• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

September 10, 2026
in Polhukam, Lapago
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna
Penembakan ASN di Jayawijaya

Korban saat dievakuasi oleh personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026, bersama Polres Jayawijaya - Dok. Satgas Ops Damai Cartenz 2026

0
SHARES
614
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Komando Daerah Pertahanan (TPNPB Kodap) III Ndugama Derekma menyatakan, bertanggung jawab terhadap penembakan yang menewaskan tiga Apartur Sipil Negara (ASN) di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu sore (9/9/2026).

Ketiga korban merupakan ASN di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Mereka adalah Alvonsius Albinus Mehan (35 tahun), Alprida Rapi (49 tahun), Willi Mbuik (24 tahun).

Juru Bicara TPNPB-OPM (Organisasi Papua Merdeka), Sebby Sambom mengatakan, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Panglima TPNPB Kodap lll Ndugama Darakma, Brigjend Egianus Kogeya bahwa pihaknya bertanggung jawab atas penembakan itu.

Menurut Sambom, ketiga koban diduga agen intelijen militer Pemerintah Indonesia yang berprofesi sebagai ASN di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Kata Sambom, dalam laporannya Egianus Kogeya menyatakan pihaknya menahan mobil yang ditumpangi oleh para korban di Jalan Trans Wamena-Tiom tersebut. Memeriksa barang bawaan dan meminta seluruh penumpang untuk tetap di mobil dan tenang.

Namun katanya, karena panik dan kaget ketiga korban berupaya melarikan diri. Karenanya, TPNPB pun menembak mereka.

“Jika selamat mereka akan melaporkan atau membocorkan informasi kepada aparat militer Indonesia terkait keberadaan pasukan TPNPB di Distrik Muliama, pusat Kota Wamena,” kata Jubir TPNPB Sebby Sambom melalui pesan tertulisnya, Kamis (10/9/2026).

BERITATERKAIT

Gubernur Nawipa ingatkan ASN disiplin, profesional dan berintegritas

TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan, Satgas Damai Cartenz: Korban warga sipil

Denci Nawipa: Setiap ASN Papua Tengah mesti memahami digitalisasi

TPNPB Kodap Ndugama pelaku penembakan di jalan trans Wamena-Ndugama

Semua pihak pun diimbau menaati ultimatum, karena TPNPB Kodap III Ndugama Darakma tidak akan pernah mundur dan siap membuka medan perang di Kota Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya.

“Setiap kendaraan roda empat maupun roda dua yang melewati jalur Trans Papua, yakni Wamena-Tiom, Wamena-Yalimo, Wamena-Jayapura, Wamena-Tolakara dan wilayah-wilayah pelosok di Papua agar kaca mobil dan helm dibuka,” ujarnya.

Sambom mengatakan, seluruh orang Papua dan non Papua yang menjabat sebagai kepala desa, ASN dan jabatan lainnya menjadi target TPNPB, sebab dianggap bagian dari agen pemerintah Indonesia yang memperpanjangkan penjajahan di atas Tanah Papua.

Katanya, Papua Intelijen Service (PIS) TPNPB juga melaporkan bahwa terdapat seorang ASN atau warga imigran Indonesia yang bekerja di Kantor Gubernur Papua Pegunungan di Wamena, yang merupakan bagai dari anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

“[Ia] selalu mencari tahu informasi tentang keberadaan pasukan TPNPB di Kota Wamena lalu melaporkannya kepada aparat militer Indonesia,” ucapnya.

Karenanya, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengeluarkan warning dan pihak-pihak yang terlibat dengan militer Indonesia untuk segera meninggalkan Kota Wamena.

“[Tidak hanya di Kota Wamena] juga kabupaten lain [di Tanah Papua] serta yang berada di pelosok-pelosok kampung agar segera keluar dan pulang ke kampung halamannya masing-masing,” kata Sebby Sambom.

Pemerintah Indonesia pun diminta segera membuka ruang perundingan internasional dengan TPNPB untuk menyelesaikan akar persoalan politik yang mengakibatkan terjadinya konflik bersenjata berkepanjangan di Tanah Papua.

Ketua DPC KNPI Distrik Muliama, Aleks Lengka menjelaskan bahwa sebelum kejadian itu aktivitas masyarakat dan kendaraan angkutan umum dari jalan trans Wamena-Tiom berlangsung tanpa lancar.

