membawa suara dari Papua dengan menghadirkan Yosepina Sreklefat, perempuan dari Kampung Kwowok di Papua Barat Daya dalam panel A Feast of Stories dan Maria Guriti Amote dari Boven Digoel, Papua Selatan dalam panel Our History, Our Hands sebagai perwakilan Masyarakat Adat dalam melindungi hutan di Tanah Papua.

Selain itu, dua Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Sekar Banjaran Aji dan Belgis Habiba juga turut berpartisipasi dalam sejumlah diskusi panel seperti Environment Vulnerability and Activism in Indonesia, Fast Forward Climate Edition dan pemutaran dokumenter Tutaha Subang: A Tale of My Daughter. (*)

Tags: AlamAnakBukuGreenpeaceHutanLautluncurkan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Berung Kasuari

Sawit dibuka, pohon ditebang, hutan hilang, burung terbang menjauh

October 19, 2026

Kebakaran hutan menghanguskan sepertiga lahan warga pulau kecil di PNG

October 19, 2026

Greenpeace desak perlindungan keanekaragaman hayati dan hak masyarakat adat

October 19, 2026

Anak-anak di PNG sejak dini belajar kebersihan

October 17, 2026

Rusaknya bakau, rawa, sagu dan hutan alam berdampak pada laut

October 15, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

October 25, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

0
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara