• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan, Satgas Damai Cartenz: Korban warga sipil

October 15, 2026
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan

Korban penikaman di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (12/10/2026), saat mendapat penanganan medis – IST

0
SHARES
67
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan mengeksekusi empat orang di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (12/10/2026). Keempatnya diklaim sebagai anggota TNI-Polri dan agen intelijen militer Indonesia.

Namun Satuan Tugas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menyatakan, para korban adalah warga sipil. Selain itu, korban hanya dua orang, bukan empat orang seperti klaim TPNPB.

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom mengatakan, Manajemen Markas Pusat Komando Nasional atau KOMNAS TPNPB, telah menerima laporan dari Komandan TPNPB Batalyon Yallenang, Mayor Yabane Sonyap, dari markas TPNPB pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa mereka melakukan penikaman dan penembakan terhadap empat orang aparat militer Indonesia termasuk agen intelijen.

Katanya, kejadian itu sebagai serangan balasan atas gugurnya Tirinus Keroman, pasukan TPNPB dari Batalyon Yallenang, dan TPNPB Kamando Daerah Pertahanan (Kodap) XVI bertanggung jawab atas serangkaian serangan terhadap aparat dan agen intelijen militer pemerintah Indonesia di Kabupaten Yahukimo.

Menurut Sambom, TPNPB Yahukimo menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajarannya untuk segera mengevakuasi seluruh warga imigran Indonesia yang berada di Kabupaten Yahukimo.

“Jika hal ini tidak diindahkan, maka dalam operasi TPNPB kalau ditemukan orang-orang imigran Indonesia maka siap tembak mati dan eksekusi mati di tempat,” kata Sebby Sambom melalui pesan elektroniknya, Rabu (14/10/2026).

BERITATERKAIT

TPNPB Kodap Ndugama pelaku penembakan di jalan trans Wamena-Ndugama

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

TPNPB Kodap Yahukimo umumkan duka nasional setelah empat anggotnya tewas

Gubernur Papua Tengah bentuk Satgas Karhutla

Sebab lanjut Sambom, warga migran Indonesia itu dianggap pihaknya sebagai agen intelijen militer Pemerintah Indonesia, yang sedang beroperasi di wilayah perang di Yahukimo.

“Entah dia tukang bakso, sopir, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk guru dan tenaga kesehatan. Oleh sebab itu, sekali lagi warga imigran Indonesia segera keluar dari wilayah perang dan kembali ke kampung halamannya di luar dari Tanah Papua demi keamanan dan keselamatan warga Indonesia,” ujarnya.

Katanya, TPNPB secara resmi sudah mematuhi hukum humaniter internasional, dan sebelum kejadian telah mengeluarkan imbauan agar warga sipil mengosongkan wilayah perang.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas Humas) Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa dalam dua kasus tersebut tidak ada korban dari aparat TNI-Polri. Namun, korban adalah dua orang warga sipil.

“Terkait korban TNI silakan konfirmasi ke TNI. Kalau Polri, alhamdulillah tidak ada korban,” katanya melalui pesan singkat saat konfirmasi, Kamis (15/10/2026).

Sebelumnya, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menangani dua kasus kekerasan yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada 11 dan 12 Oktober 2026.

Kedua peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga berinisial A (46 tahun) meninggal dunia dan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial ET (51 tahun) mengalami luka berat.

Kombes Pol Yusuf Sutejo menjelaskan kasus pertama terjadi di Kompleks Ruko Blok B, Distrik Dekai, Minggu (11/10/2026), sekitar pukul 18.15 WP (Waktu Papua), dan kasus kedua adalah kasus penganiayaan berat terhadap ET (51 tahun) terjadi di kawasan Perumahan Eselon IV Jalur 3, Distrik Dekai, Senin pagi (12/10/2026).

“Informasi yang menyebut korban berinisial A sebagai anggota intelijen tidak benar atau hoaks. Korban merupakan warga sipil yang mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya,” kata Yusuf Sutejo dalam keterangan pers, Senin (12/10/2026).

Masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tidak ikut menyebarkannya, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. (*)

Continue Reading
Tags: AparatKeamananKlaimSatgasTPNPB
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Penembakan sopir oleh TPNPB di Wamena

TPNPB Kodap Ndugama pelaku penembakan di jalan trans Wamena-Ndugama

September 16, 2026
Penembakan ASN di Jayawijaya

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

September 10, 2026
TPNPB

TPNPB Kodap Yahukimo umumkan duka nasional setelah empat anggotnya tewas

September 3, 2026

Gubernur Papua Tengah bentuk Satgas Karhutla

August 22, 2026

Markas TPNPB di Puncak Jaya diserang militer Indonesia

August 20, 2026

KNPB dan TPNPB nyatakan sikap politik menolak Perjanjian New York

August 15, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara