• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Kota Jayapura: Base G, Doc US Navy, Polimac Road sampai APO

October 5, 2026
in Tanah Papua
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Kota Jayapura

Mary Lou dan sesama rekannya yang bertugas di Army Post Office Hollandia Nederlands Nieuw Guinea April–Desember 1944 sebelum pindah ke Biak dan Manila — Jubi/IST

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi — Pangkalan militer utama Angkatan Darat Amerika Serikat di Papua Nugini (PNG) selama Perang Dunia Kedua akhir 1943, didirikan di Finschhafen, 80 kilometer dari sebelah timur Kota Lae sebagai Base F di Semenanjung Huon, Papua Nugini.

Panglima Tertinggi Pasukan Sekutu di Kawasan Pasifik Barat Daya Jenderal MacArthur dengan strategi loncat kataknya, langsung melewati Vanimo menuju Hollandia (Jayapura sekarang) dan memberikan kode Base G.

Menyusul Pertempuran Biak yang berdarah (27 Mei – 17 Agustus 1944), Angkatan Darat AS menetapkan Pulau Biak sebagai Pangkalan H atau Base H.

Strategi Loncat Katak (Island Hopping atau Leapfrogging) adalah strategi militer yang digunakan oleh Pasukan Sekutu di bawah komando Jenderal Douglas MacArthur dan Laksamana Chester Nimitz selama Perang Dunia II untuk mengalahkan Kekaisaran Jepang di Samudra Pasifik.

Dari Base F di Lae, PNG, langsung ke Hollandia Base G dan lanjut ke Biak sebagai Base H terus ke Teluk Leyte, Manila, Filipina.

Dari semua nama kode base itu, ternyata nama Base G yang masih melekat dan tercatat dalam sejarah Kota Jayapura, walaupun Pemerintah Kota Jayapura memasukkan wilayah administrasinya menjadi Tanjung Ria.

Wilayah Base G ini di era Perang Dunia Kedua terdapat tempat latihan parasut bagi militer Sekutu AS, sekarang SPN Polda Papua dan beberapa klinik.

BERITATERKAIT

Tiga mahasiswa USTJ dijadikan tersangka oleh Polresta Jayapura

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

Polres Jayapura: Pelajar yang diamankan 78 orang dan sudah dipulangkan

“Lokasi Base G ini menjadi tempat asrama dan pusat latihan terjun payung bagi tentara Sekutu Amerika Serikat, SOP ‘School tot Opleiding van Parachutisten’, tulis Arnold Mampioper dalam buku Jayapura Ketika Perang Pasifik.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Lebih lanjut dijelaskan dari Base G langsung dibangun doc untuk pelabuhan bagi Angkatan Laut Amerika Serikat mulai dari Doc IX, Doc VIII, Doc VI, Doc V, Doc IV sampai ke Doc II.

“Sebenarnya yang membangun pelabuhan Angkatan Laut di daerah ini adalah Tentara Jepang sejak 19 April 1942 dengan mengambil alih tanah adat orang Kayu Pulo untuk membangun pelabuhan dengan mandor orang asli Papua yaitu Tete Melky Taime,” kata Rudy Mebri, anggota DPR Kota Jayapura Fraksi Otsus.

Lebih lanjut kata Mebri, saat pelabuhan Jepang direbut oleh Sekutu Amerika Serikat pada April 1944 melalui Operasi Reckless barulah pelabuhan itu dikenal dengan nama Doc II, Doc IV, Doc V, Doc VII, Doc VIII, dan Doc IX.

Selanjutnya membangun markas Marinir Amerika Serikat di Santa Rosa dan selanjutnya di Polimac Road yang kini dikenal Polimak I, Polimak II, Polimak III dan Polimak IV.

Bahkan di daerah Santa Rosa era 1980-an anak-anak SMP di Kota Jayapura mencari peneng atau dog tag bekas Perang Dunia Kedua.

Dog tag (kalung identitas militer resmi yang dipakai oleh tentara Amerika Serikat dan Sekutu) untuk mengidentifikasi personel yang terluka atau tewas di medan perang dalam Perang Dunia Kedua.

Di daerah Santa Rosa masih tersimpan pula peluru dan sisa-sisa bom era Perang Dunia Kedua yang ditemukan warga sekitarnya.

APO dan Women’s Army Corps (WAC)

Setelah menduduki Hollandia (Jayapura sekarang) sejak April–Mei 1944 mulai didirikan bangunan untuk Army Post Office (APO) tempat sortir surat dari pasukan Amerika Serikat untuk keluarga mereka di Amerika baik New York, Kansas dan negara bagian lainnya.

Korps Asisten Tentara Wanita (WAAC) yang berganti nama menjadi Women’s Army Corps (WAC) pada pertengahan 1943 memiliki peran penting dalam operasional pangkalan militer Sekutu di Hollandia, Nugini Belanda (Nederlands Nieuw Guinea).

Ketika komando Jenderal Douglas MacArthur pindah ke Hollandia setelah wilayah tersebut direbut dari Jepang pada pertengahan 1944, ribuan personel wanita dari unit 5222nd WAC Detachment dikirim ke sana untuk menangani urusan administratif, keuangan, logistik, dan layanan komunikasi pos.

Dikutip dari http://www.blackdiamondmuseum.org, tugas utama WAC di pos militer Hollandia adalah menggantikan posisi administratif dan klerikal yang sebelumnya dipegang oleh tentara pria.

Dengan begitu, ribuan prajurit pria dapat dialihkan ke garis depan untuk invasi ke Filipina.

Dijelaskan karena wilayah Hollandia dikelilingi hutan belantara dan dipadati oleh ratusan ribu tentara pria yang sudah lama tidak melihat wanita Amerika, markas kediaman WAC (WAC Compound) di Hollandia dipagari ketat oleh kawat berduri.

Kota Jayapura
Petugas WAC bertugas menyortir surat di APO Hollandia 1944 — Jubi/IST

Para personel wanita dilarang meninggalkan area kompleks tersebut kecuali dalam tugas dinas resmi atau di bawah pengawalan bersenjata demi keamanan mereka.

Marie Lou salah seorang anggota WAC yang bertugas di APO Hollandia, Nederlands Nieuw Guinea menulis surat kepada ibunya di Atlanta, Georgia, USA. Lagu “Silent Night” menggema di malam yang gelap gulita karena peringatan serangan udara yang berulang.

Dalam surat ke rumah, tertanggal 29 Desember 1944, Mary Lou menulis dengan optimis: Tenda kami tidak berlantai, kantor juga tidak berlantai.

Ini musim hujan, dan matahari hanya muncul dua kali sejak kami berada di sini, yang sebentar lagi akan genap seminggu.

Lumpur sangat dalam, dengan kata lain kondisi hidup sangat sulit. Kami tinggal di perkebunan kelapa yang indah, dan laut hampir berada di dekatnya di tepi pantai Hollandia.

Mary Lou adalah salah satu dari 5.500 perempuan yang dikirim ke Wilayah Pasifik Barat Daya. Di Brisbane, Australia, ia ditugaskan untuk dinas luar negeri di Markas Besar.

Di Archer Field, tugasnya meliputi mengetik pesan radio dan teletype untuk Intelijen Udara. “Setelah Brisbane, unit saya dipindahkan ke Hollandia. Itu adalah hutan belantara, lokasi luar negeri yang paling primitif dan penuh peperangan.”

Para anggota WAC (Women’s Army Corps) di SWPA (Southwest Pacific Army) memiliki gaya hidup yang sangat terbatas.

Karena khawatir akan insiden antara para wanita dan sejumlah besar pasukan pria di daerah tersebut, beberapa di antaranya belum pernah melihat wanita Amerika selama delapan belas bulan, markas besar teater memerintahkan agar para anggota WAC (serta perawat Angkatan Darat) dikurung di dalam kompleks kawat berduri setiap saat, kecuali ketika dikawal oleh penjaga bersenjata untuk bekerja atau untuk kegiatan rekreasi yang disetujui.

Mendiang Pdt. Silas Chaay warga Kayu Pulo setelah Perang Dunia II berakhir, mereka pulang dari tempat pengungsian di Kampung Ormu dan pulang ke Kampung Kayu Pulo.

Wilayah adat mereka dan tempat berkebun sudah menjadi kota dan disebut pula dengan nama Army Post Office (APO) hingga kini.

“Kami semua kaget, kebun-kebun hilang dan sudah jadi kota, tak ada lagi dusun sagu,” kenangnya kala itu.

“Saya pernah bercerita dengan bapak almarhum Pdt. Silas Chaay, tokoh Kampung Kayu Pulo bahwa mereka dulu punya dusun sagu di sekitar Kali Anafre dan kebun-kebun di APO,” kata Rudy Mebri.

Katanya, sejak dulu orang Kayu Pulo selalu menjaga ekosistem pesisir. Dalam mencari ikan, setiap klan sudah tahu di mana zonasi-zonasi yang menjadi wilayah mereka, dan tidak sembarang mencari ikan di lokasi klan lain.

Di bawah komando Sekutu, wilayah Hollandia ditetapkan dengan kode militer sebagai Base G, dan layanan pos militernya menggunakan kode resmi APO 565 dari akhir April 1944 hingga akhir Perang Pasifik.

Kini, nama “APO” melekat secara historis menjadi nama kawasan pemukiman dan jalan di pusat Kota Jayapura. Termasuk Polimac Road menjadi Polimak I, II, III dan IV, Dok II, IV, V, VII, VIII dan Dok IX serta Santa Rosa. Itulah nama-nama lokasi di Kota Jayapura yang tersisa bekas Perang Dunia Kedua. (*)

Tags: APOBase GJayapuraPolimacRoad
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Mahasiswa USTJ Tersangka

Tiga mahasiswa USTJ dijadikan tersangka oleh Polresta Jayapura

October 2, 2026
Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak PTUN

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

September 21, 2026

Polres Jayapura: Pelajar yang diamankan 78 orang dan sudah dipulangkan

September 15, 2026

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura: IMB telah digantikan PBG

September 14, 2026

Bupati Jayapura: Budaya jangan tergilas modernisasi

August 29, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Three University of Science and Technology Jayapura students named suspects
3 October 2026
Three University of Science and Technology Jayapura students named  suspects

Jayapura, Jubi – Three of four students from the University of Science and Technology Jayapura (USTJ) arrested by Jayapura City [...]

Rome Agreement described as a deal made by ‘greedy’ people
3 October 2026
Rome Agreement described as a deal made by ‘greedy’ people

Jayapura, Jubi – The Jayawijaya chapter of the Indonesian National Youth Committee (KNPI), Cipayung youth and community organisations (OKP), and [...]

Jayapura police officers accused of assaulting university student
2 October 2026
Jayapura police officers accused of assaulting university student

Jayapura, Jubi – Dozens of Cenderawasih University (Uncen) students had their identities checked by police, while several students’ mobile phones [...]

Nabot Sreklefat elected to lead AMAN Sorong Raya, vows to resist threats to customary lands
2 October 2026
Nabot Sreklefat elected to lead AMAN Sorong Raya, vows to resist threats to  customary lands

Teminabuan, Jubi – The third regional congress of the Alliance of Indigenous Peoples of the Archipelago (AMAN) Sorong Raya, held [...]

Morning Star flag flown at USTJ campus in Jayapura
1 October 2026
Morning Star flag flown at USTJ campus in Jayapura

Jayapura, Jubi – Hundreds of students at the University of Science and Technology Jayapura (USTJ) in Padang Bulan, Abepura District, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kota Jayapura

Kota Jayapura: Base G, Doc US Navy, Polimac Road sampai APO

October 5, 2026
Tepi sungai terkikis abrasi

Tepi sungai terkikis abrasi, warga Kais desak pemerintah bangun talud

October 4, 2026
PSBS Biak

PSBS Biak dijadikan lumbung gol tim Grup Timur

October 4, 2026
Petani jahe PNG

El Nino ancam pasokan petani jahe dari Sogeri PNG

October 4, 2026
Bula Boys Fiji dan tim wanita Vanuatu juara Piala MSG 2026

Bula Boys Fiji dan tim wanita Vanuatu juara Piala MSG 2026

October 4, 2026
Penangkapan ikan tradisional di Fiji

Daerah penangkapan ikan tradisional di Fiji berpotensi hilang akibat suhu global

October 4, 2026
Pendaftaran Calon Ketua Umum PSSI Papua Barat

Pendaftaran bakal calon ketua umum PSSI Papua Barat dimulai besok

October 4, 2026
Penangkapan ikan tradisional di Fiji

Daerah penangkapan ikan tradisional di Fiji berpotensi hilang akibat suhu global

October 4, 2026
Pendaftaran Calon Ketua Umum PSSI Papua Barat

Pendaftaran bakal calon ketua umum PSSI Papua Barat dimulai besok

October 4, 2026
Kabut asap Sorong

Kabut asap di Kota Sorong diduga akumulasi dari daerah lain

October 4, 2026
Mahasiswa Yahukimo

Terusir dari kontrakan: Mahasiswa Yahukimo di Manokwari tidur di halaman gereja

October 4, 2026
Tepi sungai terkikis abrasi

Tepi sungai terkikis abrasi, warga Kais desak pemerintah bangun talud

October 4, 2026
Kadistrik Sentani di SPBU Hawai

Kadistrik Sentani tertibkan truk di kawasan SPBU Hawai

October 3, 2026
PSBS Biak

PSBS Biak dijadikan lumbung gol tim Grup Timur

October 4, 2026
Kota Jayapura

Kota Jayapura: Base G, Doc US Navy, Polimac Road sampai APO

0
Tepi sungai terkikis abrasi

Tepi sungai terkikis abrasi, warga Kais desak pemerintah bangun talud

0
PSBS Biak

PSBS Biak dijadikan lumbung gol tim Grup Timur

0
Petani jahe PNG

El Nino ancam pasokan petani jahe dari Sogeri PNG

0
Bula Boys Fiji dan tim wanita Vanuatu juara Piala MSG 2026

Bula Boys Fiji dan tim wanita Vanuatu juara Piala MSG 2026

0
Penangkapan ikan tradisional di Fiji

Daerah penangkapan ikan tradisional di Fiji berpotensi hilang akibat suhu global

0
Pendaftaran Calon Ketua Umum PSSI Papua Barat

Pendaftaran bakal calon ketua umum PSSI Papua Barat dimulai besok

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara