Riset Australia-Indonesia eksplorasi inovasi kelautan

Penulis: Dominggus A Mampioper
Editor: Arjuna Pademme

Jayapura, Jubi – Australia dan Indonesia memperkuat kerja sama penelitian kelautan untuk mendukung ketahanan pangan dan inovasi di bidang ekonomi biru.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, hari ini mengunjungi Pusat Riset Budidaya Laut, Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Lombok Utara.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung dua proyek riset Australia-Indonesia yang didukung melalui Skema Pendanaan Bersama BRIN-KONEKSI di bidang Bioekonomi Kelautan.

Proyek-proyek kolaboratif ini mengembangkan cara inovatif untuk menciptakan nilai ekonomi dari sumber daya laut, sekaligus mendukung budidaya perikanan yang berkelanjutan dan mata pencaharian masyarakat pesisir.

Australia dan Indonesia berinvestasi pada penelitian yang memberikan manfaat praktis bagi masyarakat.

“Melalui kemitraan dengan BRIN, kami mendukung inovasi yang membantu memastikan sumber daya laut kita lebih berkelanjutan, memperkuat mata pencaharian masyarakat pesisir, serta menciptakan peluang baru untuk kerja sama ekonomi,” kata Brazier dalam keterangan pers yang diterima Jubi dari [email protected], Kamis (5/11/2026).

Proyek pertama, yang dipimpin oleh peneliti BRIN Syahputra Wibowo bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Curtin University, mengeksplorasi metode untuk mengubah limbah cangkang udang menjadi astaxanthin.

BERITATERKAIT

Sebuah antioksidan bernilai tinggi yang digunakan dalam suplemen kesehatan, sehingga menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus mengurangi limbah.

Proyek kedua, yang dipimpin oleh peneliti BRIN Sunarti Sinaga bersama Universitas Brawijaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Griffith University.

Proyek pengembangkan pakan lobster berkelanjutan yang berasal dari larva lalat black soldier fly dan kerang lokal, sekaligus memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung budidaya lobster.

Secara bersama-sama, proyek-proyek ini menunjukkan bagaimana kolaborasi riset Australia-Indonesia dapat mendukung inovasi, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah pesisir. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist