Jayapura, Jubi – Dengan uang Rp50.000, warga kini bisa memiliki emas tanpa perlu mengantre di gerai atau berpindah aplikasi. Bank Mandiri menanamkan layanan bulion ke dalam super app Livin’ by Mandiri, yang mencakup pembukaan tabungan emas, jual-beli, cicilan, penitipan, hingga penarikan emas fisik, semuanya real-time selama 24 jam.
Layanan ini terbit setelah Bank Mandiri mengantongi lisensi kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank Mandiri menjadi bank konvensional pertama di Indonesia yang memperoleh lisensi layanan emas tersebut. Langkah ini, menurut perseroan, memperkuat komitmen memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas lewat layanan perbankan terintegrasi.
Regional CEO Region XII/Papua Bank Mandiri Antonius Budi Setiawan mengatakan layanan ini dirancang sebagai solusi perlindungan nilai dan akumulasi kekayaan yang mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.
“Bank Mandiri menghadirkan pengalaman investasi emas yang tidak hanya mudah diakses secara digital, tetapi juga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki emas dalam bentuk fisik. Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan finansial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperluas akses terhadap investasi emas,” ujar Budi dalam keterangan resminya, pada Kamis (15/10/2026).
Untuk memulai, nasabah membuka Tabungan Emas dengan setoran awal 0,02 gram atau sekitar Rp50.000. Pilihan produknya berasal dari merek ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku. Pembelian berikutnya bisa dilakukan mulai 0,005 gram atau sekitar Rp10.000, sehingga nilai investasi dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial nasabah. Nasabah juga dapat memantau pergerakan harga langsung di aplikasi dan bertransaksi beli maupun jual dalam satu platform.
Bagi yang ingin menabung emas lewat cicilan, Bank Mandiri menyediakan KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas). Fasilitas ini menawarkan bunga ringan dan cicilan bersaing, dengan harga emas dikunci (price lock) saat pengajuan. Setelah cicilan lunas, emas menjadi saldo Tabungan Emas yang bisa ditransaksikan atau diambil dalam bentuk fisik.
Basis pengguna menjadi modal perluasan layanan ini. Hingga Agustus 2026, Livin’ by Mandiri memiliki 42,1 juta pengguna terdaftar.
Bank Mandiri juga menyiapkan sejumlah inovasi lanjutan untuk melengkapi ekosistem bulion. Di antaranya Multiguna Emas untuk pinjaman tunai dengan agunan emas, Autodebet Emas untuk investasi rutin, dan Transfer Emas antarpengguna Livin’.
“Kami berharap inovasi ini dapat mendorong masyarakat untuk membangun aset secara bertahap sekaligus mendukung penguatan ekosistem bulion nasional, sejalan dengan semangat Bank Mandiri untuk terus Tumbuh Bersama, Majukan Indonesia,” kata Budi.
Informasi lebih lanjut tentang layanan emas Bank Mandiri tersedia di laman bmri.id/tabunganemas. (*)






















Discussion about this post