“Akan tetapi sekitar jam 15.00 [WP] itu ada rombongan pegawai dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, mereka tujuannya ke Distrik Piramid menggunakan mobil Strada. Tiba-tiba rombongan itu dihadang oleh orang tidak dikenal (OTK) di depan sekolah Kampung Muliama, Distrik Muliama,” kata Aleks Lengka melalui rekaman suara kepada Jubi, Kamis (10/9/2026).

“Mereka semua suruh turun baru, baru orang asli dilepaskan, baru tiga orang petugas orang pendatang ditembak mati. setelah kejadian mereka (pelaku) mengibarkan bendera Bintang Kejora lalu kabur,” ucapnya.

Sementara itu, Satgas Damai Cartenz menyatakan berdasarkan penyelidikan dan pendalaman, aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata (TPNPB) dari Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Katanya, ketiga korban merupakan bagian dari rombongan 11 orang yang sedang dalam perjalanan pulang usai meninjau kegiatan cetak sawah.

Rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sebelumnya bergerak dari Kota Wamena menuju Distrik Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.

Dalam perjalanan kembali menuju Kota Wamena, rombongan dihadang oleh kelompok bersenjata. Berdasarkan pendalaman yang diperoleh petugas, rombongan kemudian dipisahkan oleh pelaku.

Satgas Damai Cartenz 2026 menyatakan, delapan orang yang merupakan warga asli Papua, termasuk seorang anak kecil, dipisahkan dari tiga pegawai yang merupakan warga pendatang. Setelahnya, tiga pegawai tersebut diduga menjadi sasaran penembakan.

Korban Alvonsius Albinus Mehan (35 tahun) mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang dan tangan kiri, meninggal dunia dilokasi kejadian.

Willi Mbuik (24 tahun) mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Wamena setelah sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis.

Alprida Rapi (49 tahun), luka tembak pada bagian perut dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, setelah menerima informasi mengenai kejadian itu, personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026, bersama Polres Jayawijaya langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan.

Selain melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian, personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026, juga menyisir sekitar area Puskesmas Muliama, dan lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya aksi penembakan.

Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, tim gabungan juga mengamankan delapan orang saksi yang berada bersama rombongan korban saat kejadian.

Para saksi selanjutnya dimintai keterangan guna membantu penyidik mengungkap kronologi, serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut.

Akan tetapi kata Faizal Ramadhani, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan untuk memastikan identitas serta keterlibatan para pelaku.

“Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi, mengidentifikasi para pelaku, serta memastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulis yang diterima Kalawai, Rabu malam (09/09/2026).

Katanya, kekerasan terhadap masyarakat sipil merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan. Karenanya, aparat keamanan akan terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap dan menangkap para pelaku.

Sementara itu Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya tetap tenang, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan perkara ini kepada petugas keamanan,” kata Adarma Sinaga.

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya akan mengusut tuntas aksi penembakan itu, dan berupaya semaksimal mungkin mengungkap serta menangkap para pelaku untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum.

Masyarakat juga diajak agar tidak terprovokasi atas informas-informasi tidak valid, yang dapat menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

Menurutnya, kini Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Jayawijaya masih melakukan penyelidikan, penyisiran, serta pengumpulan keterangan dari para saksi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh penembakan itu. Seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, terukur, dan berdasarkan alat bukti. (*)

Tags: ASNJayawijayaKODAPNdugamaPenembakanTPNPB
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Gubernur Nawipa ingatkan disiplin ASN

Gubernur Nawipa ingatkan ASN disiplin, profesional dan berintegritas

October 19, 2026
TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan

TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan, Satgas Damai Cartenz: Korban warga sipil

October 15, 2026

Denci Nawipa: Setiap ASN Papua Tengah mesti memahami digitalisasi

October 5, 2026

TPNPB Kodap Ndugama pelaku penembakan di jalan trans Wamena-Ndugama

September 16, 2026

Dua terduga pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya adalah DPO

September 13, 2026

Polisi kantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Film dokumenter pesta babi di Eropa

Film dokumenter Pesta Babi diputar 17 kali di sejumlah negara Eropa

October 21, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara